
Setelah usai live, Meisya langsung membasuh muka karena wajah nya sudah penuh dengan makeup ulah lili ketika sedang live, sedangkan lili jangan di tanya dia sudah merajut pulau di mimpinya
Meisya membaringkan tubuhnya di samping lili, ia menutup mata nya, hati nya sangat perih ketika mengingat bagai mana rumah tangga nya, ia tidak menyangka jika di usia 20thn ia akan menjadi janda .
Ting...
Adam : sudah tidur.?
Meisya membuka mata nya lalu ia melihat pesan masuk
Meisya : baru mau
Adam. : oh kalo begitu, Aku cuman mau mengingatkan untuk besok datang ke perusahaan
Meisya. : siap bos, aku akan datang tepat waktu
Adam terkekeh mendengar balas dari Meisya
__ADS_1
Adam. : baik lah kalo gitu, Mey istirahat, Met ketemu besok good night
Meisya tersenyum ia tidak membalas pesan dari Adam melainkan ia langsung memejamkan mata nya
Sedangkan Adam, ia sangat senang ketika tau jika wanita nya sudah tidak satu atap lagi dengan suaminya, bukan tidak ikut prihatin namun hati tidak bisa di bohongi, bahkan ketika anak. buah nya memberitahu kalo wanita nya pergi dari rumah, Adam langsung menyuruh lili untuk menemani nya agar tidak larut dalam sedih nya,
" Aku harap setelah ini kamu tidak terlalu lama menutup hati mu untuk ku, aku tau itu tidak akan mudah namun aku akan berusaha agar kamu melupakan masa lalu mu yang pahit itu, akan aku gantikan dengan masa depan yang manis " gumam Adam
PAGI HARI
Jam lima pagi Meisya sudah bangun ia, langsung mencuci muka, lalu ia pergi ke bawah untuk mencari sarapan, setelah mendapatkan sarapan Meisya langsung membangunkan lili untuk sarapan " Li bangun lah, ayo kita sarapan " ajak Meisya
"Huh.. kamu itu kebiasaan Deh kalo bangun siang, bagai mana mau dapat jodoh kalo kerjaan nya di tempat tidur terus " grutu Meisya
karena tidak tahan dengan ocehan Meisya terpaksa ia lili bangun dari tempat tidur " Ya ampun Lo itu udah kaya Ema gue tau gak " sebal lili, ia langsung bangun dari tidur nya
" Ha ha ha.. gitu dong itu baru nama nya anak gadis " Meisya cengengesan melihat lili yang kesal kepadanya
__ADS_1
lili duduk di depan Meisya sambil bibir cemberut " ya ampun anak gadis pagi_pagi sudah jualan Tutut aja " goda Meisya
" nih udah senyum " Balas lili sambil memperlihatkan gigi rapih nya " Oh iya jadi kan hari ini Lo datang ke perusahaan kak Adam.?"
" Jadi, ini setelah sarapan aku langsung pergi " balas Meisya sambil memakan bubur nya
" Oh sip, tapi gue gak bisa antar ya gue mau lanjut tidur di kosan mu " balas lili
" kamu itu, anak perawan tapi ko malas nya minta ampun lagian kamu gak ke kampus apa.?"
" gue masuk sore "
" Baik lah, kalo gitu aku pergi dulu, nanti sebelum pergi kamu beresin tempat tidur nya ya, Awas aja kalo nanti pas aku pulang masih berantakan " ancam Meisya
" Siap calon kakak ipar " Meisya langsung melotot mendengar ucapan lili
" siapa yang kamu bilang kakak ipar ?" tanya Meisya
__ADS_1
" Siapa ya..." balas lili sambil berpikir
" Terserah kamu saja lah, aku bisa kesiangan karena mendengarkan ocehan mu itu " setelah Meisya berlalu, lili cengengesan lalu ia membaringkan tubuhnya lagi di atas tempat tidur