
" Saya akan ikut dengan kalian "
Sontak semua orang pada melirik ke arah suara " Tu..tuan "
" Mas..."
Adam berjalan ke arah kursi Meisya lalu ia mengecup kening Meisya dengan lembut " Iyah sayang, mari kita karaoke bersama mereka itung-itung itu untuk hari perpisahan "
" Ta..tapi "
" Dava carikan karoke yang bagus dan tidak murahan karena saya tidak ingin calon istri saya masuk ke tempat karoke murahan " Suruh Adam tanpa mengalihkan pandangan dari Meisya
" Baik tuan " Dava pun langsung melaksanakan tugas nya
Setelah Dava berhasil memboking Tempat karoke mereka pun langsung pergi ke tempat tujuan, Sisil pun ikut serta karena ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan " jika tuan Adam mabuk aku harus bisa mengambil alih dan menjauhkan si janda gatel itu " Batin Sisil dengan senyum sinis
Mereka pun sampai di tujuan, ruangan yang cukup luas, Dengan layar yang besar dan jangan lupakan di atas meja yang sudah di sediakan beberapa botol minuman dengan jenis yang berbeda-beda " Wah ini mah bisa ajak se RT " seru Karmila
" Kampungan " sindir sisil, di balas dengan tatapan sinis oleh Karmila
" Wah tuan tempat nya bagus sekali " kata Aldo
" Iyah mas, tempat nya bagus sekali "
" Tidak apa-apa sayang, aku tidak ingin membuat mu sumpek nanti " Meisya tersenyum
Tidak menunggu lama, mereka pun langsung memulai Mencari lagu_lagu yang mereka suka, sedangka. Dava menuangkan Minuman ke gelas milik Adam
" Silahkan tuan "
" Hm.." jawab Adam dengan deheman
" Terimakasih Dava " Ucap Meisya ramah, Adam langsung melirik ke arah Meisya " Apa.? aku hanya berterimakasih mas "
" Aku tidak suka kamu terlalu lembut kepada Dava, cukup Kamu berisikap lembut hanya kepadaku saja " Meisya menggelengkan kepala nya
Sedangkan yang lain mereka asik berjoged dan bernyanyi " Jangan terlalu banyak minum sayang, karena aku tidak ingin melawan nap* mu di sini kecuali kamu tidak malu kepada mereka aku akan dengan senang hati melayanimu " kata Adam sedikit keras karena musik yang sangat berisik
Wajah meisya langsung memerah mendengarkan ucapan Adam, ia tidak habis pikir dengan jalan pikiran Adam yang semapt_sempat nya mengingatkan dirinya
__ADS_1
Sisil yang sedari tadi memperhatikan Adam dan juga Meisya merasa gerah, ia bahkan sudah meminum beberpa gelas " Sialan si jala** itu berani sekali bermesra_mesraan di depan gue " grutu Sisil
Karena tidak ingin terus di rayu oleh Adam, Meisya langsung berdiri ia ngambil satu mik dan langsung memilih musik yang akan ia nyanyikan " Aku persembahan lagu ini untuk calon suami ku " Sedangkan yang lain sudah duduk dan membiarkan Meisya bernyanyi
Di hidup ini
Tlah ku singgahi banyak cinta
Namun tak pernah aku temui cinta
Sekuat aku menginginkan dia
Hal hebat ku rasakan
Kini di cintai seseorang
Yang ku pun mencintai
Itu sempurna
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Takkan duakan dia
Kesempatan tak kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Dalam diamku
Ku panjatkan selalu doa untuknya
Jodoh bukan soal sempurna
Namun yang mampu tangguh tuk bertahan
__ADS_1
dan berjuang
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Takkan duakan dia
Kesempatan tak kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Ho oo oo..
Ho oo oho uwoo..
Ho oo oo..
Ho oo oho uwoo uwoo..
Takkan siakan dia
Belum tentu ada yang seperti dia
Satu dunia tahu aku bahagia
Banyak pasang mata saksinya
Takkan duakan dia
Kesempatan tak kedua kalinya
Hargai dan jaga hatinya
Hatinya
Prok...prok..prok...
__ADS_1
Semua orang memberikan tepuk tangan untuk Meisya, Sedangkan Adam ia langsung berjalan ke arah Meisya " Thank you baby I love you very much" Adam langsung mengecup mers* dan di saksikan oleh teman-temannya dan ikut bersorak