
Adam mengantarkan meisya ke kosan nya namun Adam buka nya pulang ia malah ikut masuk kedalam kosan meisya, meisya bisa tau dari sikap Adam yang seperti sedang cemburu
" Mas mau di ambilkan minum apa.?"
" Yang dingin dan sangat dingin" jawab Adam
Meisya mengambilkan minuman kaleng untuk adam, lalu ia duduk di samping Adam " Mas kenapa.? ko sedari tadi diam saja " tanya meisya
" Aku sedari tadi menahan rasa marah ku, karena tadi kita sedang di jalan tidak mungkin kita membahas masalah ketika kita sedang di jalan seperti tidak ada tempat untuk mengobrol saja "
" Memang nya apa kesalahan ku.?" tanya meisya
" Kenapa tadi kamu ngobrol dengan laki_laki.?"
__ADS_1
" Oh, aku juga tidak tau tadi ketika aku mau mengambilkannya cemilan untuk mas tiba_tiba ia mendekati ku dan mengajak mengobrol " balas meisya jujur
" Lalu.?"
" Tidak ada lalu, karena tidak lama kemudian mas datang, aku senang ketika mas datang karena aku merasa tidak nyaman ketika ngobrol dengan nya "
" kalo tidak nyaman kenapa tidak langsung pergi.?"
" Lain kali jika ada laki-laki yang merasa kamu tidak nyaman, kamu bisa langsung pergi jangan merasa tidak enak sepeti itu, Aku sangat tidak suka jika milikku di ganggu oleh lelaki lain " ucap Adam lembut, meisya pun mengangguk patuh " Maafkan aku karena sedari tadi aku mendiami mu, aku kaya gitu karena cemburu "
" Iyah mas, aku yang harus meminta maaf karena sudah ngobrol dengan lelaki lain" Adam mengelus rambut meisya dengan lembut
Adam bukan tipe orang yang suka menyelesaikan masalah ketika di jalan, ia akan bertanya dan mendengarkan penjelasan nya jika sudah sampai di rumah karena akan lebih nyaman
__ADS_1
Meisya sangat suka dengan sikap Adam yang lembut kepadanya, apa lagi Adam bisa menahan kekesalannya ketika sedang di laur rumah, Meisya sangat merasa bersyukur karena bisa menjadi milik Adam, ia merasa terlindungi dan di beri rasa sayang yang sangat penuh
Adam men** mu** meisya dengan lembut, bi** Meisya seperti candu untuk diri nya " Aku sangat mencintai mu jadi jangan pernah dekat_dekat dengan pria lain karena itu sangat menyakitkan untuk ku " kata Adam, dan di balas anggukan oleh meisya
Adam pun melanjutkan men** bi*** meisya yang awal nya lembut kini ia memperdalam ci*** nya Des*** meisya yang keluar dari mulut nya membuat adam senang apa lagi ketika Adam sedang meng*** Gunung dengan rakus suara meisya semakin merdu untuk nya
Tangan yang sudah siap untuk meng ubrak_abrik di milik meisya membuat meisya teriak kecil ketika ia mendapatkan pelan*** pertama nya "Aaahhhh....."
Adam langsung turun ke bawah, lalu ia mengh** dan memainkan Li** nya di bawah Sanah membuat meisya mendapatkan pelan*** yang kedua, bukan nya berhenti Adam malah meng*** kuat sampai cai*** itu terminum semua oleh nya " Aku sangat menyukai nya " puji Adam, ia langsung mengambil tangan meisya dan menaruh nya di pisang tanduk milik nya
Meisya yang tau apa maksud Adam, ia langsung mengambil alih dan meraba, men*** dengan lembut sehingga Adam men*** tidak karuan " Langsung sayang aku tidak tahan " pinta Adam
Meisya tersenyum,Ia pun langsung memasukan pisang tanduk itu kedalam mu** nya dengan gerakan lembut tapi pasti, walaupun tidak mungkin bisa masuk semua nya karena terlalu besar dan panjang pisang tanduk milik Adam, namun Adam sangat menikmati sen*** Meisya, Adam memegang kepa** meisya agar di perdalam karena pisang milik nya akan segera mencapai puncak nya " Aaaahhhhhh...." teriak Adam sambil menjambak rambut meisya karena terlalu men***
__ADS_1