
Di sini lah Meisya sekarang di depan gedung tinggi ia sangat takjub melihat bangunan yang tinggi ini, bahkan ia tidak menyangka kalo dirinya akan menjadi model di perusahaan besar " Ya ampun aku masih tidak menyangka dengan nasib baik ku saat ini " gumam Meisya, sebelum ia masuk ia mengambil napas dalam-dalam lalu berjalan ke resepsionis
" Selamat pagi mbak, Ada yang bisa saya bantu .?" tanya wanita yang berdiri di resepsionis dengan penampilan seksinya
" Ah iya, saya Meisya mau bertemu dengan tuan Adam " balas Meisya dengan sopan
" Oh, apa sudah membuat janji.?" tanya wanita itu
" Sudah, kemarin sore saya di suruh datang ke sini "
" Sebentar ya, saya cek dulu, silahkan duduk di sana dulu nanti saya panggil " kata wanita itu sambil menunjukan sopa yang ada di loby
Meisya pun menganggukkan kepala nya, lalu ia duduk di sopa dengan anggun
" Heh, apa kamu percaya sama wanita itu.? masa ia kata nya sudah membuat janji sama tuan Adam, tidak mungkin kan wanita seperti dia bisa bertemu dengan tuan Adam " bisik resepsionis itu kepada rekan nya
" Hus, iya juga sih tapi kalo benar Gimana.?"
" aku yakin dia hanya wanita jal*** yang mau menggoda tuan adam, biarkan dia nunggu di sana sampai lumutan ha ha biar jala** sepertinya tau rasa " balas wanita itu tersenyum sinis
Sudah satu jam Meisya duduk di sopa tapi belum ada panggilan juga, ia pun menghampiri meja resepsionis kembali " Mbak apa tuan Adam nya ada.?" tanya Meisya
__ADS_1
" Tuan Adam sedang sibuk, kalo mau tunggu saja jika sudah usai saya akan panggil " balas wnaita berbaju seksi itu
Bukan tidak mau menghubungi Adam tapi ia takut menganggu apa lagi kata wanita itu Adam sedang rapat " Hm baik lah, saya akan menunggu nya di sana " balas Meisya membuang napas nya
Meisya duduk kemabli di sopa, ia merasa mulai lelah dan ngantuk, mata nya sampai tertutup sejenak
Ting..
Adam. : Meisya kamu masih di mana .?
Meisya pun terbangun karena mendengar pesan masuk ke handphone nya
Meisya : aku sudah di loby kak
Meisya. : baik kak
Meisya menatap kedua resepsionis itu dengan sinis, ia langsung berjalan ke resepsionis " Mbak, Apa benar tuan Adam sedang sibuk.?" tanya Meisya dengan tatapan sinis
" Iyah tuan Adam sedang sibuk, ia sedang rapat penting " balas nya tidak kalah sinis
" Lalu ini apa.? hah.. " Meisya menunjukan isi chat dari Adam kepada kedua resepsionis itu " Saya dari tadi sudah baik_baik ya, tapi kalian malah menyuruh saya menunggu padahal tuan Adam sudah menunggu saya sedari tadi " kesal Meisya
__ADS_1
Kedua resepsionis itu langsung melotot melihat isi pesan dari Atasan nya " Alah paling juga itu akal_akalan kamu saja biar bisa ketemu sama tuan Adam " elak wanita itu
Karena kesal Meisya pun langsung menelpon No Adam
Tut...
Halo..
Kak, ini aku udah di loby dari dua jam yang lalu, kata resepsionis yang ada di sini kakak sedang sibuk rapat
Kedua resepsionis itu langsung panik ia tau betul suara siapa yang ada di sambungan telepon
Kakak ke bawah sekarang...
Tut...
Adam langsung mematikan handphone nya
Sedangkan Meisya langsung tersenyum sinis kepada kedua wanita Yang ada di hadapan nya saat ini " Dengarkan kalian, siapa yang aku telpon barusan "
" Ma..maaf kami nona, saya benar-benar minta maaf tolong jangan laporkan saya kepada tuan Adam " pinta kedua wanita itu sambil menggosok-gosok tangan nya di dada
__ADS_1
" Tet, saya sudah keburu kesal kepada kalian, jika kak Adam datang memarahi mu aku tidak ikut campur " balas Meisya