
Malam ini adalah malam Party untuk Fadil dan juga teman-temannya. Mom dan Daddy mengijinkan Fadil mengadakan Party asal masih di lingkungan Rumah Dan Fadil pun menggelar Party bersama teman-temannya di Lantai Tiga yang di mana itu adalah Atap rumah yang sudah di desan dengan sedemikian rupa bahkan di sana juga ada kolam renang, lapangan basket dan juga lapangan golf tidak hanya itu di sana juga di hiasi dengan tanaman milik Mommy yang cukup indah apa lagi jika bunga milik Mommy sedang bermekaran pokonya di jamin akan betah.
Teman-teman Fadil tidak akan melewati rumah utama melainkan mereka akan naik Lift sebelah parkiran rumah yang akan membawa mereka langsung ke lantai tiga.
Daddy cukup pintar mendesain rumah ini, ia juga membuat anak dan istrinya tetap nyaman walaupun hanya di rumah saja.
Lexi, Marlo, liong dan yang lainnya mereka cukup Takjub dengan apa yang di suguhkan oleh Fadil di sana ‘’ Selamat datang semuanya ‘’ Sapa Fadil
‘’ Fadil tumben banget kamu mengundang kita untuk Party di sini? ‘’ Tanya Liana tersenyum
Fadil tersenyum ‘’ Kalian Nikmati saja dulu acaranya, Nanti aku aka beritahu apa maksud ku dan tujuan ku mengundang kalian semua ‘’ Jawab Fadil. Fadil tidak ingin mengumumkan maksud dari niatnya karena ia ingin menunggu calon istrinya ter lebih dahulu.
Tidak berselang lama, Kanza datang dengan di dampingi kedua sahabatnya yaitu Aulia dan juga Amira ‘’ Selamat malam semuanya ‘’ Sapa Kanza dengan senyum manis nya
Fadil langsung merangkul Kanza dengan mesra, fadil tidak ingin jika kanza di tatap oleh Pria lain apa lagi saat ini Kanza terlihat sangat cantik padahal hanya menggunakan riasan sederhana.
‘’ Wah perfect couple ‘’ Seru Lexi dengan senyuman yang mengambang
‘’ Iyah kalian perfect ‘’ Balas Liong
Sedangkan Marlo ia malah melihat Amira yang begitu anggun dengan senyuman yang manisnya bahkan Marlo tidak bisa berkedip ketika pujaan hatinya ada di depan matanya.
Liana memandang Kanza dengan tatapan yang tidak suka bahkan Liana malah memandang Kanza dengan sinis.
Fadil membunyikan gelas dengan pisau kecil agar teman-temannya menghentikan aktivitas mereka
‘’ Perhatian semuanya ‘’ Ucap Fadil ‘’ Saya mengumpulkan kalian malam ini karena saya ingin memberitahukan jika Dua hari Saya dan Kanza akan menikah ‘’ Kata Fadil yang mencium tangan kanza
Aulia dan juga Amira bersorak bahagia ‘’ Aku padamu Kakak iparrrr ‘’ Seru Amira yang tersenyum bahagia
‘’ Wah ternyata sahabatku adalah calon Kakak ipar hehehe... ‘’ Aulia ikut bahagia karena sahabatnya telah menemukan pasangan yang begitu sempurna seperti Kakaknya
‘’ Kami turut berbahagia atas pernikahan kalian semoga semuanya di lancarkan sampai hari H ‘’ Kata Marlo yang mengacungkan gelas minuman miliknya
‘’ Terimakasih ‘’ Kata Kanza
Amira dan juga Aulia saling menyenggol sikut mereka cukup takjub dengan pria-pria tampan yang ada di hadapannya ini ‘’ Kenapa mereka tampan sekali ‘’ Bisik Amira di telinga Aulia
‘’ Iyah, kamu benar. Aku tidak menyesal melepaskan Kak Rendi karena aku malah bertemu dengan pria-pria tampan ini ‘’ Seru Alia
Fadil ikut minum bersama teman-temannya dengan di dampingi oleh Kanza karena Fadil juga ingin jika Kanza mengenal semua teman –teman Fadil.
