
Marlo keluar dari Mobil miliknya, ia berdiri di depan perusahaan yang cukup besar dan juga Tinggi, Tanpa ragu Marlo melewati Lobby perusahaan dan langsung masuk ke dalam Lift.
Para karyawan di Sana sudah tidak asing dengan Marlo, mereka tau siapa Marlo.
Para wanita begitu takjub ketika melihat ketampanan Marlo yang di atas Rata-rata bahkan mereka berharap jika Marlo akan melirik mereka " Duh tampan nya Jodoh Aku " Kagum wanita itu
" Jangan mimpi, sudah jelas-jelas dia akan menjadi jodoh aku "
" Siapapun yang akan menjadi jodohnya Tuan Marlo pasti wanita itu tidak akan pernah menyesal karena telah memiliki seorang kekasih yang begitu tampan gagah dan juga macho apalagi rambutnya yang begitu rapi dan klimis "
Tok.. tok.. tok....
" Masuk "
Marlo masuk kedalam Ruangan lalu ia memberikan hormat " Silahkan duduk "
Marlo langsung duduk di sofa " Kamu tau kenapa saya menyuruh kamu untuk datang ke sini? "
" Tidak Tuan " Jawab Marlo
Pria itu tersenyum lalu ia memberikan beberapa Foto kepada Marlo " Bisa di jelaskan? " Tanyanya
Marlo Melihat Foto-foto tersebut bahkan Marlo tidak menyangka jika Pria baruh baya ini mengikuti dirinya " Tuan "
" Saya tidak akan menyuruh mu untuk menjauhi putri saya, Karena saya tau jika kamu memiliki jiwa sosial yang tinggi, Kamu keluar dari keluarga mu karena kamu ingin mendirikan panto sosial untuk anak-anak yang kurang Mampu. Saya cukup kagum di usia mu yang masih muda tapi kamu memiliki empat yang cukup besar "
Iya itu adalah Daddy, Daddy sengaja menyuruh Marlo untuk datang ke perusahaannya.
__ADS_1
" Maafkan saya Tuan, Karena saya sudah lancang menyukai Putri Tuan " Kata Marlo
Daddy tersenyum tipis " Panggil aku seperti biasanya, tidak perlu canggung begitu " Kata Deddy " Aku menyuruh mu ke sini karena Aku ingin tau seberapa besar rasa cintamu kepada putriku dan seberapa gentle nya kamu bertemu dengan saya " Kata Daddy yang duduk di sofa dengan melipat kakinya.
" Mungkin Saya bukanlah pria yang di inginkan Oleh Om, Saya cukup sadar diri dengan keadaan saya saat ini Namun, saya berjanji jika saya tidak akan pernah menyakiti ataupun mengkhianati Amira Om. Karena bagi saya Amira adalah sumber kekuatan saya sehingga saya bertahan sampai saat ini, mungkin Sebelumnya Om sudah menyelidiki latar belakang saya dan pasti Om juga tau apa yang sudah terjadi kepada saya sebelumnya namun semenjak saya bertemu dengan Amira, Saya merasa memiliki semangat hidup kembali " Kata Marlo yang panjang lebar.
Daddy cukup tau bagaimana kondisi Marlo di saat itu " Oke, Saya akan ijinkan kamu untuk dekat dengan Putri saya, tapi jika Sampai kamu melukai atau mengkhianati putri saya maka nyawa kamu taruhannya " Ucap Daddy dengan tegas " Dan satu lagi, saya tidak butuh janji tapi saya butuh bukti " Balas Daddy
Marlo langsung menganggukkan patuh " Maka Saya akan membuktikan nya kepada Om jika saya sungguh-sungguh kepada Putri Om " Jawab Marlo
Pembicaraan mereka terus berlanjut bahkan tidak hanya Amira yang mereka bahas, Daddy juga membicarakan tentang perusahaan yang di kelola oleh Putranya.
