Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
SARAPAN YANG TELAT


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan jam sepuluh pagi Kanza terbangun dari tidurnya karena ia merasa terusik dengan sinar matahari yang mulai naik keatas


" Eum.. jam berapa sekarang " Gumam Kanza yang mencari keberadaan Handphone miliknya lalu ia Melihat jam " Astaga susah jam sepuluh pagi " Kanza terkejut karena melihat jam


Kanza memejamkan matanya tiba-tiba saja Kanza teringat tentang semalam, Kanza melirik kearah suaminya lalu ia tersenyum dengan wajah yang terasa panas " Huh.. Ada apa dengan otakku ini " Gumam Kanza pelan


" Ada Apa sayang? " Lirih Fadil dengan suara khas bangun tidur


" Eum.. tidak Apa-apa mas " Elak Kanza tidak mungkin kanza bilang jika dirinya teringat soal semalam kepada sang suami.


" Kalo begitu ayok tidur lagi, Aku masih ngantuk"


" Kamu saja Mas, Aku mau ke air dulu " Kata Kanza yang menurunkan kakinya namun " Ah... "


Fadil yang mendengar Kanza merintih ia langsung teplek untuk melihat kondisi Kanza " Kamu kenapa sayang? " Tanya Fadil


" Eum.. itu ku sakit " Lirih Kanza pelan karena ia malu


Fadil yang melihat istrinya terlihat kesakitan ia langsung membawa Kanza kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, Di kamar mandi Fadil tidak meninggalkan Kanza ia dengan setia menunggu Kanza dan membantu Kanza untuk membersihkan diri


" Mas, bukannya Mas masih ngantuk? Lebih baik Mas tidur lagi gih, Aku tidak Apa-apa ko " Kata Kanza


" Kamu lebih penting dari pada hal yang lain, Aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa " Kata Fadil Fadil langsung membawa Kanza ke dalam kakar setelah Kanza beres membersihkan Diri.


kanza benar-benar merasa berutang memiliki suami seperti Fadil, walaupun selalu bersikap dingin tapi Fadil cukup perhatian kepada dirinya.


" Aku keringkan rambutnya, Setelah ini kita sarapan " Kata Fadil yang mengeringkan rambut Kanza dengan pengering rambut


" Makasih ya Mas " Ucap Kanza tulus


" Sama-sama sayang " Jawab Fadil tersenyum " Kalo gitu, Aku mandi dulu ya " Kanza langsung menganggukkan kepalanya melihat Fadil masuk kedalam kamar mandi.


Kanza merias wajahnya tipis, mungkin dulu Kanza akan cuek dalam hal penampilan namun sekarang setelah ia menikah Kanza ingin terlihat cantik dan juga anggun di depan suaminya.

__ADS_1


Kanza tersenyum ketika melihatnya wajahnya yang terlihat cantik dengan polesan tipis, Kanza juga menggunakan dress pendek yang panjangnya hanya di atas lutut Apa lagi rambut yang Kanza biarkan tergerai pasti siapa saja tidak akan ada yang menyangka jika Kanza telah memiliki seorang suami.


Ceklek...


Fadil keluar dari kamar mandi sambil menggosokkan rambutnya dengan handuk kecil " Sayang, Kamu mau makan di kamar atau di Restoran hotel? " Tanya Fadil yang belum melihat istrinya namun dengan sekian detik Fadil langsung menghentikan langkahnya ketika melihat istrinya yang sedang tersenyum cantik kepada dirinya " Sayang "


Kanza tersenyum lalu ia mendekat kearah suaminya " Aku sudah menyiapkan pakaian untuk Mas, dan kita makan di Restoran hotel saja, bukannya anggota keluarga juga masih di hotel dan sedang sibuk mem... " Ucapan Kanza terhenti Karena Fadil yang membungkam mulut Kanza dengan mulut nya.


Fadil melepaskan pautan lalu ia menatap sang Istri dengan lekat " Kenapa kamu sangat cantik, membuat aku tidak rela membawamu untuk keluar " Kata Fadil yang langsung menahan tengkuk leher Kanza untuk melanjutkan pautan mereka.


Kriuk... Kruk.....