Amira dan juga Aulia mereka ikut menikmati party ini bahkan mereka berdua tidak begitu canggung dengan teman-teman kakak nya, mereka sangat mudah untuk berbaur ‘’ Ayok minum lagi ‘’ Kata Aulia
‘’ Oh iya, kalian teman Kak Fadil yang di mana? ‘’ Tanya Amira
‘’ Halo perkenalkan Nama Aku Marlo, Aku bekerja di perusahaan milik Fadil ‘’ Kata Marlo yang langsung mengulurkan tangannya kepada Amira
Amira dengan senang hati membalas uluran tangan Marlo ‘’ Hai Aku Amira ‘’
‘’ Aku tau ‘’ Jawab Marlo yang tidak berkedip sedikitpun
Marlo dan juga Amira memang tidak saling kenal, mereka hanya pernah bertemu beberapa kali dan itu hanya berpapasan saja, Namun karna marlo sudah lama merasa tertarik dengan Amira ia pun mulai mencari informasi tentang Amira bahkan Marlo selalu tau dimana Amira berada.
‘’ Tau Aku? ‘’ Amira menunjuk kepada dirinya sendiri
‘’ Ya kami jelas tau lah, orang kamu selalu datang ke perusahaan kami, siapa yang tidak tau dengan Adik Bos kami ‘’ Balas Lixi sambil terkekeh
‘’ Hahaha.. Pasti kalian juga tau di saat Amira sedang meminta uang jajan kepada Kakak nya ‘’ ledek Aulia yang menyenggol lengan Amira
Amira merasa malu, wajahnya langsung berubah kemerahan ‘’ Oh iya, apa kalian sudah memiliki kekasih? ‘’ Tanya Liong
‘’ kami ini Jones, Jomblo ngenes Hahahah... ‘’ Tawa Aulia begitu renyah membuat yang mendengar nya ingin ikut tertawa
‘’ Kamu bisa saja ‘’ Jawab Lixi
__ADS_1
Marlo sudah tau jika Amira memang tidak memiliki kekasih makanya Marlo ingin mengejar cinta Amira ‘’ Berarti boleh dong kalo aku mengajak kalian untuk makan malam di luar ‘’ Kata Marlo yang masih memandangi Amira
Aulia yang tau tatapan Marlo ia hanya tersenyum ‘’ Sebenarnya Kakak mau mengajak kami atau hanya mengajak Amira
saja ‘’ Goda Aulia sambil mengedipkan sebelah matanya
‘’ Hus kamu jangan bongkar rahasia ‘’ Tegur Lixi ‘’ Jika mereka jalan berdua berarti aku juga boleh dong ngajak kamu jalan ‘’
Uhuk.. uhuk...
‘’ Ini di minum ‘’ Kata Lixi yang memberikan gelas yang berisi minuman
Aulia yang langsung meminum air yang di berikan Oleh Lexi ia langsung menyemburnya ‘’ Kamu jahat, orang batuk ko malah di kasih minuman ‘’ Keluh Aulia
Amira dan yang lain tertawa melihat kekonyolan Lexi dan juga Aulia ‘’ Maaf aku pikir itu air putih ‘’ Ucap Lexi yang langsung memberikan tisu kepada Aulia
Musik berubah menjadi musik yang romantis, Kanza dan juga Fadil mereka langsung berdansa di tengah-tengah ‘’ Aku gak bisa dansa ‘’ Bisik Kanza jujur
‘’ Kamu ikuti saja gerakanku ‘’ Fadil langsung merangkul pinggang Kanza lalu sebelah tangannya memegangi tangan Kanza. Terlihat jelas jika Ini Adalah pengalaman pertama untuk Kanza namun tidak lama kemudian Kanza bisa mengimbangi gerakan Fadil
Fadil tersenyum ketika Kanza yang sudah bisa mengikuti gerakannya ‘’ Love you ‘’ Bisik Fadil di telinga Kanza lalu mencium pundak Kanza dengan mesra
Orang-orang yang ada di sekitarnya merasa baper bahkan mereka iri dengan Kanza karena memiliki pasangan yang so sweet ‘’ Uuuhhh Aku mau ‘’ Lirih Amira
‘’ Jangankan kamu, aku juga mau ‘’ Balas Aulia yang tidak tahan melihat keromantisan Kanza dengan Kakak nya
Marlo langsung berdiri di samping Amira ‘’ Apa kamu mau berdansa denganku ‘’ Ajak Marlo yang langsung di balas anggukan oleh Amira
Mereka pun langsung ikut menyusul Kanza dan juga Fadil untuk ikut berdansa bahkan tidak hanya Amira dan juga Marlo ternyata Aulia dan juga Lixi juga mereka tidak ingin kalah saing.
