
Setelah selesai mengurus kedua buah hatinya, Yuna berbaring di sofa dan menyalakan ponselnya. Sudah lama sekali dia tidak membuka akun media sosial miliknya, ada sedikit rasa rindu kepada para followers nya.
Seulas senyum terukir indah di bibir Yuna, meski sudah berbulan-bulan tapi para followers nya masih setia menunggu akunnya aktif kembali. Semua itu terbukti saat Yuna melihat banyaknya DM yang masuk di akunnya.
Sejenak Yuna bergeming dalam pemikirannya sendiri. Apa yang harus dia posting untuk mengobati rasa rindu para followers nya itu?
Beberapa detik kemudian Yuna kembali tersenyum dan bangkit dari pembaringannya. Yuna menghampiri box si kembar dan memotret kedua bayinya yang tengah terlelap itu. Setelah itu Yuna kembali ke sofa dan mengedit foto tersebut.
Yuna sengaja menutup wajah Edgar dan Elga dengan emoticon lucu agar tidak dikenali, kemudian membuat caption "My Twins My World" dan mempostingnya di akun media sosial miliknya.
Tidak butuh waktu lama, hanya hitungan menit saja komentar netizen sudah mulai bermunculan di kolom komentar.
"Wow, lama gak muncul tau-tau udah punya baby aja nih. Selamat ya Kak Yuna," tulis akun @aden_ko20.
"Selamat Kak Yuna, senangnya punya baby twins." tulis akun @monyong_11.
"Kak Yuna kapan nikahnya? Kok gak ngundang sih?" tulis akun @terong_bontot.
"Duh, pasti dede twins nya cantik seperti sang mama." tulis akun @upil_ijo05.
"Spil suaminya dong Kak," tulis akun @nayara_1212.
"Hamidun duluan ya?" tulis akun @tukang_gosip.
Satu persatu komentar yang masuk membuat sudut bibir Yuna terangkat naik. Meski tak bisa membalas semuanya, Yuna masih menyempatkan diri membalas beberapa diantara komentar tersebut.
Tentu saja diantara banyaknya komentar yang masuk tidak semuanya menanggapi dengan positif, banyak juga yang menulis komentar negatif bahkan mengatakan kalau Yuna hamil di luar nikah seperti yang ditulis akun @tukang_gosip di atas.
Wajar saja, secara tidak ada yang tau bahwa Yuna sudah menikah. Terakhir aktif di sosial media tak sekali pun Yuna mengungkap kebenaran itu kepada publik, apalagi mengingat pernikahannya yang hanya merupakan perjanjian semata.
"Hamil di luar nikah?" Yuna tersenyum kecut menyebut kalimat itu.
Bagaimana tidak, dia sendiri merasa tidak diinginkan oleh suaminya jadi wajar kalau orang lain beranggapan seperti itu. Pernikahan mereka memang tersembunyi dan mungkin akan selamanya begitu. Hanya orang rumah dan karyawan kantor saja yang tau tentang pernikahan keduanya.
__ADS_1
Elkan menghampiri Yuna dan duduk di ujung sofa. "Liatin apaan? Serius banget kayaknya," ucap Elkan sambil mengarahkan pandangannya ke layar ponsel Yuna yang masih menyala di tangannya.
Yuna sedikit bergeser dan memiringkan tubuhnya. "Gak ada, iseng aja buka sosmed." jawab Yuna dingin, kemudian mematikan ponselnya dan menaruhnya di pinggir sofa.
Elkan menautkan alisnya bingung. Jika memang sekedar buka sosial media kenapa harus dimatikan saat dia datang? Apa Yuna menyembunyikan sesuatu darinya? Ada sedikit kecurigaan di hati Elkan hingga dia pun memilih bangkit dan pergi ke ruang kerjanya.
Baru saja menempelkan bokongnya di kursi, Elkan bergegas menyalakan ponsel dan membuka akun sosmed miliknya.
Mata Elkan membulat dengan sempurna, ternyata Yuna baru saja memposting foto si kembar di laman akun pribadinya. Elkan sama sekali tidak keberatan tapi yang mengganjal di hatinya adalah komentar para netizen yang sudah ribuan masuk di kolom komentar.
Elkan yang penasaran mulai membuka satu persatu komentar tersebut dan membacanya.
