
Siang Ini Sesuai dengan permintaan Adam. Meisya membawa Baby Fadil dan juga Diva untuk pergi ke perusahaan milik sang suami. Para karyawan menyambut hangat kedatangan Meisya ". Selamat siang Nyonya " sapa nya
" Siang juga " jawab Meisya sambil tersenyum
Setelan Samapi di lantai sang suami Meisya menyuruh Diva untuk memanggil Dava " Suruh Dava masuk ke ruangan suamiku, Kita makan bersama " ucap Meisya
" Baik Nyonya " jawab Diva Sopan lalu ia pergi mencari keberadaan Dava di ruangannya
" Huh.. " Diva membuang Napas nya pelan sebelum mengetuk pintu ruangan Dava
Tok..tok..tok..
" Masuk " ucap Dava dari dalam
Ceklek..
" Pak " Sapa Diva
Dava langsung menghentikan aktivitasnya ketika ia mengenali suara yang memanggilnya " Ada apa? " Tanya Dava " Apa kamu merindukan ku? " Goda Dava Sambil berjalan kearah Diva
" Bu..bukan begitu " Jawab Diva
" Lalu. Atau kamu ingin mengulanginya lagi " Bisik Dava di telinga Diva lalu ia tersenyum
Kedua Mata Diva langsung membulat sempurna lalu Diva mendorong tubuh Dava ke belakang " Bukan begitu, Aku ke sini karena Nyonya yang menyuruh ku untuk memanggil abang ke ruangan Tuan Adam " Ucap Diva yang gugup
" Oh Abang pikir Karena kamu rindu kepada Abang lalu.. "
" Yasudah pokonya kalo kerjaan Abang usah beres langsung ke ruangan Tuan Adam " ucap Diva cepat lalu ia meninggalkan Dava di ruangannya
Dava yang melajang kepergian Diva merasa gemas " kenapa kamu sangat menggemaskan " Gumam Dava sambil tersenyum
Diva yang sudah berada di depan ruangan Adam ia Langsung menetralkan napasnya agar tidak gemetaran di depan tuannya.
Tok.. tok.. tok..
" Masuk "
__ADS_1
Diva membuka pintu ruangan Adam ia melihat di meja yang sudah tertata rapih dengan makanan " Loh ko sendiri, Dava nya mana? " tanya Meisya
" Saya di sini Nyonya " jawab Dava yang barus aja masuk kedalam Ruangan Bos nya
" Ah.. kamu sudah di sini ternyata " Ucap Meisya " Ayo duduk kita makan bersama " Kata Meisya
Dava duduk di samping Diva membuta Diva semakin dag Dig dug tidak karuan " Ayo diva kamu isi piring milik Dava " ucap Meisya kepada Diva
" Tapi Nyonya " Diva membuang napas nya lalu ia mengisi piring milik Dava sesuai permintaan Meisya.
Dava tersenyum ketika Diva mengisikan piring miliknya " Terimakasih calon istri " bisik Dava di telinga Diva
Meisya melihat interaksi Dava dan Diva, Ia yakin Jika mereka ada hubungan apa lagi Meisya sudah beberapa kali memergoki Dava yang mencuri pandang ke arah Diva jika Diva sedang membawa main putra nya.
Adam memerhatikan sang istri ia tau apa rencana sang istri menyuruh Diva untuk mengisi piring Milik Dava.
Acara makan siang lancar begitu saja, Baby Fadil tertidur lelap di sttoler miliknya jadi Meisya bisa memanjakan Sang suami dengan menyuapi Adam.