~ MASA ITU
Marlo yang broken home merasa putus asa dan merasa tidak di cintai oleh kedua orang tuanya, Setiap hari Marlo selalu menyaksikan Ayah nya yang berganti-ganti pasangan sedangkan Ibu nya entah pergi kemana. Marlo yang merasa muak melihat kelakuan Ayah nya, ia pun memutuskan untuk keluar dari rumah dan bercita-cita ingin mendirikan panti sosial untuk anak-anak yang kurang beruntung karena Marlo pikir jika Marlo adalah salah satu dari anak-anak tersebut.
Karena kepintarannya mereka akhirnya Fadil membuat perusahaan di bidang Game, Dan dari sana lah Marlo mulai bertemu dengan Amira walaupun Marlo hanya bisa mengagumi dalam diam tidak berani untuk mengungkapkan isi hatinya apa lagi mengajak Amira berkencan.
Tidak hanya sekali Marlo ingin mengakhiri hidupnya namun setiap ia teringat dengan senyuman manis Amira, Marlo langsung sadar dan langsung mencari keberadaan Amira walaupun hanya bisa melihat dari kejauhan.
~ MASA SEKARANG
Fadil dan Kanza sudah sampai di Korea, Kenapa Fadil memilih korea untuk di jadikan tempat untuk berbulan madu? Karena Di korea sedang musim salju dan Fadil juga ingin mewujudkan cita-cita Kanza yang ingin pergi ke Korea tidak hanya itu Fadil juga memiliki rencana sendiri pergi ke Korea.
Fadil langsung membawa Kanza ke Apartemen milik Daddy nya " Ayok Masuk " Ajak Fadil
" Wah Habby, Apartemen nya bagus banget " Puji Kanza yang langsung masuk kedalam Apartemen dan Melihat indah nya korea di atas ke tinggian
__ADS_1
" Apa kamu suka? " Tanya Fadil yang langsung di balas Anggukan oleh Kanza
" Aku suka sekali Habby, kenapa Habby tau jika aku ingin ke korea " Kata Kanza
Fadil tersenyum lalu memeluk Kanza " Apa yang tidak aku ketahui tentang mu sayang " Balas Fadil " Dan si sini juga sangat cocok untuk berbulan Madu soalnya sedang musim salju hehehe... "
" Otak Habby memang selalu ngeressss " Kata Kanza yang masih memiliki sang suami, Kanza benar-benar bahagia karena bisa datang ke kota impiannya " Terimakasih ya Habby " Ucap Kanza tulus
" Ini tidak gratis sayang " Bisik Fadil di telinga sang istri
" Mesum " Kata Kanza yang sudah tau apa yang ada di otak suaminya itu yang tidak akan jauh dari olah raga panas
" Itu kebutuhan sayang, Kalo gak ke kamu lalu aku harus minta ke siapa? "
Kanza memberikan tatapan tajam kepada Suaminya " Awas saja jika sampai berani macam-macam Habby, Aku adukan Habby kepada Daddy dan juga Mommy " ancam Kanza
" Wah ternyata istriku sekarang sudah jadi Anak mommy dan juga Daddy " Kata Fadil terkekeh.
" Iyah Dong, Jadi jangan macam-macam denganku jika tidak ingin aku adukan Kepada Mom dan juga Daddy
karena merasa gemas kepada istrinya Fadil langsung membawa sang istri ke atas tempat tidur dan mendekat tubuh sang istri agar tidak bergerak
" Aku tidak akan pernah berani melawan mu apalagi pendukung mu cukup banyak membuat aku takut " Ucap Fadil yang mencolek hidung milik sang Istri
Kanza tersenyum " Bagus dong, jadi Aku akan akan di saat sedang bersama mu Habby "
" Tentu " Fadil menjatuhkan tubuhnya di samping Kanza lalu ia memejamkan kedua matanya dengan tangan yang memegangi tangan Kanza " Mari kita Istirahat sejenak sebelum kita menikmati suasana Korea " Ucap Fadil
__ADS_1
Kanza tersenyum ia pun ikut memejamkan kedua matanya, mereka larut dalam keheningan.