
Sesampainya di depan kosan Fadil merasa tidak rela melihat kekasihnya masuk ke dalam kamar kosannya " Andai saja aku dan dia sudah menikah mungkin aku tidak akan berpisah seperti ini " Gumam Fadil yang masih berada di depan kosan Kanza " Aku tidak sabar ingin segera menikah dengan Kanza " Fadil menyandarkan kepalanya di jok mobil lalu melihat Lampu kamar kanza yang sudah mulai padam.
Di dalam kamar Kanza, Kanza merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur setelah dirinya membaringkan diri dan mematikan lampu.
~ KEESOKAN HARINYA
Sehabis sarapan Aulia berencana untuk pergi ke rumah Amira karena hari ini ada pengukuran pakaian seragam untuk Acara pernikahan Kanza dan juga Fadil.
" Ibu " Panggil Aulia
" Iyah ada apa Nak? " Jawab Bu lili yang sedang berada di dapur
" aulia mau ke rumah Amira ya, kan hari ini ada pengukuran. " kata Aulia
" Oh iya, Ibu hampir lupa nak "
Setelah mendapat ijin dari Ibu Lili, Aulia langsung pergi dengan membawa mobil miliknya namun ketika ia mau keluar dari gerbang komplek Rumahnya Amira melihat ada Pak Rendi yang sedang berdiri di depan mobil ‘’ Kak Rendi ‘’ Gumam Amira. Lalu Amira menepikan Mobil miliknya dan keluar dari Mobil
‘’ Kak Rendi ngapain di sini? ‘’ Tanya Amira kepada Pak Rendi
‘’ Aku sengaja menunggu kamu ‘’ Jawab Pak Rendi
‘’ Menunggu ku? ‘’ Tunjuk Aulia kepada dirinya sendiri
‘’ Iyah, Aku ingin minta maaf soal kesalahpahaman waktu itu ‘’
Aulia tersenyum ‘’ Tenang aja kak, aku sudah maafin ko ‘’ Kata Aulia
‘’ Semudah itu ‘’ Ucap Pak Rendi heran
Aulia mengangguk ‘’ Iyah, lagian aku juga sudah baikan dengan Kanza ‘’
‘’ Kanza? ‘’
‘’ Iyah, Kanza ‘’ Jawab Aulia
Pak Rendi menundukkan kepalanya ‘’ Bagaimana kabarnya Kanza ? Setelah kejadian itu Kanza keluar dari Kafe dan aku tidak bisa menghubunginya lagi ‘’
Aulia memutarkan kedua bola matanya ternyata Pak Rendi bukan hanya ingin meminta Maaf kepada dirinya melainkan ingin tau kabar Kanza juga.
‘’ Kanza minggu depan akan menikah dengan Kakak ku, jadi ya wajar saja jika Kanza tidak bisa di hubungi karena saat ini mereka sedang sibuk mempersiapkan acara pernikahan mereka ‘’ Balas Aulia
__ADS_1
‘’ Menikah?? ‘’ Pak Rendi cukup Shock karena mendengar Kanza akan menikah satu minggu lagi itu artinya dirinya sudah tidak ada kesempatan lagi untuk mendekati Kanza.
Melihat perubahan mimik wajah Pak Rendi, Aulia Sangat yakin jika saat ini Pak Rendi masih memendam rasa untuk Kanza
‘’ Jika tidak ada yang perlu Kakak bicarakan lagi, Aku permisi soalnya hari ini Aku ada pengukuran seragam untuk pernikahan Kanza nanti ‘’ Kata Aulia yang langsung pamit
‘’ I.. iya ‘’ Jawab Pak Rendi
Aulia langsung melanjutkan perjalanannya untuk pergi ke rumah Amira, Amira sudah tidak peduli lagi dengan yang nama nya Rendi karena Aulia tidak ingin hidup di bawah bayang-bayang Kanza.
Aulia tidak ingin merumitkan hidupnya dengan Cinta lagi, cukup sekali Aulia merasa patah hati dan merasa di manfaatkan oleh pria untuk kedepannya Aulia akan lebih waspada dan tidak akan mengulangi lagi kesalahan yang pernah ia lakukan kepada Pak Rendi.
Sesampainya di rumah Amira, Aulia langsung di sambut oleh desainer ternama yang Mom sewa sebagai perancang busana nanti, Aulia cukup kagum karena Mom benar-benar memuliakan Kanza, Bisa di lihat dari kain yang akan di gunakan sebagai kain seragam, untuk permeter nya saja bisa mencapai jutaan belum lagi dua set perhiasan mewah yang Mom pesan langsung dari luar negri yang harga nya tidak kaleng-kaleng
‘’ Ini Mah si Kanza akan mendadak kaya ‘’ Seru Aulia
‘’ Kamu ini ada-ada saja, setiap Ibu mertua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk calon mantunya. Nanti juga jika kamu menikah pasti akan mendapatkan yang lebih dari ini ‘’ Kata Mommy
Aulia menelan air ludahnya ‘’ Benarkah Mom, berarti agar aku mendapatkan yang seperti ini Aku haru menikah dulu? ‘’ Sambung Amira yang langsung membayangkan bagaimana jika nanti dirinya yang menikah. Amira senyum-senyum sendiri membayangkan itu.