Marlo dan juga Amira mereka berdansa dengan sempurna bahkan Amira tidak menyangka jika Marlo bisa berdansa
dengan selihai ini ‘’ Kakak cukup jago ternyata ‘’ Puji Amira
‘’ Karena dulu ketika di luar Negri aku pernah ikut les Dansa ‘’ Balas Marlo
juga cukup Jago ‘’
‘’ Kakak Bisa saja hehehe.. ‘’
‘’ Apa Aku boleh meminta No Telepon mu? ‘’ Tanya Marlo ‘’ Siapa tau kita bisa keluar bareng ‘’
Amira langsung memandang Marlo ia pikir gurauan tadi hanya candaan ‘’ Bo..leh ‘’ Balas Amira yang malu-malu
Marlo langsung tersenyum ia cukup senang karena Amira akan memberikan No Telepon ‘’ Terimakasih sebelumnya ‘’
Orang-orang sangat menikmati party yang di gelar oleh Fadil namun beda halnya dengan Liana, ia benar-benar tidak terima jika Kanza akan menikah dengan Fadil, selama ini Liana sengaja mengambil kerjaan dari Fadil karena ia ingin mendapatkan Cinta Fadil bahkan Liana dengan sabar menunggu Fadil di saat Fadil berada di luar negri untuk melanjutkan S2 nya, namun Kini Bukan Cinta yang di dapat oleh Liana yang ada sakit hati karena cintanya tidak terbalas.
Liana berjalan kearah Fadil dan juga Kanza dengan membawa satu gelas minuman dan...
Byurrr...
Liana menyiram Kanza dengan air yang ada di gelas itu ‘’ Liana!!! ‘’ Bentak Fadil dengan wajah yang seperti ingin membunuh
Fadil membuka Jas yang ia gunakan lalu memasangkannya kepada Kanza ‘’ Kenapa Fadil! Kenapa harus dia yang menjadi pendamping Kamu Kenapa!!! ‘’ Terak Liana yang sudah mabuk
‘’ Aku sellau setia menunggu kamu bahkan aku selalu ada di saat kamu butuhkan Tapi kenapa kamu tidak pernah merasakan Cinta yang aku berikan kepada kamu, kenpaaa!!!! Hiks.. ‘’
‘’ Aulia , amira. Bawa Kanza ke kamarnya dan tolong kalian temani ‘’ Kata Fadil kepada Adik-adiknya
‘’ Baik Kak ‘’
Amira dan juga Aulia membawa Kanza kedalam Kamar milik Amira ‘’ Aku ambilkan pakaian untuk kamu ganti ‘’ Kata Amira yang langsung mengambil Pakaian ganti untuk Kanza
‘’ Kanza, Apa kamu baik-baik saja? ‘’ Tanya Aulia yang mengelus pundak sahabatnya
__ADS_1
Kanza tersenyum ‘’ Aku baik-baik saja ‘’ Jawab Kanza
‘’ Aku yakin jika Kakak juga tidak menyukai wanita itu, lagian kamu harus terbiasa dengan wanita macam seperti itu. Kak Fadil pengusaha muda, mapan dan bahkan wajahnya juga sangat tampan siapa yang tidak akan tergila-gila kepada Kak Fadil ‘’ Kata Aulia ‘’ Kamu harus terbiasa menyingkirkan wanita seperti itu ‘’
Kanza mengangguk Paham ‘’ Kamu benar, wanita itu belum ada apa-apa nya dengan para wanita di laur saja ‘’
‘’ Yang terpenting hati kak Fadil hanya untuk Kamu bukan untuk para wanita itu ‘’
‘’ Kamu tenang saja, jika setelah ini ada wanita yang berani mengacau Ada aku dan juga Aulia yang akan menindas nya ‘’ Kata Amira yang membawa pakaian ganti untuk Kanza ‘’ Ganti dulu pakaian mu, nanti kamu masuk angin Kakak Ipar hehehe.. ‘’
‘’ Hm.. ‘’ Kanza langsung mengambil Piyama tidur dari Amira lalu ia pergi ke dalam kamar mandi untuk berganti Pakaian
DI dalam kamar mandi Kanza duduk di wastafel ia merenungi perkataan Aulia tadi ‘’ Kanza kamu pasti bisa dan kamu harus percaya kepada Mas Fadil jika ia akan selalu setia kepadamu ‘’ Gumam Kanza yang langsung tersenyum dan membersihkan diri dengan air hangat karena minuman yang di siram oleh Liana cukup lengket.
