
Mom Meisya langsung membawa Kanza kepada Rekan-rekan Bisnis Daddy bahkan Mommy memperkenalkan Kanza sebagai Calon menantu ‘’ Halo Jeng, Perkenalkan ini Nama nya Kanza. Calon mantu ‘’ Kata Mom yang memperkenalkan kanza
Kanza tersenyum walaupun dirinya bingung kenapa dirinya di perkenalkan sebagai calon mantu ‘’ Kanza, Tante ‘’ Kata Kanza walaupun sebenarnya ia juga bingung dengan apa yang di maksud oleh Mom
‘’ Nama nya Cantik ya seperti orangnya ‘’ Puji teman Mom
Kanza terus di bawa kesana kemari oleh Mom. Sedangkan Amira, Aulia dan juga Fadil mereka masih bingung dengan sikap Mommy nya ‘’ Astaga Kakak, Kakak gak bilang ya sama Aku jika Kakak telah pacaran dengan sahabatku ‘’ Keluh Amira " Dan kenapa kalian merahasiakan nya dariku? "
‘’ Iyah Kenapa Kakak tidak bercerita sama kami ‘’
Fadil melirik kedua adiknya lalu ia membuang napasnya pelan. Fadil sendiri tidak tau jika pelayan di Apartemen nya itu adalah sahabat adiknya bahkan Fadil tidak menyangka jika wanita yang akan di jodohkan dengannya adalah Kanza.
Daddy tersenyum lalu menepuk bahu Fadil ‘’ Terima saja pilihan Mommy mu bukanya selama ini juga kamu sudah mengenalnya ‘’ Kata Daddy
‘’ Maksud Daddy Apa? ‘’ Tanya Fadil yang tidak mengerti
‘’ Hehehe.. jangan berpura-pura kepadaku, Karena Aku tau semua yang kamu lakukan dengan wanita itu di Apartemen ‘’ Daddy menepuk bahu Fadil lalu ia meninggalkan Fadil yang masih bingung dengan ucapan sang Daddy.
Amira dan Aulia langsung mendekat kearah Kakak nya ‘’ Tenang saja Kak, kami akan dukung ko jika Kakak jadian sama Kanza, dia itu gadis yang baik bahkan gadis yang penurut Bahkan semasa sekolah dulu ia itu selalu juara kelas ‘’ Kata Amira
Fadil mendengarkan apa yang di katakan oleh adiknya ‘’ Anak kecil tau apa ‘’ Kata Fadil yang langsung meninggalkan Amira dan juga Kanza
‘’ Hm,.. Kakak ku itu memang gitu, kaya yang ia saja tidak peduli padahal dia sellau peduli dengan orang di sekitarnya ‘’ Kata Amira yang menyenggol lengan Aulia
‘’ Kamu betul, kalo tidak begitu berarti bukan Kakak kita hehehe... ‘’ Balas Aulia tersenyum
‘’ Permisi semuanya, Saya bawa dulu wanitaku ‘’ Kata Fadil yang langsung membawa Kanza dari gerombolan Ibu-ibu
Kanza merasa heran dengan atasannya ‘’ Tuan kita mau kemana? ‘’
Tanya Kanza yang tangannya di tarik oleh Fadil
Ting...
Pintu Lift terbuka Fadil menekan tombol paling atas, Kanza masih bingung karena Fadil membawanya dengan kasar dan tanpa berbicara
‘’ Lepas! ‘’ Kanza menepis tangan Fadil dengan kasar karena pergelangan tangan yang sakit
Ting...
__ADS_1
Lift sampai di tempat tujuan dan Fadil pun membawa Kanza untuk keluar namun Kanza menolak ‘’ Tidak, Saya tidak ingin ikut dengan Anda ‘’ Kata Kanza tegas
‘’ Ikut atau Saya akan membawa kamu dengan cara paksa ‘’ Kata Fadil dengan suara dinginnya
Kanza menatap Fadil dengan tatapan sengit bahkan Kanza langsung keluar tanpa perlawanan dengan di ikuti oleh Fadil ‘’ Kenapa Anda membawa saya ke sini? ‘’ Tanya Kanza
‘’ Kenapa kamu ada di sini? ‘’ Tanya Fadil
‘’ Karena saya mau menghadiri Acara ulang tahun sahabat saya ‘’ Jawab Kanza ‘’ Anda sendiri ngapain ada di sini? ‘’ Tanya Kanza
‘’ Karena Amira adalah Adik saya ‘’ Jawab Fadil membuat Kanza melongo. Kanza tau jika Amira memiliki seorang Kakak tapi Kanza tidak tau jika Kakak nya sudah kembali dari luar negri dan Kanza juga tidak tau wajah dari Kakak Amira seperti Apa, kanza hanya tau jika Amira memiliki seorang Kakak.
