
Di meja makan sudah ada Daddy dan juga Mom yang akan menyicipi masakan
buatan Aulia dan juga Amira
‘’ Daddy jadi tidak sabar ingin segera mencicipi masakan Putri Daddy ‘’ Kata Daddy
Amira menuangkan lauk pauk ke atas piring milik Daddy dengan senyuman yang merekah ‘’ Kalo begitu silahkan di cobain, pasti Daddy akan suka apa lagi ini adalah masakan perdana dariku ‘’ Kata Amira dengan yakin jika masakan yang ia buat itu pasti akan lebih enak dari masakan yang di buat oleh Mom
Daddy dengan semangat empat lima ia menyuapkan makanannya kedalam mulut..
Mom, Amira dan Aulia tidak sabar mendengar penilaian dari Daddy ‘’ Bagaimana Dad? ‘’ Tanya Amira ‘’ Enakkan.. ‘’
Huuekkkk...
Daddy tidak tahan lagi ingin memuntahkan makanan yang masuk kedalam mulutnya
Amira dan Aulia saling pandang melihat Daddy yang memuntahkan isi yang ada di dalam mulutnya ‘’ Tidak enak ya Dad ‘’ Kata Amira dengan wajah sedih
Mom yang melihat itu hanya mengulum senyumannya, sudah pasti suaminya tidak
akan suka secara tadi Mom sudah mencicipi masakan kedua gadis ini namun ketika Mom menyuruh untuk menambahkan bumbu, Amira malah dengan yakin jika masakan
yang ia buat itu sudah enak.
‘’ Bau amis dari ikan nya masih terasa, terus perkedelnya tidak terlalu halus masih banyak kentang yang tidak ditumbuk, dan tempe oreg nya... ‘’ Daddy menggelengkan kepalanya ‘’ Daddy tidak tau jika resep tempe oreg itu telah berbeda resep '' Kata Daddy ‘’ Dan satu lagi sambal kalian pahit ‘’
Gleg..
Amira dan juga Aulia saling pandang ‘’ Ini kan yang pertama ya wajar saja jika masakan kalian masih banyak yang kurang. Semakin kita sering memasak pasti masakan kita akan semakin enak Mom yakin itu. ‘’ Kata mom sambil tersenyum
Aulia manggut-manggut mengerti ‘’ Kalo begitu boleh dong aku minta di ajarin lagi sama Tante ‘’ Kata Aulia dengan mengedipkan kedua matanya.
‘’ Tidak! ‘’ Amira jawab dengan tegas
‘’Boleh dong masa gak boleh ‘’ Kata Mom sambil tersenyum kearah Putrinya seolah Mom meledek putrinya
Yang di ledek langsung memanyunkan bibirnya karena. Amira harus pasrah lagi
jika dirinya harus kembali bergulat dengan barang-barang yang ada di dapur ‘’ Putri Daddy kenapa? ‘’ Tanya Daddy ‘’ Bukannya bagus ya jika kamu juga ikutan belajar memasak, jadi Menanti kamu bisa masakin makanan kesukaan Daddy ‘’
‘’ Kalo tidak ingin yo wiss jangan di paksakan. Mom hanya ingin kalian pintar memasak tanpa paksaan ‘’ Kata Mom yang memakan makanan miliknya dengan wajah yang sedih
__ADS_1
‘’ Iya iya. Aku akan ikut belajar memasak lagi besok ‘’ Jawab Amira pasrah karena tidak mungkin jika dirinya melihat Mom nya sedih.
Di lain tempat Fadil baru saja sampai di Apartemen miliknya. Fadil melepaskan dasi lalu membuka kemeja yang ia gunakan dan setelah itu ia menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur ‘’ Rasanya nyaman sekali ‘’ Gumam Fadil
Fadil mengambil handphone miliknya lalu ia menghubungi salah satu kontak yang ada di Handpone nya
‘’ Tolong kirimkan saya orang untuk membersihkan kamar saya ‘’ Kata Fadil
yang langsung menutup telepon dan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Fadil mengisi Bak mandi dengan air hangat bahkan Fadil juga menambahkan beberapa tetesan parfum yang biasa ia gunakan untuk berendam.
Setelah air hangat nya pas Fadil Pun masuk kedalam Bak mandi dan merendamkan tubuhnya di sana.
Fadil memejamkan matanya dan menikmati sensasi berendam air hangat karena namun...
Aaaaaahhhhhhhhhhh........
Sontak saja Fadil langsung berdiri dan melihat ada seorang wanita yang sudah berdiri di ambang pintu kamar mandi dengan dua tangan yang menutupi kedua matanya
‘’ Siapa Kamu? ‘’ Tanya Fadil yang langsung mengambil handuk dan menutupi tubuhnya dengan handuk yang ia ambil tadi
‘’ Ma..maafkan saya Tuan, saya pikir tidak ada orang ‘’ Kata Wanita itu yang masih menutup wajah dengan kedua tangannya
Si wanita pun langsung keluar karena ia juga takut oleh bentakan Fadil apa lagi tadi ia sempat melihat ada Terong ungu yang masih malu-malu membuat dirinya dag dig dug tidak karuan.
