
Adam dan meisya berjalan ke gedung pernikahan mereka terlihat sangat serasi dengan pakaian kapel banyak yang melihat ke arah mereka dan banyak juga yang berbisik-bisik
" Kakak..." panggil lili sambil merangkul lengan Reno
" Hai lili " jawab meisya sambil tersenyum
" Wah kalian sangat cocok dan serasi sekali " puji lili sambil mengangkat jempol nya
" Berisik " ucap Adam dingin
Adam akan terlihat dingin dan cool jika sedang di umum apa lagi banyak mata wanita yang memuji ketampanan dirinya, tapi ia akan lembut jika ia sedang bersama meisya
" Is kepada dengan dia.?" bisik lili kepada meisya
" Hus.. kamu seperti tidak tau kakak mu saja "
" Sudah berbisik nya.? mau sampai kapan kita berdiri di sini aku sudah mulai risih dengan tatapan para wanita itu " kata Adam merasa tidak suka karena selalu di tatap oleh para wanita
" Ah ia, ayo kita ke depan memberi ucapan selamat " ajal meisya
Mereka pun berjalan ke depan dan memberikan selamat kepada pengantin, mereka juga tidak lupa dengan berfoto bermasa banyak gaya yang mereka lakukan sedangkan Adam dan Reno sudah menunggu di bawah
__ADS_1
" Maaf mas lama " kata meisya kepada Adam
" Tidak apa-apa sayang, kalo gitu ayo kita duduk " ajak Adam karena sudah pegal berdiri sedari tadi
Mereka pun duduk di meja bundar " Sayang apa kamu mau makan apa.?" tanya Adam
" Eum.. aku mau soto Betawi saja mas "
" Kalo gitu biar aku ambilkan " Adam pun langsung bangkit dari duduk nya ia langsung mengambil pesanan sang kekasih
Sedangkan meisya ia juga mengambilkan puding dan juga beberapa cemilan untuk Adam " hai " sapa seseorang
" Maaf, apa Kita saling kenal.?" tanya meisya
" Maaf aku memang lupa " kata meisya jujur
" Ok ok.. gue teman nya Diego "
" Oh "
" Kamu setelah lepas dengan Diego semakin cantik ya dan semakin bersinar " puji nya
__ADS_1
" Maaf ya aku sudah di tunggu " Elak meisya ia sangat tidak nyaman
" Sayang " panggil Adam
Adam yang baru saja mengambil pesanan sang kekasih ia balik ke meja namun Adam tidak melihat keberadaan meisya, lili dan Rafa juga tidak ada " kemana mereka " gumam Adam, lalu Adam berjalan lalu ia melihat sang kekasih sedang ngobrol dengan seorang laki-laki
" Mas " jawab meisya sambil tersenyum
" Sedang apa di sini.? dan ini siapa.?" tanya Adam merasa tidak suka
" Oh ini..."
Ucapan meisya terpotong karena Riki tiba_tiba memotong nya sambil mengulurkan tangan nya " kenalkan saya Riki teman dari mantan suami meisya "
" Saya Adam calon suami nya meisya " balas Adam dengan tegas
" Wah.. kamu memang hebat meisya bisa langsung mendapatkan laki_laki gagah sepeti dia "
" maaf ya, kami permisi dulu " Potong meisya " Ayu mas " Ajak meisya
Setelah kepergian meisya dan Adam, Riki tersenyum sinis melihat kepergian mereka berdua, ada rasa tidak rela melihat meisya bergandengan dengan seorang laki-laki" Dulu aku menahan rasa cintaku padamu karena kamu adalah istri dari teman ku, tapi sekarang aku tidak akan melepaskan mu lagi meisya, kamu hanya milikku bukan milik orang lain " geram Riki dalam hati
__ADS_1
Sedari dulu Riki sangat menyukai meisya ketiak ia di kenalkan oleh Diego, bisa di bilang Riki merasa jatuh cinta pada pandangan pertama, ketika ia tau jika Diego telah bercerai dengan meisya, Riki terus menerus mencari informasi tentang meisya, ia berniat untuk meluluhkan hati meisya, dan Riki sangat yakin kalo dia akan mendapatkan hati meisya dengan jabatan direktur di sebuah perusahaan, menutut Riki wanita itu mudah di taklukan jika jabatan kita tinggi