Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
FADIL


__ADS_3

‘’ Aku pulang ‘’ Kata Amira yang masuk kedalam rumah dengan membawa Paper


bag di tangannya


‘’ Putri Daddy sudah pulang? ‘’ Kata Daddy Adam yang sedang membaca koran di sofa


Amira Langsung duduk di samping Daddy Adam  lalu bergelayut manja ‘’ Maafkan Amira Daddy, karena Amira terlalu asik bermain di luar ‘’ kata Amira dengan wajah sedihnya.


Daddy Adam mengelus pipi sang putri dengan lembut ‘’ Tidak Apa-apa sayang,


selama putri Daddy bahagia maka Daddy juga akan ikut bahagia ‘’ Kata Daddy Adam yang tidak merasa keberatan dengan Putrinya


‘’ Terimakasih Daddy, Aku sayang Daddy ‘’ Kata Amira yang mencium pipi


Daddy Adam


‘’ Jangan terlalu memanjakan anak kita Daddy, dia sudah dewasa dan seharunya ia sudah mandiri ‘’ Tegur Mom Meisya kepada sang suami


Mom Meisya menaruh kopi di atas meja lalu ia duduk di kursi yang kosong ‘’ Putri Mom sudah besar tapi kenapa masih saja manja ‘’ Mom menggelengkan kepalanya


‘’ Kan Aku putri Mom dan Daddy yang paling cantik jadi wajar saja jika aku


manja ‘’ Elak Amira sambil terkekeh


‘’ Bagaimana tidak yang paling cantik orang Putri Mom hanya kamu Dek. ‘’ Kata Mom


‘’ Hahaha... Tidak mungkin kan Kakak mu juga ikut cantik ‘’ Balas Daddy yang tertawa


‘’ Is.. sebenarnya Daddy berpihak ke siapa sih ‘’ Amira memanyunkan bibirnya


‘’ Uluh.. Anak Daddy pundung hehehe... ‘’


‘’ Sudah-sudah. Kamu mandi gih, sebentar lagi makan malam ‘’ Kata Mom


Meisya yang langsung di balas anggukan oleh Amira


Amira langsung pergi kedalam kamarnya dengan. Mom dan Daddy yang melihat itu hanya bisa tersenyum ‘’ Putri kita itu sudah besar tapi entah kenapa kelakuan nya masih saja seperti anak kecil ‘’ Kata Mom Meisya heran


‘’ Biarkan saja, Aku lebih suka putriku manja seperti itu dari pada ia cek kepada Kita ‘’ Kata Daddy Adam


‘’ Hm.. tapi banyak di usia nya yang sudah menikah bahkan ada juga yang sudah memiliki Anak. Aku sudah tidak sabar ingin menimang cucu ‘’ Kata Mom


Daddy tersenyum lalu ia meraih tangan Mom dengan lembut ‘’ Yang harus menikah itu Putra kita. Dia sudah dewasa tapi masih saja melajang ‘’ Kata Daddy tidak habis pikir padahal wajahnya cukup lumayan tampan.

__ADS_1


‘’ Putra Daddy memang sedang digilai oleh kerjaan. Mom juga heran kepadanya kenapa di usianya ini ia masih belum menikah ‘’ Keluh Mom


‘’ Mom bagaimana jika kita lukiah saja, siapa tau dengan di lukiah Putra kita bisa langsung mencari wanita ‘’ Usul Daddy


Plak..


Mom langsung menepuk lengan sang suami bisa-bisanya suaminya itu berfikiran akan me lukiah putranya sendiri ‘’ Daddy pikir putra kita kesambet ‘’ Tegur Mom


‘’ Sudah ah, ngobrol sama Daddy gak ada yang benar ‘’ Kata Mom yang langsung meninggalkan suaminya itu


Mom langsung pergi ke dapur ia meminta Bii untuk membuatkan makan malam ‘’ Bi, tolong siapkan ya makan malam nya ‘’ Kata Mom


‘’ Baik Nyonya ‘’ Jawab Bibi


Mom Meisya duduk di kursi meja makan sambil memainkan Handphone miliknya


Cup


Satu kecupan mendarat di pipi Mom ‘’ Puta mom sudah pulang ‘’ Kata Mom yang tau kebiasaan putranya yang selalu mengecup pipi miliknya


Fadil tersenyum lalu ia duduk di kursi meja makan di samping  Mom ‘’ Iya Mom, tadi kan  Mom sendiri yang menyuruh Fadil untuk pulang cepat ‘’ Kata Fadil


Mom tersenyum ‘’ Mom rindu makan bersama sama kamu nak, Akhir-akhir ini kamu selalu sibuk dengan pekerjaan sampai melupakan Mom di sini ‘’ Kata Mom yang langsung di balas senyuman oleh Fadil


‘’ Mom kan bisa ke perusahaan kalo tidak Mom main ke Apartemen Fadil ‘’


Iya Fadil memutuskan untuk hidup sendiri setelah ia pulang dari studinya, Fadil ingin tetap mandiri dan menjalani hidupnya sama seperti di luar.