‘’ Ya Ampun bagaimana ini, bisa-bisa aku langsung di pecat ‘’ Gumam wanita itu yang sudah khawatir dengan pekerjaannya ‘’ Dan.. ya ampun tadi itu apa kenapa Terongnya malu-malu gitu ‘’ Wajah si wanita langsung bersemu merah ketika mengingat kejadian tadi.
‘’ Buang semua pikiran yang ada di otakmu itu, karena saya tidak ingin tubuh saya menjadi pikiran liar kamu ‘’ Kata Fadil yang langsung duduk di Sofa dengan kedua tangan yang di lipat di dada dan kaki yang di silangkan
Kedua bola mata Si wanita langsung membulat ketika melihat pria yang duduk
di sofa ‘’ Pria ini.. ‘’ Gumamnya di dalam hati
‘’ Saya tanya, kenapa kamu bisa masuk kedalam Apartemen milik saya? ‘’ Tanya Fadil dengan suara dingin
Kanza menundukkan kepalanya dan memainkan jari-jarinya karena takut ‘’ Saya
yang di tugaskan untuk membersihkan Apartemen ini Tuan ‘’ Jawan kanza pelan
Iya wanita itu adalah Kanza si gadis yang bekerja di Kafe shop sekaligus si gadis yang sudah membuat Mood Fadil hancur.
__ADS_1
Fadil melihat wajah si wanita itu dengan lekat ia merasa kenal dengan Kanza namun entah pernah bertemu dimana ‘’ Apa kita pernah bertemu? ‘’ Tanya Fadil
‘’ Ah.. ternyata dia lupa denganku ‘’ Batin Kanza yang merasa bersyukur
‘’ Sudahlah lupa kan saya tidak peduli kita pernah bertemu dimana yang jelas saya minta kamu untuk membersihkan Apartemen ini dengan rapih dan juga bersih jangan sampai ada debu yang tertinggal ‘’ Kata Fadil yang langsung berdiri dan langsung berjalan kearah ruangan kerja miliknya
Kanza merasa lega karena Fadil tidak mengingat dirinya, ia pun bisa bernapas lega ketika Fadil yang langsung masuk kedalam ruangan kerjanya.
Kanza merapihkan dan membersihkan Apartemen milik Fadil dengan kinclong bahkan Kanza juga tidak membiarkan ada debu yang tertinggal di sana karena ia tidak ingin mengecewakan konsumen.
Ting.. nong...
‘’ Ada yang datang ‘’ Gumam Kanza yang membuka pintu Apartemen
Ceklek..
Kanza membuka pintu Apartemen ‘’ Mbak ini pesanan makanannya ‘’ Kata petugas pengirim makanan
‘’ Oh iya ‘’ Kata Kanza ‘’ Apa sudah di bayar? ‘’ Tanya Kanza
‘’ Sudah Mbak, kalo begitu saya permisi ‘’ Kata petugas pengiriman makanan
‘’ Iyah Silahkan ‘’ Kanza membawa makanan itu ke meja makan ‘’ Apa dia setiap hari pesan makanan ‘’ Gumam Kanza yang langsung mengetuk pintu ruang kerja Fadil
Tok... tok.. tok...
‘’ Masuk ‘’
Kanza pun langsung masuk kedalam ruangan itu ia melihat Fadil yang sedang Fokus dengan pekerjaannya. Kanza merasa terpesona dengan ketampanan Fadil namun
ia langsung menggelengkan kepalanya agar ia sadar dalam lamunannya
‘’ Ada Apa? ‘’
‘’ Ah itu Tuan, Makanan yang anda pesan sudah datang ‘’ Jawab Kanza sopan
‘’ Hm.. Nanti saya akan keluar ‘’ Ucap Fadil yang langsung di balas anggukan oleh Kanza
Kanza langsung keluar dari ruangan itu lalu ia langsung bersiap untuk pulang karena kerjaan nya sudah beres. Kanza berjalan kearah meja makan yang ‘’ Tuan pekerjaan saya sudah beres, kalo begitu saya mau langsung permisi ‘’ Kata Kanza
‘’ Hm.. dan bawalah ini ‘’ Kata Fadil yang memberikan satu Box makanan malam untuk Kanza
__ADS_1
Kanza tersenyum lalu ia mengambil Box yang di berikan oleh Fadil ‘’ Terimakasih Tuan ‘’ Kata Kanza tulus
Walaupun Fadil terlihat dingin dan cuek namun ia cukup baik dan juga perhatian kepada semua orang terutama yang sudah bekerja di Apartemen miliknya.