‘’ Apa! Kakak Amira? ‘’ Kanza terkejut
Fadil tersenyum kecil ‘’ Oke begini ya, karena kamu sudah masuk kedalam perangkap kedua orang tuaku maka Kita harus mengikuti alur nya ‘’
‘’ Maksud Tuan Apa? ‘’ Tanya Kanza tidka mengerti
Fadil mendongkakkan kepalanya ‘’ Jadi pasangan yang di inginkan oleh kedua orang tua ku ‘’ Kata Fadil tersenyum
Kedua bola mata Kanza langsung membulat lalu menggelengkan kepalanya ‘’ Tidak bisa Tuan ‘’
‘’ Kenapa? Bukannya kamu juga sudah di kenalkan oleh Mommy kepada teman-temannya sebagai calon mantu? ‘’ Kata Fadil ‘’ Jadi kamu juga tidak bisa menolak keinginan kedua orang tuaku jika kamu menolak maka kamu pasti aka mengecewakan dua hati yaitu hati kedua orang tua ku ‘’ Ucap Fadil
Fadil tersenyum ‘’ Maka dari itu kita ikuti saja dulu permainan kedua orang tua ku nanti jika kita benar-benar tidak merasa cocok maka kita bisa memutuskan untuk berpisah ‘’ Kata Fadil ‘’ Anggap saja jika kita sedang pendekatan ‘’ Ucap Fadil yang mendekat kearah Kanza
Kanza melihat Fadil yang semakin mendekat dengan membuka jas miliknya ‘’ Pakailah di sini dingin ‘’ Kata Fadil yang memasangkan Jas milik nya kepada Kanza
‘’ Tuan ‘’
‘’ Mulai saat ini berhentilah memanggilku dengan sebutan Tuan karena saat ini Aku sudah bukan Tuan mu lagi tapi kekasih mu ‘’ Ucap Fadil yang membenarkan anak rambut lalu menyelipkannya di telinga kanza
Fadil menarik napas nya dalam-dalam ketika melihat indahnya leher jenjang yang putih milik Kanza lalu ia mengerjakan kedua matanya ‘’ Lalu Aku harus memangil Tuan Apa? ‘’ Tanya Kanza
‘’ Panggil Aku sayang, honey, Baby, atau... ‘’
‘’ Mas saja, Mas lebih cocok ‘’ Kata Kanza yang langsung memotong ucapan Fadil
Fadil tersenyum lalu ia menganggukkan kepalanya ‘’ Panggilan yang bagus ‘’ Kata Fadil ‘’ Mulai sekarang kamu akan memanggilku dengan sebutan Mas ‘’ Kanza menganggukkan kepalanya
__ADS_1
‘’ Kalo begitu Aku permisi untuk gabung lagi bersama teman-temanku ‘’ pamit kanza yang hendak pergi namun di tahan oleh Fadil
‘’ Mari kita turun bersama ‘’
Kata Fadil yang langsung menggenggam tangan Kanza Entah kesurupan apa, Fadil bisa menerima Kanza menjadi calon Istrinya padahal awalnya Fadil ingin mengajak Kanza untuk berpura-pura menjadi pasangannya agar kedua orang tua nya tidak menjodohkan dirinya dengan Wanita pilihan Mommy.
Mungkin Ini juga adalah cara alam untuk mempersatukan Kanza dengan Fadil.
‘’ Kakak dan Kanza habis dari mana? ‘’ Tanya Amira helan karena tadi Amira sempat mencari keberadaan sahabatnya ini
Fadil mengacak-acak rambut sang adik ‘’ Anak kecil tidak perlu tau ‘’ Kata Fadil yang merasa gemas kepada sang adik
‘’ Is.. sekarang usia ku sudah dua puluh lima tahun Kak, sudah bukan anak kecil lagi ‘’ Keluh Amira
‘’ Tapi bagi Kakak kamu masih kecil ‘’ Balas Fadil ‘’ Yasudah Kakak mau menemui Daddy dulu kamu jaga kakak ipar mu dengan baik ‘’ Kata Fadil yang langsung pergi meninggalkan Amira dan juga Kanza
‘’ Is.. Kakak ku itu benar-benar menyebalkan ‘’ Keluh Amira
Amira menyenggol lengan Kanza ‘’ Sejak kapan kamu kenal dengan Kakak ku? ‘’ Goda Amira
Kanza tersenyum ia juga bingung harus menjelaskannya dari mana ‘’ Dimana Aulia? ‘’ Tanya Kanza mengalihkan pembicaraan
‘’ Tadi sih ada bersama Tante Lili ‘’ Jawab Amira ‘’ Ayok kita minum ‘’ Amira memberikan satu gelas minuman yang berwarna merah
‘’ Terimakasih.. ‘’ Kata Kanza yang ingin langsung meminumnya namun
‘’ Wanita tidak boleh meminum ini ‘’ Kata Fadil yang langsung meminum minuman yang berada di dalam gelas sampai Kandas
‘’ Kakak!! ‘’
Peletak..
Fadil menyentil kening adiknya ‘’ Jangan kamu racuni calon kakak iparmu dengan minuman ini jika sampai Kakak tau maka jangan harap kamu mendapatkan uang jajan dari Kakak ‘’ Kata fadil ‘’ Mari pulang ini sudah malam ‘’ Ajak Fadil kepada Kanza
‘’ Amira, Aku pulang dulu ya ‘’ Kata kanza
Amira memanyunkan bibirnya lalu ia meminum minuman yang ia pegang tadi lalu ia langsung menikmati pesta miliknya sedangkan Daddy dan Mommy mereka lebih memilih pulang lebih awal karena Mom dan juga Daddy tidak ingin mengganggu pesta anak muda walaupun begitu Daddy tetap saja menaruh anak buah nya untuk mengawasi pesta.
‘’ Ayuk kita nikmati pestanyaaaa... ‘’ Seru Amira yang menaikan gelas minum miliknya
__ADS_1
Amira benar-benar menikmati pesta miliknya karena ini adalah pesta pertamanya yang di gelar besar-besaran oleh Mom dan juga Daddy.
‘’ Hahaha.. Amiraaaa’’ Seru Aulia yang bersorak dan ikut bergabung dengan Amira..