Aulia mengulum senyum ‘’ Heii sadar para joness, Apa kamu tidak sadar jika saat ini Kamu dan aku itu Joness jomblo ngenes pake acara mikirin nikahan segala ‘’ Ledek Aulia
Mom berjalan kearah Aulia dan juga Amira ‘’ Maka dari itu cepatlah cari calon agar kalian tidak jadi Jones,
Aulia dan juga Amira saling pandang lalu mereka menganggukkan kepalanya ‘’ Apa ada teman Kakak yang asik? ‘’
‘’ Dan Apa ada teman Kakak yang bisa di ajak happy? ‘’
‘’ Entahlah, kita lihat saja nanti, siapa tau di salah satu mereka ada yang cocok dengan kita ‘’ Balas Amira
‘’ kamu betul ‘’ Bukan tanpa alasan Amira dan
Aulia bicara seperti itu secara Mereka cukup tau bagaimana kakak nya itu, si kutub utara yang susah untuk mencair.
‘’ Bagaimana jika setelah ini kita pergi untuk mencari pakaian baru ‘’ Ajak Aulia
‘’ Boleh ‘’ Jawab Amira dengan senyum yang merekah
Bukan karena mereka tidak cantik namun kebanyakan Pria mereka minder duluan karena Aulia dan juga Amira bukanlah wanita sembarangan yang bisa di dekati oleh para pria, Apa lagi tara belakang Aulia dan juga Amira yang bisa di bilang cukup bagus.
Mungkin sebagian orang akan memandang hidup Amira dan juga Aulia itu terlihat enak padahal kehidupan mereka sangat membosankan, mereka tidak bisa melakukan Apa-apa dan tidak bisa melakukan apa yang mereka suka.
__ADS_1
Sedangkan di Kamar Kos, Kanza sedang menikmati makan siang miliknya " Ini makan siang yang paling nikmat sejagat raya " Gumam Kanza yang sedang menikmati makan siang dengan pepes ikan asin peda merah dengan sambal terasi
" Sudah lama aku tidak menikmati makanan enak ini, terakhir mungkin beberapa bulan yang lalu sebelum negara api menyerang hihi "
Kanza sudah tidak di ijinkan untuk masuk kerja oleh Fadil karena Fadil tidak ingin membuat Kanza kelelahan.
Begitupun dengan Fadil, Fadil juga sudah mulai cuti kerja kecuali jika ada kerjaan yang tidak bisa di wakilkan baru Fadil akan pergi ke perubahan.
Ini semua juga saran dari Mom dan juga Daddy nya jika Fadil tidak boleh bekerja sampai satu Minggu setelah menikah.
Fadil yang mulai merasa bosan ia langsung mencari Handphone miliknya dan menelan no kekasih nya.
Fadil. : Siang Kanza, kamu sedang apa?
Kanza. : Siang juga Mas, Ini aku lagi makan siang. Mas sudah makan siang belum?
Fadil : Belum, Mas belum makan siang
Kanza : kalo begitu segeralah makan siang, Nanti mas lapar loh,.. Kalo gak aku kirimin Mas makanan ya biar mas mau makan
Fadil : Boleh Sayang, kebetulan Nafsu makan mas lagi gak bagus
Kanza : Oke deh kalo gitu tunggu ya, nanti aku kirim ke rumah Mas
Fadil : Baik sayang di tunggu ya.
Fadil menaruh Handphone miliknya dengan senyum yang merekah di bibirnya karena ia akan mendapatkan antaran makan siang dari Kanza. Fadil langsung turun ke bawah dan menunggu makanan yang Kanza kirim
" Mau kemana Dil? " Tanya Mommy
" Mau ke gerbang " Jawab Fadil yang langsung pergi ke gerbang
mommy menggelengkan kepalanya " Tumben ke gerbang " Gumam Mommy heran
Tidak butuh waktu lama Fadil mendapatkan kiriman makanan dari sang pujaan hati, Dengan semangat empat lima Fadil membawa makanan itu ke meja makan dan meminta Bibi untuk mengambilkan nasi namun secepat kilat senyum Fadil luntur ketika melihat isi makanan yang di kirim Oleh Kanza.
" Hahaha.. Ini mah makanan kesukaan Mom Sama Daddy " Seru Mommy " Calon mantu Mom memang tau sekali selera ibu mertuanya " Mommy langsung mengambil piring yang sudah di isi nasi lalu memakan makanan yang di kirim oleh Kanza
" Mom itu kan buat Fadil "
" Mana Suka kamu makanan yang seperti ini " Ucap Mommy yang terus memakan makanannya
__ADS_1
" Fadil suka ko, semua yang di masak oleh Calon istri Fadil, Fadil suka " Jawab Fadil yang menelan air ludahnya.
" Kalo begitu makanlah " pinta Mom