Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
GRATISAN


__ADS_3

Setelah mengantarkan Lili ke parkiran Reno langsung kembali ke ruangan nya tapi Langkahnya harus terhenti oleh seorang wanita


" Jadi karena wanita cantik itu kamu menolak ku sampe berkali-kali? "


Reno tersenyum sinis " Kalo iya kenapa? ada masalah dengan mu? "


" Kamu jahat Reno, Kamu jahat Selama ini aku Selalu menunggu mu tapi kenapa kamu malah mencintai wanita lain Kenapa! " Terik wanita itu " Jika kamu mencintainya kenapa kamu memberikan harapan kepadaku? "


Reno menatap wanita itu dengan intens " Dengar ya, Yang pertama aku tidak pernah menyuruh mu untuk menunggu dan yang ke dua Aku pun tidak pernah memberikan harapan apa-apa kepadamu, Jangan salah paham Jika salama ini aku baik kepada mu dan juga selalu membantumu Bukan berarti aku memberikan harapan untukmu tapi karena Aku menghargai kamu sebagai wanita dan juga rekan kerja Tidak lebih " ucap Reno yang akan pergi Meninggalkan wanita itu " Dan satu lagi, Aku mencintai kekasih ku bukan karena dia cantik tapi karena Hati nya yang baik dan juga tulus " Reno langsung pergi meninggalkan wanita itu


Sedangkan si wanita Ia malah mematung dengan air mata yang membasahi wajah nya Ia tidak menyangka Jika Cinta nya bertepuk sebelah tangan


" Kamu jahat Reno " Lirih nya jatuh ke lantai


" Jangan menangisi pria yang tidak mencintai mu, Di luar sana masih ada pria yang masih lajang dan juga Lebih mapan jadi aku harap kamu tidak menjadi duri dalam hubungan Ku dengan nya " Kata Lili memberikan Tisu kepada si wanita


ya tadi Lili sudah masuk kedalam mobil namun ia lupa memberi tau Reno jika Handphone miliknya tertinggal di Rumah jadi Tidak Bisa menghubungi nya, Niat hati ingin mengejar Reno tapi Lili malah melihat Reno di tarik oleh seorang wanita Ke tangga darurat, Dengan rasa penasarannya Lili mengikuti langkah sang kekasih, Lili tersenyum ketika mendengar Jawaban dari Reno ketika wanita Itu bilang tega


" Kamu " Kata si wanita Melihat Lili


Lili melipatkan tangan nya di dada sebelah memberikan Tisu kepada si wanita " Kita sama-sama Wanita jadi aku harap kamu juga mengerti dengan Perasaan ku, Tidak akan ada wanita yang rela Kekasih nya di cintai oleh wanita lain Jadi aku harap Kamu lupakan kekasih ku " Kata Lili tanpa menatap si wanita


" siapa kamu berani Memerintah ku, Kamu tidak ada hal buat Memerintah ku dan satu lagi aku yang lebih dulu mencintai nya bukan kamu "


Lili tersenyum sinis, Lili pikir wanita Berkacamata ini Lugu tapi ternyata " Aku kekasih nya dan kamu Hanya Wanita yang menginginkan di Cintai oleh kekasih ku, Tapi Jika kamu ingin bersaing dengan ku Monggo karena aku Percaya kepada kekasih ku jika hatinya hanya untukku bukan untukmu " ucap Lili yang langsung pergi meninggalkan Si wanita berkacamata itu, Rasanya sia-sia dirinya Menemui si wanita itu


" Aku tidak akan membiarkan Kekasih ku di rebut keluh wanita lain " Gumam Lili yang sudah berada di dalam mobil

__ADS_1


Wanita yang di tinggalkan oleh Lili ia mengepalkan kedua tangan nya ia tidak terima dengan ucapan Lili Dan dia juga akan membuktikan kepada Lili jika dirinya bisa merebut Reno dari Lili


" Akan aku buktikan jika Aku akan mendapatkan Reno seutuhnya " Kata si wanita dengan Pedenya.


