Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Bab 35


__ADS_3

Setelah melepas rindu dengan ibu_ibu perumahan meisya Dan lili pun pulang ke kosan, lili rencana nya akan menginap di kosan milik meisya, bukan hanya ingin melepas rindu tapi ia juga meminta bantuan kepada meisya untuk ikut live di sosial media milik nya " Mei, aku keluar dulu ya mau cari cemilan untuk begadang nanti " pamit lili dan di balas anggukan oleh Meisya


Kini meisya sudah mandi dan menggunakan pakaian tidur nya dengan tali spaghetti " Seger nya " kata meisya, baru saja ia ingin membaringkan tubuh nya tiba-tiba ada pesan masuk ke handphone nya


Ting..


Adam : apa sudah tidur.?"


Meisya. : belum kak


Adam. : bagai mana hari ini, apa kamu senang menikmati hari libur mu.?


Meisya. : Aku sangat menikmati nya, apa lagi aku di temani dengan Sabahat aku

__ADS_1


Adam tau siapa yang meisya sebut sahabat


Adam. : sukur deh kalo kamu menikmati masa libur mu, kakak harap sahabat mu itu tidak meminta yang aneh_aneh kepadamu


Meisya. : tenang aja kak, dia sangat baik sekali bahkan dia mengajak aku ke rumah ce kokom untuk menikmati seblak ha ha ha


Entah lah, semenjak hubungan Adam dan meisya semakin dekat, meisya selalu menceritakan apa apa saja yang ia lakukan setiap hari nya, Chatting mereka terhenti ketika lili datang dengan membawa beberapa kantung kresek


" Ya ampun lili, apa yang kamu beli banyak sekali " seru meisya sambil menaruh handphone nya di atas kasur


Meisya menggelengkan kepala nya ketika melihat isi kantung kresek itu " Li, kamu jajan sebanyak ini.?" tanya meisya


Lili hanya mengangguk sambil memakan telur gulung" habis di bawah kosan mu itu banyak sekali jajanan membuat perutku meronta-ronta "

__ADS_1


PAGI HARI NYA


Pagi ini meisya dan lili masih berada di bawah selimut karena semalam mereka tidur jam tiga pagi apa lagi pagi ini di luar sedang hujan rintik-rintik membuat mereka semakin nyaman saja di bawah selimut


Sedangkan Adam ia sudah berada di dalam mobil setelah ia membeli sarapan untuk ia bawa ke kosan Meisya, ia mencoba menghubungi no meisya namun tidak kunjung di angkat " Pasti mereka masih pada tidur " Adam pun langsung melajukan mobil nya ke arah kosan meisya


Sesampai nya di depan kosan meisya, Adam langsung berjalan ke lantai tiga untuk ke kamar meisya


Tok..tok..tok...


Tidak ada jawaban, Adam pun tidak putus asa ia masih mengetuk pintu kamar milik meisya, Ada mungkin setengah jam Adam mengetuk pintu kamar milik meisya namun nihil bukan nya pintu Meisya yang terbuka melainkan sebelah kamar meisya


" Pak, berisik saya sedang tidur " tegur tetangga meisya " kalo tidak bisa masuk bapak bisa minta kunci cadangan ke penjaga kosan " saran orang itu lalu masuk ke kamar nya lagi

__ADS_1


Adam pun baru ingat di bawah kan ada penjaga kosan, kenapa ia tidak meminta kunci serep saja ke penjaga kosan " Kenapa aku tiba-tiba jadi bodoh begini " adam pun segera menemui penjaga kosan untuk meminjam kunci cadangan kamar


Ketika ia sudah mendapatkan nya, Adam pun segera membuka pintu kamar milik meisya, mata Adam melotot ketika melihat penampilan meisya yang sedikit terbuka " Astaga pemandangan apa ini " gumam Adam sambil mengusap wajah nya


__ADS_2