Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Bab 33


__ADS_3

hari berganti Minggu menjadi bulan, tidak gampang bagi Meisya melewati hati_hari nya apa lagi banyak sekali yang tidak suka melihat Meisya dekat dengan Adam, dan perceraian nya pun sudah di putuskan sekarang Meisya sudah menjadi seorang janda.


Hari ini Meisya bersantai di kapan nya karena tidak ada kegiatan, dan nanti siang lili akan berkunjung ke kosan nya, setelah lili pergi keluar kota karena tugas terakhir di kampus nya


" Akhirnya aku bisa bersantai ria " kata Meisya sambil berguling-guling di atas tempat tidur


Saat ini Meisya bukan hanya menjadi model kosmetik melainkan menjadi model berlian juga, banyak perusahaan yang menginginkan Meisya untuk menjadi model prodak milik mereka, namun meisya tidak ingin menjadi manusia tamak yang haus akan ketenaran, dan hubungan nya dengan Adam pun semakin baik walaupun Adam belum mengutarakan isi hati nya saat ini.


Tok..tok..tok.....


" Meiiiiiii!!!!!!" teriak di luar pintu


Meisya yang sedang menikmati hari libur nya di kaget kan dengan teriakan di luar kamar nya, ia langsung membuka pintu


Ceklek..


" Lili..." seru meisya langsung memeluk sahabat nya itu " Aku kangen banget sama kamu "

__ADS_1


lili pun membalas pelukan Meisya " gue pun sangat merindukan mu " mereka pun melepaskan pelukannya " Wah model papan atas semakin glowing aja " puji lili


" Is kamu itu apaan sih " sebal meisya " Papan atas atau papan talenan Hem.."


" hahah... memang nya ada papan talenan yang model nya sepeti gini " ledek lili


" terserah lah " balas meisya


Mereka pun duduk di karpet, tidak ada yang berubah di kamar kosan itu, masih menggunakan karpet bulu, sempat Adam menyuruh Meisya untuk tinggal di apartemen namun Meisya menolak nya


" Sampai kapan kamu akan tinggal di kosan ini.?" tanya lili


" Is is is... masa ia model papan atas tinggal nya di sebuah kosan Sempit kaya gini " ledek lili


" is kamu itu Li, di sini itu banyak kenangan nya, kita tidak boleh melupakan kenangan kita kecuali kenangan buruk "


" Ha ha ha.. bisa aja Lo " mereka berdua pun tertawa riang

__ADS_1


" Sudah ah, jangan bahas aku terus, bagai mana dengan tugas terakhir kamu dari kampus.?" tanya meisya


" Semua nya lancar, doakan saja agar aku lulus tahun ini " balas lili


" Tentu, aku akan selalu mendoakan mu " kata meisya sambil mengusap lengan lili " Kalo lagi kaya gini aku jadi kangen makan seblak cek kokom "


" Eh.. iya ya, kita sudah lama tidak makan seblak ce kolom " Balas lili " bagai mana kalo kamu order aja ke ce kokom kamu kan pasti masih menyimpan no cek kokom "


" Tidak enak kalo di order,bagai mana kalo kita main saja ke rumah ce kokom, sekalian melepas rindu gitu " balas meisya


" Emang tidak apa-apa artis papan atas jajan sebalk di warung ce kokom " ledek lili


" Is kamu ini, jangan mulai deh " males meisya " Udah ayo kita pergi ke ce kokom buat jajan seblak " Ajak meisya bersemangat


" Tapi traktir ya, kan sekarang kamu sudah banyak uang " pinta lili


" Heum baik lah, Sabahat terbaikku, aku akan mentraktir seblak ce kokom ha ha ha "

__ADS_1


Tanpa menunggu lama mereka pun langsung pergi ke warung ce kokom, walaupun tidak dekat Meisya tetap datang, bukan hanya merindukan seblak ce kokom bahkan ia juga merindukan ibu_ibu yang ada di sana


__ADS_2