Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
TAKUT KUALAT


__ADS_3

‘’ Selamat datang di kafe kami ‘’ Sapa kanza sopan ‘’ Tante ‘’ Kata Kanza ketika melihat siapa yang datang


Mommy Meisya tersenyum ‘’ Halo Nak, Apa kabar? ‘’ Tanya Mom dengan lembut


‘’ Kabar Aku baik tante, Tante sendiri bagaimana? ‘’ Tanya Kanza ‘’ Oh kalo


begitu silahkan Tante duduk dulu, Tante mau pesan Apa? ‘’ Tanya Kanza


‘’ Tante pesan jus Mangga aja ‘’ Kata Mom Meisya


‘’ Oh Baiklah Kalo begitu, aku buatkan dulu ya ‘’ Kata Kanza sopan


Mom Meisya tersenyum ketika melihat kepergian Kanza dan ternyata Kanza masih sama dengan yang dulu masih sopan dan juga ramah.


Tidak butuh waktu lama untuk Kanza membawakan Jus untuk Mom Meisya, Kanza


juga tidak hanya membawa Jus ia juga membawakan cemilan untuk Mom Meisya ‘’


Tante ini pesanannya ‘’ Kata Kanza yang menaruh Jus dan juga cemilan


‘’ Iyah Nak, terimakasih ya ‘’


‘’ Sama-sama Tante ‘’  Jawab Kanza


‘’ Oh iya Nak, Apa kita bisa ngobrol sebentar? ‘’ Tanya Mom


‘’ Eum.. ‘’ Kanza melirik kearah kanan dan kiri takut ada bos nya


‘’ Sebentar ko, kalo tidak kita bicara setelah kamu beres kerja, bagaimana? ‘’ Usul Mom Meisya


‘’ Baiklah.. sebentar saja ya Tante ‘’ Kata Kanza yang langsung duduk di kursi yang kosong


‘’ Iyah. Tante hanya ingin bicara soal kejutan ulang tahun untuk Amira ‘’ Kata Mom


‘’ Iyah Tante, kemarin Aulia juga sudah sempat berbicara sama Aku jika Tante dan sekeluarga ingin membuatkan pesta kejutan untuk Amira ‘’


Mom menceritakan tentang rencana yang akan di jadikan kejutan ulang tahun nanti bahkan Kanza sampai melongo mendengar kejutan yang akan di terima oleh Amira


‘’ Bagaimana menurut kamu? ‘’ Tanya Mom


‘’ Itu cukup luar biasa dan bahkan Amira pasti akan terharu mendapatkan kejutan ulang tahun ini ‘’ Jawab Kanza


‘’ Kalo begitu kamu harus datang ya, awas kalo tidak datang ‘’


Kanza tersenyum ia juga belum tau apa bisa datang atau tidak soalnya ia belum meminta ijin kepada atasannya ‘’ Baiklah Tante, Akan aku usahakan ‘’ Jawab Kanza

__ADS_1


Setelah berbincang-bincang Akhirnya Mom Meisya pun langsung pamit untuk pulang. Dan Kanza pun melanjutkan aktivitasnya.


 Kanza sebenarnya tidak paham kenapa Mom Meisya tiba-tiba datang cuman hanya ingin menceritakan tentang rencana yang akan di buat padahal sebelumnya Tidak pernah seperti itu.


Sebelum pulang Kanza menyempatkan untuk mampir ke Ruangan pak Rendi untuk meminta Cuti


Tok.. Tok.. tok...


‘’ Masuk ‘’


Kanza membuka pintu lalu ia masuk kedalam ruangan kerja Pak Rendi ‘’ Selamat Sore Pak ‘’


‘’ Sore, Tumben kamu ke ruangan saya. Ada Apa? ‘’ Tanya Pak Rendi


‘’ Begini Pak, Aku mau ijin untuk libur hari Sabtu ‘’ Kata Kanza


‘’ Libur? Bukannya kamu baru libur kemarin masa mau libur lagi ‘’ Kata Pak Rendi


‘’ Iyah soalnya ada acara ‘’


Pak Rendi tersenyum lalu ia berjalan kearah Kanza ‘’ Boleh kamu libur tapi ada syaratnya ‘’ Kata Pak Rendi


‘’ Sarat? ‘’ Kanza mengerutkan keningnya


‘’ Iyah. Jika kamu ingin libur di hari itu berarti kamu harus makan malam dengan saya ‘’ Kata pak Rendi ‘’ Tapi jika kamu tidak mau ya terserah berati kamu tidak akan mendapatkan hari libur ‘’ Lanjut Pak Rendi


‘’ Oke kalo begitu malam Senin kita makan malam di salah satu Restoran nanti akan ku kirimkan alamat nya ‘’ Kata Pak Rendi sambil tersenyum


‘’ Baik Pak. Kalo begitu Saya permisi ‘’ Kata Kanza yang langsung di balas anggukan oleh Pak Rendi


Sungguh sebal melihat wajahnya namun Kanza bisa apa, Kanza tidak bisa Apa-apa dia atasannya.