Setelah perjalanan Membutuhkan waktu dua puluh Menit Akhirnya Lili sampai di Outlet miliknya " Yeni " panggil Lili


" Iyah Mbak " jawab Yeni yang langsung menghampiri Lili


" Belikan aku seblak sama es Doger, Seblak nya harus level yang paling tinggi " Kata Lili memberikan Dua lembar uang merah kepada Yeni


" baik mbak " jawab Yeni


Lili masuk ke ruangan kerja nya ia menaruh tas nya Semarang arah lalu membuka Sepatu nya alhasil Lili saat ini nyeker tanpa sepatu


Ceklek..


" Emang nya kamu menyuruh Yeni kemana? " tanya Meisya


Lili langsung menoleh ke arah suara ia tau betul suara siapa itu " Sayang, sahabat ku yang paling The best Kamu tau saja jika aku saat ini sedang membutuhkan mu " Lili langsung memeluk Meisya


Sedangkan yang di peluk merasa aneh " Ada apa dengan mu? Apa kerjaan mu terlalu berat? " tanya Meisya kepada Lili


Lili melepaskan pelukan nya " sini duduk Gue ingin cerita " kata Lili


Akhirnya mereka pun duduk di sopa " Ada apa? "


Lili menceritakan semuanya kepada sahabat nya itu tanpa di lebih-lebihkan " kamu bayangin aja Ko ada wanita yang tidak memiliki empati kepada wanita lain " Kesal Lili

__ADS_1


" kalo menurut ku sih, Dia itu bukan Cinta kepada Reno tapi Obsesi Jika dia Cinta seharusnya dia merelakan Reno untuk bahagia dengan wanita lain bukan Malah ingin merusak kebahagiaan nya " jawan Meisya


" Nah kalo pemikiran wanita Yang cerdas ya begini Bukan kaya si wanita bermata empat Itu " keluh Lili


" Sabar ini adalah ujian buat hubungan kalian kalo sudah Jodoh nya tidak akan kemana "


" benar sih Tapi Aku takut, Takut Jika Reno berpaling dari ku " Lirih Lili sambil menunduk


" apa kamu takut bersaing dengan nya? lagian kamu bukannya kamu sudah yakin jika di hati Reno hanya ada kamu Jadi buat apa kamu takut " kata Meisya


" Ahh... entah lah " jawab Lili " Ngomong-ngomong kamu mau apa ke sini? " tanya Lili melihat Meisya penuh selidik


" Hehehe.. Aku ke sini mau minta kosmetik, Kosmetik di rumah sudah habis sekalian mau minta Skincare " Jawab Meisya sambil tersenyum


" Halo.. apa kamu lupa Jika saham Outlet ini saja tiga puluh persen milik suamimu, apa kamu tidak malu mau meminta Skincare kepada diriku yang banyak Hutang ini " kata Lili meledek Meisya


" Is kamu pelit amat Sih sama saudara sendiri dan jangan bawa-bawa laki gue, lagi Gue gak Tau jika gue datang ke sini Mau minta Skincare sama Lo "


" Lagian Lo ngarang Mana mungkin istri pemilik perusahaan Kosmetik terbesar seasia Bahkan di luar Asia Malah minta Skincare sama gue yang kere ini "


" Jadi kamu gak mau ngasih Nih, Gue kan sahabat Lo " lirih Meisya yang pura-pura sedih, Bukan Tidak mampu untuk membeli tapi entah kenapa Meisya ingin meminta nya kepada Lili padahal Meisya memegang Kartu Black Card di dompet nya Rasanya Meisya ingin merasakan yang nama nya Gratisan.


Lili yang melihat Wajah sahabat nya itu sedih " Ok oke, Lo bisa ngambil Skincare sesuka hati Lo deh " Kata Lili pasrah mana tega dirinya melihat Sahabatnya sedih


Meisya langsung memeluk Lili karena senang " Terimakasih sahabatku yang paling baik hati dan tidak sombong " Ucap Meisya


Tok.. tok.. tok..

__ADS_1


__ADS_2