Setelah usai makan siang, Adam menyuruh Dava membawa Diva dan juga putranya ke rumahan Dava karena Pasangan itu ada saja alasan untuk berolahraga di siang hari
" Ini Minumlah, kenapa kamu sangat tegang sekali " Ucap Dava memberikan minuman kaleng kepada Diva
" Terimakasih " Ucap Diva mengambil Minuman kaleng nya
Dava duduk di samping Diva " Baby Fadil tampan ya " Ucap Diva
" Iyah. Seperti perpaduan Nyonya dan Tuan " jawab Diva
" Tapi jika kita memiliki anak pasti akan lebih tampan dari Baby Fadil " kata Dava sambil menggoda Diva
" Abang jangan begini " Keluh Diva karena Dava sudah mulai mengelus pipi cantik Diva
" Kamu adalah milikku "
" Anda selalu biacra seperti itu, padahal di antar kita tidak ada hubungan apa-apa " keluh Diva
" apa maksud mu? " Ucap Dava. Dava langsung menahan tengkuk leher Diva lalu ia melune** Bi*** Diva dengan rakus bahkan tangan Dava sudah mulai merasa Gunung kembar milik Diva membuat diva Mend*** kecil untung baby Fadil masih tertidur pulas jadi Tidak akan ada yang menggangu aktivitas mereka berdua
__ADS_1
Diva mencoba mendorong Tubuh Dava namun Dava malah semakin memperdalam Ciu**n nya Bahkan tangan Dava semakin gencar bermain dengan gunung kembar milik Diva " aku tidak suka basa basi apa lagi usia ku sudah tuan muda lagi jadi mari kita menikah dan membina rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah." Ucap Dava di sela-sela Ciu*** nya
Diva yang mau menjawab malah langsung di bungkam kembali oleh Dava. Aksi mereka di tonton oleh Meisya dan juga Adam di ruangannya
" Kedua mahluk itu benar-benar sudah mencemari telinga Putra kita sayang " ucap Adam
Meisya terkekeh " Bahkan kita lebih parah dari pada Mereka jadi kenapa Daddy harus marah " ucap Meisya " Tapi benar kan tebakan aku jika Dava memang memiliki prasaan kepada Diva "
" kalo begitu kita Nikahkan mereka aku tidak ingin di rumah ku ada yang kumpul kebo " Ucap Adam
" boleh, Aku juga tidak ingin jika Dava mengambil nya terlebih dahulu sebelum menikah " Protes Meisya
" Oke. tapi sebelum itu Mari kita tuntaskan dulu yang ini " Ucap Adam yang membawa Sang istri kedalam pelukannya
Adam membawa sang istri untuk bermain di kamar pribadi miliknya " Eummm Dad.. " Lirih Meisya ketika Adam sudah bermain sangat buas di bawah sana
Lagi-lagi Meisya di ajak terbawah ke atas awang-awang oleh sang suami " teruss Dad.. Iyah yah aaaaaahhh... "
" baiklah sayang. kita mulai bermain " Ucap Adam
#Skip
hari ini sudah sore namun Meisya masih terlelap dalam tidur nya, namun beda halnya dengan Diva dan Dava mereka sedang pergi Jalan-jalan ke taman dengan membawa baby Fadil.
" ingat sekarang kamu adalah calon istriku jadi kamu jangan dekat-dekat dengan pria lain sekalian aku " ucap Dava
" pria mana yang mau dekat dengan wanita yang sudah tidak Gres lagi " keluh Diva membuat Dava Terkekeh bisa-bisanya Diva memanggil dirinya sudah tidak gras hanya karena cium**
" maka dari itu kamu hanya milikku karena aku yang sudah membuka segel milikmu " kata Dava Memegang pundak Diva
" Terserah Abang saja lah, aku menolak pun tidak bisa " keluh Diva
" Nah gitu dong, Jadi calon istri itu harus nurut ke calon suami agar sang suami semakin Cinta dan sayang "
" asalkan jangan di jual lagi aja yang uang Sudah-sudah "
" Dengar. jangan pernah kamu samakan aku dengan matamu mu itu, Gajih ku lebih besar dari mu jadi aku tidak tertarik untuk menjual dirimu hanya karena uang " protes Dava yang tidak terima jika dirinya di samakan dengan mantan Diva.
__ADS_1