Kanza langsung ke Apartemen untuk melanjutkan pekerjaannya di sana. Lelah sudah pasti namun mau bagaimana lagi ini sudah tuntunan hidup Kanza yang harus kerja keras demi masa depan.


‘’ Selamat sore Tuan ‘’ Sapa Kanja yang melihat Fadil yang sedang duduk di Sofa dengan segelas air putih


‘’ Hm.. kamu sudah sampai ‘’ Kata Fadil yang meminum air putih lalu ia duduk dengan santai


‘’ Iyah Tuan, kalo begitu Aku langsung ke dapur ‘’ Pamit Kanza yang merasa heran Tumben-tumbenan Atasannya ada di rumah padahal biasanya tidak ada


‘’ Tunggu ‘’ Kata Fadil yang menghentikan langkah Kanza


‘’ Iyah Ada Apa Tuan, Apa ada yang bisa saya bantu? ‘’ Tanya Kanza sopan


‘’ Akhir minggu ini Apa kamu ada rencana? ‘’ Tanya Fadil kepada Kanza

__ADS_1


Kanza mengerutkan keningnya ‘’ Oh Maaf tuan, minggu ini Aku ada janji bersama teman-temanku dan Aku juga ingin meminta ijin kepada Tuan untuk libur kerja ‘’ Kata kanza yang sekalian meminta ijin untuk libur hari sabtu


‘’ Hari sabtu? ‘’ Tanya Fadil


‘’ Iya Tuan, soalnya hari Sabtu adalah hari bersejarah untuk saya dan saya benar-benar harus libur kalo tidak Saya bisa kena kualat ‘’ Ucap Kanza yang sedikit berbohong habis kalo tidak begitu ia pasti tidak akan mendapatkan ijin


‘’ Iyah baiklah kalo begitu saya ijinkan jika, karena saya juga tidak ingin mendapatkan kualat ‘’ Kata Fadil


Kanza tersenyum ia tidak menyangka jika alasannya bisa membuat Fadil percaya ‘’ Terimakasih Tuan, terimakasih kalo begitu saya lanjutkan pekerjaan saya ya ‘’ Kata Kanza dengan semangat empat lima.


Fadil yang melihat Kanza yang semangat seperti hanya bisa menggelengkan kepalanya ‘’ Lalu bagai mana denganku ‘’ Gumam Fadil Bingung


Awalnya Fadil akan mengajak Kanza ke acara ulang tahun adiknya namun Kanza malah memiliki rencana dan membawa kata Kualat membuat Fadil takut sendiri.


Kanza melakukan tugasnya dengan semangat karena dirinya bisa menghadiri


pesta ulang tahun sahabatnya.


La la la la....


A hopeless romantic all my life


Surrounded by couples all the time


I guess I should take it as a sign


Oh why, oh why, oh why, oh why?


Fadil yang menyandarkan tubuhnya ke tembok tersenyum mendengarkan lagu yang


di nyanyikan oleh Kanza. Fadil tidak menyangka jika Kanza memiliki suara yang


bagus dan nikmati ‘’ Wanita yang unik ‘’ Gumam Hati Fadil yang masih berdiri di


tembok dengan tangan yang di masukan kedalam saku celana.


Kanza yang tidak tau jika ada yang memperhatikan ia malah semakin asik


dengan senandung bahkan Kanza juga sempat bergoyang ala-ala dirinya.


‘’ Astaga Tuan ‘’ Kaget Kanza  ketika


ia melihat kearah belakang. Malu setengah mati andai saja ada lobong mungkin Kanza akan langsung masuk kedalam lobang.


Fadil tersenyum lalu ia segera pergi dari sana karena ia juga malu karena ketahuan menikmati suara Kanza.

__ADS_1


‘’ Malu-maluin Kanza bisa-bisanya kamu bernyanyi dan berjoged di saat Tuan Ada ‘’ Kanza menutup wajah dengan kedua tangannya namun mau bagaimana lagi


atasannya sudah terlanjur tau ‘’ Dasar Kanza tidak tau maluuuuu... ‘’ Teriak kanza di dalam hatinya


__ADS_2