
Pagi ini Kanza dan juga Fadil sudah siap untuk pergi ke luar negri karena mereka akan melakukan bulan madu di sana, Kanza tidak di beritahu ia akan di bawa kemana sama suaminya.
" Sayang, Ayok pesawat kita sudah menunggu " Ajak Fadil
" Iyah sebentar Habby " Jawab Kanza yang mengambil tas miliknya
Kanza langsung di rangkul oleh Fadil, mereka naik ke atas dengan menggunakan Lift " Ko ke atas Habby? " Tanya Kanza Heran
Fadil tersenyum " Karena Pesawat kita di atas " Jawab Fadil
" Oh " Jawab kanza ber oh ria
Ting...
Kanza Melihat ada Jet pribadi yang sudah menunggu mereka " Selamat Pagi Tuan, Nona " Sapa Pramugara dengan sopan
" Hm.. " Jawab Fadil yang membiarkan Kanza lebih dulu untuk naik ke atas pesawat baru dirinya yang mengikuti Kanza
Kanza yang baru pertama kali naik pesawat pribadi ia hanya bisa mengagumi keindahan dan kemewahan isi Pesawat ini " Habby, Aku ko merasa bermimpi ya, bisa naik pesawat pribadi? " kagum Kanza
Fadil tersenyum " Maka biasakanlah, karena mulai hari ini kamu akan sering naik Jet pribadi ini " Balas Fadil
Kanza melirik kearah Fadil " Ayok duduk " Ajak Fadil kepada Kanza
Kanza langsung duduk di Sofa di sana juga sudah ada buah-buahan dan juga cemilan yang bisa Kanza makan, tidak hanya itu Di saja juga ada makanan berat jika perut laper.
Fadil langsung membaringkan tubuhnya dan menjadikan paha Kanza sebagai bantalannya " Semalam aku lelah sekali dan tadi aku hanya tidur satu jam saja " kata Fadil yang menutup kedua matanya
" Kalo begitu tidur lah Habby " Jawab Kanza yang membiarkan Sang suami untuk tertidur.
" Nona.. " Kanza langsung memberi kode kepada pramugari untuk tidak melanjutkan ucapannya
Pramugari pun menganggukkan kepala tanda paham.. Kanza mengelus kepala sang suami dengan lembut lalu ia mengecup kening sang suami.
Kanza yang masih ngantuk ia pun ikut tertidur dengan posisi duduk.
__ADS_1
Entah berapa Lama Kanza tertidur namun ketika ia bangun, Kanza sudah berada di atas tempat tidur " Ko aku di sini " Gumam Kanza namun ia merasakan guncangan pelan dan di situ juga Kanza sadar jika dirinya masih di dalam pesawat
Kanza turun dari tempat tidur dan Mencari keberadaan sang suami " Habby " Panggil Kanza
" Iyah sayang, Aku di sini " Kata Fadil yang langsung menutup laptop miliknya
" Ko Habby sudah bangun, terus kenapa aku ada di dalam kamar? " Tanya Kanza yang duduk di atas pangkuan sang suami lalu mengalungkan tangannya di leher Fadil
Fadil mengecup bibir Kanza lalu ia tersenyum " Tadi aku pindahkan kamu ke kamar karena kamu terlihat sangat kelelahan " Jawab Fadil
Kanza menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami " Gimana aku tidak lelah, dua malam aku di gempur terus oleh Habby " Keluh Kanza
" Tapi kamu suka kan sayang " Kata Fadil tersenyum
" Hm.. "
Pramugari dan bodyguard yang duduk di belakang hanya bisa saling pandang ketika Melihat majikan mereka yang terlihat mesra bahkan sangat mesra " Kita balik ke kamar lagi ya, soalnya perjalanan kita masih lama " Ajak Fadil yang langsung memangku Kanza untuk masuk kedalam kamar dan membaringkan tubuh kanza di atas tempat tidur
Fadil membuka Pakaian miliknya lalu ia mendekap Kanza dengan lekat
Jari-jari lentik milik Kanza meremas rambut milik sang suami ketika suaminya bermain di area melon montok.