‘’ DI Mana Kakak ipar kalian? ‘’ Tanya Fadil yang masuk kedalam kamar Amira
Amira dan Aulia langsung menunjuk kearah kamar mandi ‘’ Tuh ‘’ Kata mereka bersama
Amira berdiri lalu memberikan tatapan dingin kepada sang Kakak ‘’ Wanita tadi siapa? Kenapa dia dengan berani menyiram sahabatku dengan Minuman ‘’ Tanya Amira dengan intens ‘’ Awas saja ya kak, jika Kakak menyakiti sahabatku maka kakak Akan berurusan dengan Kami ‘’ Kata Amira dengan nada yang mengancam
Peletak..
Fadil menyentil kening Amira ‘’ Sebelum kalian datang memakiku maka sebelum itu juga Aku tidak akan pernah menyakiti wanitaku. Kalian Tenang saja Kakak tidak akan pernah menyakiti wanitaku dan tidak akan pernah terulang kembali kejadian yang tadi ‘’
Ceklek...
Kanza keluar dari kamar mandi, Fadil langsung menggendong Kanza ‘’ Kakak mau di bawa kemana Kanza ‘’ Teriak Amira
Kanza yang merasa terkejut ia malah diam saja dan tidak mengedipkan matanya
‘’ Is Kakak ku itu menyebalkan ‘’ Gerutu Amira
‘’ Paling juga Kakak mu mau nyicil gara-gara kamu kasih pakaian yang minim ke si kanza hahaha.. ‘’ Canda Aulia dengan santainya. Aulia tidak sepolos yang di bayangkan karena ia paling suka dengan Film-film yang berbau Romantis
‘’ kalo ngomong jangan asal nanti di dengar Mom dan juga Daddy ‘’ Tegur Amira
‘’ Yang ada mereka malah kesenangan karena akan mendapatkan Cucu ‘’
Amira duduk di tempat tidurnya ‘’ Kamu benar berarti aku pun akan segera memiliki ponakan yang lucu-lucu ‘’ Seru Amira dengan wajah bahagianya
Fadil membawa Kanza kedalam kamarnya lalu ia membaringkan tubuh Kanza di atas tempat tidurnya ‘’ Kenapa aku di bawa kesini? ‘’ tanya Kanza heran
‘’ Karena kamar ini akan menjadi kamar kita, jadi mulai malam ini kamu akan tidur di kamar ini ‘’
‘’ Tapi kan kita belum menikah tidak boleh tidur bersama ‘’ Protes Kanza
Fadil tersenyum lalu ia mencium kening Kanza dengan lembut ‘’ Jika kamu takut tidur bersama lalu kenapa kamu menggodaku dengan pakaian ini? ‘’ Fadil melirik kearah belahan dada yang terekspos
Kanza yang sadar akan hal itu ia langsung menutupi tubuhnya dengan Selimut milik Fadil ‘’ Jangan macam-macam ya mas ‘’ Keluh Kanza " Ini gara-gara Amira memberikan pakaian ini kepadaku "
‘’ Aku tidak akan macam-macam hanya satu macam saja ‘’ Bisik Fadil
‘’ Masss ‘’ Protes Kanza
Fadil semakin terkekeh ketika melihat ekspresi Kanza ‘’ Tidurlah aku akan tidur di kamar tamu ‘’ Kata Fadil yang langsung di balas anggukan oleh Kanza. Fadil pergi setelah melihat Kanza yang sudah menutup matanya.
Setelah kepergian Fadil, Kanza membuka kedua matanya lalu ia bernapas lega ketika melihat Fadil yang sudah meninggalkan kamar ‘’ Selamat ‘’ Gumam Kanza yang bisa bernapas lega ‘’ Lagian Amira ada-ada saja kenapa dia memberikan pakaian yang seperti ini kepadaku ‘’ Keluh Kanza. Tadi Kanza juga sebenarnya merasa tidak nyaman ketika menggunakan pakaian ini namun karena ia pikir ia tidak akan keluar dari kamar Amira makanya Kanza menggunakan pakaian ini.
~ KEESOKAN HARINYA
Kanza bangun lebih awal dan dia juga sudah menggunakan pakaian normal, Kanza yang sadar jika saat ini dirinya sedang berada di rumah calon mertuanya Kanza langsung pergi ke dapur dan membantu Bibi
‘’ Non lebih baik Non duduk saja dan biar Bibi yang melakukan ini semua ‘’ Kata Bibi yang merasa tidak enak
‘’ Tidak Apa-apa bi, lagian Aku juga harus terbiasa membuatkan sarapan ‘’ Kata Kanza sambil tersenyum
__ADS_1
‘’ Hm.. baiklah kalo begitu ‘’ Jawab bibi
Kanza langsung membuka lemari es lalu ia membuatkan sarapan untuk orang-orang yang ada di rumah. Menu kali ini Kanza akan membuat Rice ball.