
Meisya dan juga Adam saat ini mereka sedang berada di salah satu mol karena meisya sedang mencari kado untuk teman nya yang menikah hari Minggu besok, mereka berjalan sambil berpegangan tangan Adam tidak membiarkan tangan meisya lepas dari genggaman nya
" Mas kita ke sana Yuk " ajak meisya menunjuk ke salah satu toko tas, Adam menganggukkan kepala nya
" Eh sebentar, Itu bukan nya lili tapi sama siapa.?" Tunjuk meisya ke arah lili yang sedang berjalan masuk ke salah satu tempat makan
" Mana.?" tanya Adam
" Itu tadi masuk ke tempat makan itu " tunjuk meisya
" Ayok kita samperin, aku ingin tau dia pergi sama siapa karena dia tidak ada ijin kepadaku " ajak Adam
" Eh tapi..." belum usai ngomong Adam langsung menarik tangan meisya untuk masuk kedalam tempat makan itu
Adam melihat sang adik sedang asik ngobrol sambil berpegangan tangan " Lili " panggil Adam dengan suara dingin nya
__ADS_1
" Ka..kakak ngapain di sini .?" tanya lili kaget
" Seharusnya kakak yang tanya sedang apa kamu di sini.? dan siapa laki-laki ini .?"
" Kenalkan kak, ini Reno pacar lili " jawab lili dengan pelan karena ia takut dengan wajah Adam yang seperti ingin menelan nya dalam_dalam
Reno pun langsung berdiri " halo kak, perkenalkan nama saya rafa " ucap Reno sambil mengulurkan tangannya
" hm.." jawab dingin Adam
" Is is is.. jangan terlalu galak seperti itu, toh kita juga di sini sedang pacaran " Ucap. Meisya sambil duduk di kursi dekat lili " Sudah ayo duduk, kita gabung saja bareng lili itung-itung kita kencan bareng " kata meisya santai sambil tersenyum
Lili jangan di tanya lagi, gugup,takut dan cemas sudah pasti karena baru kali ini ia memperkenalkan pacar nya kepada Adam, walaupun awal nya belum ada niat
" Jelaskan semua nya, sejak kapan kalian pacaran, bertemu dimana.? sedang apa di sini.? " tanya Adam " Dan kamu " tunjuk Adam kepada Reno " usia berapa.? kerja dimana.? orang mana.?"
__ADS_1
" Ya ampun mas, satu_satu kali tanta nya, mereka jadi kebingungan harus jawab yang mana dulu " kata meisya " Lagian mending kita pesan dulu pasti mereka juga belum pesan kan, Reno pesankan kita makan dulu ya, kalian harus isi tenaga dulu sebelum menjawab pertanyaan pacarku ini "
Reno pun mengangguk, ia langsung berdiri dan memesankan makanan
" Haduh jantung gue bisa copot ini, apa lagi ekspresi kak Adam kaya yang mau nelen orang " Batin lili
" Li, apa kamu sudah tau jika salah satu teman kita besok menikah.?" tanya meisya untuk memecahkan suasana
" Iyah aku tau, tapi aku mala untuk datang " jawab lili
" Kenapa.? " tanya meisya, sedangkan Adam hanya mendengarkan saja
" Aku malas, karena dulu dia suka ngebully aku yang tidak pernah pacaran " balas lili
" Sekarang kan kamu sudah ada Reno, ajak aja Reno besok, aku juga akan pergi sama mas Adam "
__ADS_1
" Heum gimana besok saja " jawab nya dengan lesu karena yang lili pikiran saat ini adalah keselamatan dia, ia bahkan tidak berani menatap sang kakak yang sedari tadi melotot kepada nya
Tak lama kemudian, Reno kembali ke meja dengan membawa nampan isi makan dan juga minuman