Fadil bukannya membatu untuk menghentikan banjir, ia malah membuat si empunya semakin banjir karena ulah nya
Karena tongkat sudah berdiri tegak dan sudah tidak sabar lagi, Fadil pun mulai mengeluarkan tongkat sakti miliknya untuk menancapkan tongkat di hutan milik Kanza.
Kanza benar-benar di bawa terbang ke awang-awang oleh sang suami bahkan yang tadinya merasa sesak kini sudah merasa lega karena tongkat Fadil yang begitu lihai
" Habby " Rintih Kanza manja
" Nikmati sayang " Ucap Fadil yang terus menancapkan tongkat sakti dengan mulut yang di penuhi oleh melon montok dan manis
Pramugari dan Bodyguard yang ada di sana hanya bisa menelan air ludahnya sendiri ketika mendengar rintihan kenikmatan Kanza dan juga Fadil
" Tuan Fadil benar-benar tidak kasian kepada kita yang jauh dari pasangan kita masing-masing" Bisik Pramugari itu kepada Bodyguard
__ADS_1
" Namanya juga Boss apa yang di lakukan Boss akan selalu benar Apa lagi Si Boss pengantin baru pasti sedang kecanduan hehehe... "
Pramugari itu langsung membuang muka kearah lain " Pengantin baru sih pengantin baru tapi gak kasian sama kita " Gumam pramugari itu pelan.
" Hus.. nanti si boss dengar baru tau rasa " Tegur Bodyguard yang satunya lagi.
Setelah usai naik gunung turun gunung Fadil dan juga Kanza langsung tidur saling dengan berpelukan, langit yang biru menjadi saksi bagaimana lelah nya Fadil dan juga Kanza berolahraga naik gunung dan turun gunung, keringat yang masih basah.
" Mas Apa kamu tidak pernah lelah? perasaan setiap kali aku menempel pasti saja kamu selalu mengajak aku untuk naik gunung turun gunung "
Fadil terkekeh " kalau soal itu tidak akan ada yang namanya lelah Yang ada malah ketagihan, nih lihat adikku saja sudah mulai berdiri lagi loh " Fadil yang menggoda sang istri
" jangan aneh-aneh Mas aku sangat lelah saat ini " Balas Kanza " aku jadi teringat Bagaimana jika nanti kita sudah sampai di tujuan pasti kamu tidak akan pernah membiarkan aku turun dari atas tempat tidur "
" Hahaha... jangankan turun di atas tidur, kamu melangkah sedikit pun akan aku ajak jalan-jalan lagi " Canda Fadil, mana mungkin Fadil juga melakukan itu semua Ia juga punya perasaan dan padahal juga menikah bukan karena nafsu tapi karena ia benar-benar mencintai karena ia benar-benar mencintai Kanza dengan tulus.
" Huh, lu ngapain pergi ya udah mending di rumah aja " Keluh Kanza
" kalau sedang merajuk tambah cantik Sayang "
" Jangan menggoda Aku sudah lelah " Kanza katanya lalu ia pun terlelap dalam pelukan sang suami.
Fadil yang melihat istrinya sudah telat Ia pun segera menyusul sang istri ke dalam mimpi.
Fadil seperti orang yang tidak memiliki kepuasan karena terus saja meminta jatahnya kepada bangsa mungkin karena ini adalah pertama kalinya membuat Fadil menjadi kecanduan dan ingin lagi ingin lagi dan ingin lagi.
bodyguard dan juga pramugari yang ada di luar kamar mereka saling pandang " sepertinya Tuan Fadil dan juga Istrinya sudah tertidur lelap karena lelah " Bisik Pramugari itu
" Bagaimana mungkin tidak lelah mereka bermain berkali-kali, apalagi durasi Tuan Fadil cukup lama "
Pramugari itu langsung mengulum senyumnya.
.
.
__ADS_1
.
Maaf ya para pembaca jika ceritanya kurang Hot, Awlanya sudah di buat Hot namun tidak lolos 🤠jadi kalian bayangin saja sendiri ya bagaimana peluh kesah pasangan baru itu 🥰