‘’ Mom ‘’


‘’ Oke. Oke. Mom mengerti, Fadil ingin mandiri kan? ‘’ Kata Mom yang membuang napasnya pelan


‘’ Makasih ya Mom, atas pengertiannya. Fadil janji jika Fadil akan sering mengunjungi Mom ‘’


‘’ Janji Fadl bohong, buktinya sudah satu minggu ini Fadil tidak menjenguk Mom dan tidak makan bersama ‘’ Keluh Mom


‘’ Aku.. ‘’


‘’ Stop. Lebih baik Fadil mandi dan ganti baju. Mom akan buatkan makan malam kesukaan kamu ‘’ Kata Mom yang langsung bangkit dari duduknya dan langsung pergi ke dapur untuk membuatkan makanan kesukaan Putrinya


Mungkin Amira akan sangat manja dan sangat dekat dengan Daddy, nah tidak jauh beda dengan Fadil yang lebih dekat dengan Mommy nya.


Di usia Fadil saat ini, fadil belum menginginkan pernikahan karena ia takut jika ia menikah akan lupa dengan sang Mommy. Karena tidak semua orang yang sudah menikah akan rukun dengan Kedua orang tuanya.

__ADS_1


Fadil masuk kedalam kamar miliknya lalu ia langsung membersihkan tubuhnya.


Fadil berdiri di bawah shower, Fadil mengusap rambut yang terkena air, Ia menikmati setiap tetesan air yang mengalir keatas tubuhnya. Rasanya sangat segar dan bahkan lebih segar.


Dor...dor.. dor....


‘’ Kakakkk!!!!! ‘’ teriak Amira dari balik pintu kamar


Fadil yang baru beres mandi ia langsung membuka Pintu kamar miliknya dan melihat adiknya yang sudah menunjukan gigi putihnya.


‘’ Ngapain kamu gedor pintu kamar Kakak dengan keras seperti itu ‘’ Tegur Fadil yang langsung masuk kedalam kamarnya lalu mengeringkan rambut basahnya dengan handuk kecil


‘’ Hehehe.. Aku hanya rindu kakak. Selama ini  Kakak selalu sibuk dengan kerjaan Kakak membuat aku merasa tidak memiliki seorang Kakak ‘’ Keluh Amira yang langsung duduk di atas tempat tidur


Fadil menghembuskan napasnya pelan ‘’ Jika kamu rindu kenapa kamu tidak datang ke tempat kakak. Bilang saja jika kamu hanya asalan bilang Rindu padahal kenyataanya ingin meminta uang jajan kan ‘’ Kata Fadil yang sudah tau bagaimana kebiasaan Adiknya ini.


‘’ Is.. Kakak jangan menuduhku seperti itu. Aku memang merindukan Kakak ‘’ Elak Amira


‘’ Berapa uang jajan yang kamu mau?’’ Tanya Fadil yang sudah memegang Handphone miliknya


‘’ 10juta ‘’ Jawab Amira langsung


Fadil tersenyum ‘’ Sudah Kakak kirim ‘’ Kata Fadil


‘’ Serius Kak ‘’ Seru Amira dengan kedua mata yang berbinar


‘’ Hm... sudah sanah keluar ‘’ Usir Fadil kepada sang adik


Amira yang sudah mendapatkan uang jajan dari sang Kakak ia langsung berdiri dan memberikan hormat kepada sang Kakak ‘’ Siap kak, Laksanakan ‘’ Kata Amira yang mencium pipi sang Kakak  ‘’ Terimakasih Kak ‘’ Kata Amira yang sudah keluar dari kamar sang Kakak


Fadil menggelengkan kepalanya ketika melihat adiknya yang terlihat bahagia dengan uang jajan yang di kirim olehnya ‘’ Dasar perempuan ‘’ Gumam Fadil tersenyum kecil lalu ia langsung keluar dari Kamar dan langsung ikut makan malam bersama dengan Mom dan juga Daddy.


Di meja makan sudah ada Mom,daddy dan juga Amira yang masih mengembangkan senyumannya


‘’ Malam Mom,Daddy ‘’ Sapa Fadil yang duduk di kursi meja makan


‘’ Fadil di sini ternyata ‘’ Kata Daddy yang tidak mengetahui jika Putranya ada di rumah


‘’ Iya Dad. Tadi sehabis pulang kerja aku langsung kesini karena ada yang merindukan ku ‘’ Jawab Fadil tersenyum


‘’ Hm.. jadi harus menunggu yang merindukan dulu baru kamu pulang? ‘’ Kata Daddy sedikit menyindir


‘’ Maaf Dad ‘’ Kata Fadil kepada Sang Daddy

__ADS_1


‘’ Sudah-sudah ayo makan, Ini Mom buatkan makan malam spesial untuk kamu ‘’ Kata Mom yang menaruh makanan di atas piring Fadil


‘’ Terimakasih Mom ‘’ Kata Fadil.


__ADS_2