Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Bab 10


__ADS_3

Mereka pun makan malam dengan tenang tanpa ada suara, karena Adam selalu menerapkan kedisiplinan apa lagi saat sedang makan


Makam malam pun telah usai, kini lili dan Meisya melanjutkan pekerjaan yang belum usai tadi " Sudah jam sebelas tidur lah, kalian lanjutkan besok " kata Adam tiba_tiba masuk kedalam kamar lili


" Iyah kak, sedikit lagi usai tanggung jawab lili "


"Yah " jawab Adam singkat, ia langsung keluar dari kamar lili


Mereka usai jam dua malam, karena haus Meisya turun ke Bawah untuk mengambil minum, sedangkan lili ia langsung membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur karena sudah lelah


Ketika Meisya sedang mengambil air minum " Apa bisa saya minta tolong untuk membuatkan mie rebus.?" tanya Adam tiba_tiba


Karena kaget Meisya hampir menyemburkan air minum nya " Ah.. ka..kakak "


"Kenapa.? tidak bisa ya.?" tanya adam yang tidak menghiraukan Meisya yang terkejut

__ADS_1


" Bi..bisa kak " balas Meisya


" ya terimakasih, dan tolong telur nya setengah Atang " ucap nya


Meisya menggunakan kepala nya ia langsung, membuatkan pesanan untuk Adam, setelah usai Meisya membawa satu mangkuk mie rebus dengan telur setengah matang " Ini kak, mie nya " Meisya menaruh mangkuk nya di meja makan


" terimakasih " balas Adam


" sama_sama kak, kalo gitu aku permisi"


" Apa bisa kamu temani aku makan dulu, baru kamu pergi .?" tanya Adam


Adam mengerutkan kedua alis nya " Aku tidak suka makan sendirian "


" Baik lah kak, aku akan menemani kakak setelah itu baru aku naik ke atas " balas Meisya, ia langsung duduk di kursi meja makan

__ADS_1


Adam sangat menikmati makanan nya sehingga ia tidak menyadari kalo Meisya tertidur, ia menoleh kepada Meisya yang sudah tertidur sambil menyender ke kursi meja makan "bisa_bisa nya ia tidur sambil duduk " kata Adam, ia menyinggung kan bibir nya


Setalah usai, Adam menggendong Meisya ke dalam kamar lili, dengan hati_ hati Adam membawa Meisya karena takut terbangun, setelah ia membaringkan tubuh Meisya di tempat tidur, Adam berjongkok di samping tempat tidur agar bisa melihat wajah Meisya " Sedang tidur saja kamu sangat cantik " puji Adam " bibir mu sangat menggoda " tanpa ia sadari Adam mengecup bibir Meisya


" A..apa yang aku lakukan, sadar lah Adam dia milik orang lain " gumam Adam kepada dirinya sendiri


Setalah melihat Lili live dengan Meisya pertama kali, ia langsung mencari latar belakang Meisya karena ia tidak ingin sang adik mempunyai teman yang tidak benar apa lagi yang hanya memanfaatkan adik nya, ia awal nya terkejut karena di usai yang baru menginjak dua puluh Meisya sudah berstatus istri orang, bahkan Adam juga menyelidiki suami Meisya, ia benar-benar terkejut berlipat-lipat mendapatkan informasi tentang suami Meisya " Kamu cantik tapi kenapa kamu masih mau bertahan dengan laki-laki yang seperti dia " gumam pelan Adam


"Karena aku tidak bisa gegabah meninggalkan suamiku dan karena aku terlalu mencintai nya sehingga rasa sakit itu hilang seketika" tiba_tiba Meisya membuka mata nya, kaget sudah pasti, adam langsung membulatkan mata nya


" Se..sejak kapan kamu bangun.?" tanya Adam ragu


"Ketika anda mencuri ciuman dari ku " balas Meisya dengan nada tenang


"Maaf " balas Adam

__ADS_1


" Tidak masalah, anggap saja itu bayaran untuk kakak karena sudah menggendong aku ke sini " balas Meisya " Good night kak " ucap Meisya langsung tanpa menunggu jawaban dari Adam


Adam melihat Meisya yang sudah memejamkan mata nya, ia pun segera keluar dari kamar milik lili


__ADS_2