
Setelah mandi Meisya duduk di karpet di depan ruang tv, ia menunggu ke datangan Julia, karena ia yakin Julia pasti akan datang
Diego yang melihat sang istri duduk di karpet ia pun ikut duduk di samping sang istri " Sayang maafkan mas ya, mas hilap kemarin, mas janji mas tidak akan mengulanginya lagi, mas benar_benar sayang padamu, dan tentang istri mas, mas mempunyai alasan nya sendiri "
" Nanti saja mas jelaskan ketika tamu kita datang "
" Tamu.? apa lili.? " tanya Diego
" Bukan ini tamu spesial buat mas " jawab Meisya
Tak lama kemudian, Julia masuk kedalam rumah yang pintu nya sudah Meisya buka sejak tadi " Mas!!" Panggil Julia
Diego yang melihat sang istri pertama datang langsung kaget " Sayang kenapa kamu di sini.?" tanya Diego
__ADS_1
" Oh jadi ini orang gila yang kamu jagain hah, orang gila yang bisa Muasin kamu gituh " teriak Julia kesal
" Apa mbak tidak bisa pelan kan suaramu? dan bisa kah bersikap tenang, di sini aku juga adalah seorang korban yang sudah di bohongi oleh laki_laki ini " kata Meisya kesal " Jika mbak tidak tenang bagai mana kita bisa menyelesaikan semua nya "
Akhirnya Julia pun duduk, ia melihat Diego dan Meisya dengan tatapan tajam " Jelaskan mas apa maksud nya ini .?" tanya Julia
Mau tidak mau Diego pun harus menjelaskan semua nya walaupun ia tidak siap " sayang perkenalkan ini Meisya madu mu " kata Diego, lalu Diego melirik ke arah Meisya
" Tidak perlu di kenalkan aku sudah tau, kalo mabuk Julia ini istri mu " balas Meisya
Diego yang awal nya menunduk langsung menatap Meisya " Tidak aku tidak akan melepaskan mu sampai kapan pun aku tidak akan melepaskan mu " jawab Diego tegas
" Lalu kamu akan melepaskan ku dengan anak mu begitu..?" tanya Julia dengan penuh selidik
__ADS_1
" Aku tidak akan melepaskan kalian berdua karena aku menyayangi kalian berdua " bentak Diego
" Egois kamu mas " balas Meisya
"kalian harus terima Dengan keputusan ku, kamu Julia kamu harus menerima Meisya menjadi madu mu, dan Meisya kamu juga harus menghargai Julia sebagai istri pertama ku, Aku janji aku akan berlaku adil kepada kalian "
" Tidak, aku tidak mau menjadi madu mu mas, sampai kapan pun aku tidak Sudi menjadi wanita ke tiga di rumah tangga kalian, terima tidak terima aku akan tetap menggugat cerai kamu mas " Meisya langsung berdiri ia langsung mengeluarkan koper yang sudah ia siapkan sejak tadi tanpa sepengetahuan Diego " Dan satu lagi aku tidak ingin merebut ke bahagian wanita lain dan juga kebahagian anak kalian " lalu ia pergi begitu saja tanpa menghiraukan Julia
Sedangkan Julia ia masih duduk di tempat nya, ia menatap kepergian Meisya, ia tidak menyangka jika Meisya lebih memilih bercerai dari pada mempertahankan rumah tangga nya dan bahkan madu nya itu memikirkan ke bahagian dirinya dan sang anak, yang awal nya ia menilai Meisya matre dan perebut suami orang kini penilaian nya berubah ia menjadi takjub kepada Meisya
" Sekarang tinggal kita mas, apa kamu masih ingin mempertahankan rumah tangga dengan Meisya sedangkan dia sudah menolak mu mentah_mentah .?"
" Ya, aku akan membuat Meisya balik lagi kepadaku, dan nurut lagi kepadaku " jawab Diego " Aku yakin dia juga sangat mencintai aku "
__ADS_1
Julia tidak habis pikir dengan suaminya ini, ia benar-benar kesal