
Sore telah tiba saat ini meisya dan juga Adam sudah sampai di rumah, mereka di sambut oleh mamah Vina " Selamat datang kembali di rumah sayang " mamah Vina memeluk meisya
" Terimakasih bibi, seharusnya bibi tidak perlu repot-repot menunggu kedatangan kami di luar, di luar sedikit panas "
" tidak apa-apa sayang, bibi ingin menyambut menantu bibi "
" Sudah ayo masuk " seru Adam, mereka pun masuk kedalam rumah dengan di ikuti pelayan yang membawa koper
" paman ke mana bi.?" tanya Adam yang tidak melihat keberadaan paman nya
" Paman mu masih di kantor mungkin sebentar lagi ia pulang " jawab bibi Vina " Kalian istirahat lah pasti kalian lelah, dan nanti malam turun lah untuk makan malam karena kita akan kedatangan tamu " ucap bibi Vina
Seolah mengerti Adam Dan Meisya pun langsung naik ke lantai atas, karena mereka tau siapa tamu yang di maksud bibi Vina
Bibi Vina dan paman Ibram awal nya tidak menyangka kalo sang ponakan akan menikah dengan seorang janda, Namun setelah tau siapa janda yang akan di nikahi oleh ponakan nya mereka pun langsung setuju karena mereka sudah tau bagai mana sikap lemah lembut Meisya
Tok...tok...tok.....
" Kakakkkkkkk..... "
__ADS_1
Meisya yang baru usai mandi mendengar gedoran di balik pintu ia pun langsung membukakan pintu kamar
Ceklek...
" Hai... " sapa Lili sambil menunjukan gigi putih nya
" Ada apa.?" tanya meisya
" Ke kamar ku yuk " Ajak lili, Meisya tau maksud lili
" Aku ijin dulu ke mas Adam ya nanti aku langsung ke kamar mu "
" oke "
Di sini lah Meisya berada, di balkon kamar lili, Lili menceritakan kegundahan nya " Bagai mana kalo mamah dan papah tidak merestui hubungan kita .?"
" Jangan pesimis kaya gitu, kamu harus percaya kepada kedua orang tua mu, lagian aku lihat Paman dan bibi baik pasti bisa menerima kekurangan Reno"
" Entah lah, aku sangat takut "
__ADS_1
" Percayakan semua nya kepada orang tua mu, aku yakin mereka pasti akan memberikanmu restu, kamu juga harus ada di samping Reno agar ia tidak gugup dan takut "
" Heum baik lah, aku akan serahkan semua nya kepada mereka "
Adam baru bangun dari tidur ia ia tidak melihat keberadaan sang istri di samping nya " Sayang...." panggil Adam, ia langsung turun dari tempat tidur dan mencari keberadaan Sang istri namun nuhun ia tidak menemukan nya, Adam langsung keluar dari kamar ia turun dari tangga
" Ha ha ha...."
Terdengar gelak tawa di dapur, Adam pun langsung berjalan ke arah dapur benar saja di sana ada bibi,lili dan juga sang istri " Ternyata kamu di sini " ucap Adam mendekat ke arah sang istri
" Kenapa.?" tanya meisya kepada sang suami
Sedangkan Bibi Vina dan lili saling pandang melihat kelakuan Adam yang manja kepada Meisya " Mas malu ada bibi dan lili " tegur Meisya karena Adam hendak menc** pipi Sang istri
" He he maaf kelepasan " Ucap Adam sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
Bugh..
" Dasar ponakan kurang asem berani_beraninya membuat istri paman mematung sepeti itu melihat ulah mu " tegur sang paman yang tiba-tiba ke dapur
__ADS_1
Meisya menunduk karena malu, sedangkan Adam ia malah cengengesan " Maafkan aku bibi "
" Wah kalian sudah mematahkan mata suci ini " kata lili