"Hamil duluan aja bangga," tulis akun @hobi_bacot.
"Gak ada foto suaminya, pasti anak haram." tulis akun @liniassgr20.
"Nikah aja belum udah spil foto anak," tulis akun @desyeerose.
Baru beberapa komentar saja sudah membuat Elkan naik pitam membacanya. Lancang sekali netizen sialan itu menulis komentar sesuka hati mereka, apalagi menghina kedua bayinya yang tak berdosa.
"Berkomentar lah dengan bijak dan sopan jika kalian ingin bebas lebih lama. Saya sebagai orang tua dari si kembar tidak akan tinggal diam jika anak saya dikatakan anak haram. Tau apa kalian tentang kehidupan kami?"
Dalam hitungan menit, giliran komentar Elkan yang diserang para netizen. Siapa yang tidak kenal dengan pria tampan pemilik perusahaan kosmetik terbesar di tanah air itu.
Akun yang bernama @Elkan_Bramasta itu mendadak jadi perbincangan hangat di kalangan kaum rebahan. Tentu saja hal itu membuat gempar seluruh penjuru negeri.
"Woi, Ceo BMS Beauty Glow ternyata sudah menikah."
"Hah, dia menikahi brand ambassador produk nya sendiri?"
"Beruntung sekali si Yuna itu, pakai pelet apa dia hingga bisa mendapatkan hati Ceo tampan itu?"
"Hadeeeh, patah hati berjamaah deh kita."
__ADS_1
Di sebuah kantor yang cukup besar terdengar para karyawan tengah membicarakan berita yang sekarang menjadi trending topik di setiap platform resmi itu.
Seorang wanita paruh baya masuk dan berseru. "Apa yang kalian ributkan? Kembali bekerja!"
Suara lantang wanita itu membuat semua karyawan terdiam dan kembali ke meja masing-masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka.
"Dasar tidak tau aturan, kalau mau bergosip jangan di kantor ini!" imbuh wanita paruh baya itu, lalu melanjutkan langkahnya menuju lift.
Setelah pintu lift terbuka, wanita itu masuk bersama asisten pribadinya yang merupakan wanita cantik berusia muda. Sayangnya tidak ada pembicaraan diantara keduanya.
Pintu lift terbuka dan keduanya masuk ke dalam ruangan.
Sekitar beberapa menit kemudian, wanita muda yang diketahui bernama Anita itu terpaku di tempat duduknya dengan layar ponsel yang masih menyala di depan matanya.
Banyak sekali akun yang memposting ulang unggahan Yuna tersebut, bahkan menyandingkannya dengan komentar Elkan. Wanita muda itu menoleh ke arah wanita paruh baya yang duduk di meja kerjanya lalu menghampirinya segera.
"Lihat ini Bu!" ucap Anita sembari menyodorkan ponsel itu tepat di hadapan wanita paruh baya yang tak lain adalah Elena. Wanita yang pernah mengajukan kerja sama kepada Bramasta Corp, namun pada akhirnya ditolak mentah-mentah oleh Beno.
"Apa ini?" tanya Elena sembari mengambil alih ponsel Anita dan menatapnya dalam-dalam.
Beberapa detik kemudian Elena memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa sesak setelah menyaksikan unggahan itu. Penglihatannya mendadak buram hingga kesulitan mencuri nafas.
"Elkan-"
Hampir saja Elena menjatuhkan ponsel tersebut, beruntung Anita dengan cepat memeganginya dan membantunya bersandar pada sandaran kursi. Segera Anita mengambil ventolin inhaler yang biasa Elena gunakan untuk meredakan asma nya. Dan setelah menyemprotkan obat tersebut Elena mulai terlihat tenang.
"Ibu baik-baik aja kan?" tanya Anita memastikan.
"Ya, tolong batalkan semua agenda hari ini! Antar saya ke kediaman Bramasta sekarang juga!" titah Elena dengan air muka menggelap.
"Baik Bu,"
Anita kembali ke meja kerjanya dan segera membuka laptop, lalu mengirim email kepada koleganya dan mengatur ulang jadwal pertemuan mereka. Setelah itu Anita menutup layar laptopnya dan menyambar tas yang ada di atas meja lalu menghampiri Elena dan membantunya berjalan.
__ADS_1
Bersambung...