Kanza dan Fadil langsung melepaskan pautan mereka ketika mendengar suara perut milik Kanza yang sudah meminta untuk di isi


" Kita Makan dulu, setelah itu kita lanjut " Ucap Fadil yang menggoda Kanza


Plak..


Kanza memukul dada Fadil pelan " Milikku saja masih terasa perih, sudah main minta lagi aja " Keluh Kanza " Awas Mas, aku mau turun ke bawah " Kanza mendorong tubuh Fadil pelan


Ting...


Fadil dan Kanza keluar dari Lift dengan gandengan tangan, mereka benar-benar pasangan yang sangat berbahagia.


" Cutttcuiiittttt... " Goda Aulia sambil tersenyum


" Wah ada mantan perawan, Bagaimana semalam " Goda Amira yang ikut menggoda Kanza


" Apa sih " Wajah Kanza benar-benar merah karena di goda oleh Adik ipar sekaligus sahabatnya itu


" Duduk lah sama mereka, biar aku ambilkan makanan untukmu " Pinta Fadil


" Tapi " Kanza menarik tangan Fadil namun Fadil langsung melepaskan pegangan tangannya lalu ia pergi untuk mengambil Makanan untuk mereka

__ADS_1


" Uuuuuuuhhhhh... hahahaha " Goda Amira yang menyenggol lengan aulia


" is apaan sih kalian, gak jelas banget " Keluh Kanza yang malu lalu ia duduk di Kursi


Aulia langsung berbisik kepada Kanza "Bagaimana semalam enak tidak? Atau sakit apa tidak?? " Tanya Aulia " Cerita dong "


" Iyah, cerita dong bagiamana malam pertama kalian " Balas Amira yang tidak ingin ketinggalan cerita dan mereka juga Sangat penasaran dengan malam pertama Kanza dan juga Fadil.


" Otak Kalian ya, sudah kemana saja " Keluh Kanza sambil menggelengkan kepalanya


" Ayo dong cerita sama kami " Kata Aulia


Kanza menatap kedua sahabatnya dengan lekat lalu.. " Rasanya sangat luar biasa bahkan rasa yang tidak pernah ada hahaha.. Jika kalian ingin tau Rasanya bagaimana cepatlah kalian menikah " Kata Kanza


" Jangan jadi kompor deh, oh iya terus bagaimana pas awalnya Apa sakit atau tidak? " Tanya Aulia yang begitu kepo dengan malam pertama Kanza


" Awalnya sih sakit tapi lama-kelamaan malah jadi enak hehehhe... Pokonya kalo kalian sudah menikah nanti pasti kalian akan merasakan yang namanya terbang ke awang-awang dan rasa yang tidak pernah ada, Apa lagi Kakak kalian itu cukup jago dalam bermain " Timbal Kanza


" Benarkah? " Ucap Amira yang menelan air ludah nya sendiri


Aulia meremas ujung gaunnya ia tidak bisa membayangkan bagaimana aksi Kanza dan juga Fadil semalam pasti di ruangan itu sudah seperti kapal pecah karena ulah mereka, apa lagi suara-suara laknat pasti menggema di sana


" Eh kamu sedang mikirin apa? " Amira menyenggol lengan Aulia


" Ah iya " Aulia Langsung sadar dari lamunannya " Apa tadi? " Tanya Aulia


Kanza dan Amira langsung tertawa melihat Aulia yang seperti itu " Makanya kalo orang lagi cerita itu di dengerin bukan malah menghayal " Ledek Amira " Pasti kamu ngehayal lagi main sama Kak Lexi ya " Goda Amira sambil terkekeh


" Is, siapa juga yang menghayal. Aku tidak bisa membayangkan saja bagaimana kalian bermain semalam " Kata Aulia " Lagian mana mungkin aku bayangin yang kaya gituan sama Kak Lexi, gak ngaruh dan gak kerasa Hahahha.. "


Tawa ke tiga wanita itu sungguh renyah bahkan mereka tidak menghiraukan orang-orang yang ada di sana, mereka malah asik menggoda dan membicarakan soal malam pertama Kanza.


" Sudah-sudah jangan di bahas lagi nanti suamiku dengar bisa berabe nanti " Tegur Kanza

__ADS_1


" Suamiiiii "


" Suamiii Akuuuu " Goda Amira yang melihat Kakak nya berjalan kearah mereka..


__ADS_2