Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
KEDATANGAN PAK RT


__ADS_3

Adam dan Meisya mereka bangun ketika Ada suara ketukan di depan Pintu kamar mereka " Mas. ada yang ngetuk " Ucap Meisya " Aku buka dulu ya " Adam langsung mengangguk


Meisya turun dari tempat Tidur Ia langsung mencari pakaian yang di lempar sembarang arah oleh suaminya itu " Kelakuan Mas Adam kebiasaan Suka buang Celana Dal** ku ke mana saja " Keluh Meisya karena ia tidak menemukan Celana Dal** miliknya " Mas tadi kamu buang kemana sih " gerutu Meisya


" Pakai yang baru saja sayang jangan cari yang gak ada " Jawab Adam memejamkan matanya namun Senyum terukir di pipinya


Karena tidak kunjung menemukan Akhirnya Meisya mengambil yang baru di dalam lemari " Mas, aku keluar dulu ya Mau liat siapa yang sayang sekalian bikin Makan siang "


" Eum.. "


Sebenarnya Mereka sudah bangun sedari tadi namun Adam tidak membiarkan Meisya untuk keluar kamar, Adam juga menjelaskan dan meminta Maaf kepada Meisya atas semau kesalahan yang sudah ia lakukan kepada sang istri. Adam sungguh merasa Malu apa lagi Dengan mudahnya Meisya memaafkan dirinya Dengan Sang adik Tidak ada dendam di hati Meisya yang membuat Meisya dengan Mudahnya memaafkan Mereka.


Setelah pembicaraan serius Ternyata Adam pun menginginkan ronde ke dua apa lagi adiknya yang sudah lama tidak berjalan-jalan ke gua Milik Sang istri membuat dirinya meminta Ronde ke dua Meisya sampai menggoda Suaminya " Mas katanya sakit Tapi ko kalo soal itu semangat banget "


" justru ini adalah cara ampuh Biar Mas cepat sembuh Sayang " Modus Adam


Terjadilah Ronde ke dua. Mungkin Karena ke kelahan mereka pun kembali terlelap Apa lagi saat ini Kandungan Meisya sudah Besar pasti gampang lelah.


Setelah membersihkan diri Meisya langsung ke Ruang tamu " Eh pak RT " Ucap Meisya melihat ada pak RT yang sudah duduk lesehan


" Nak Meisya "


" Sebentar saya buatkan minum kopi dulu " Meisya langsung membuatkan secangkir Kopi untuk Pak RT " Di minum Pak "


" Terimakasih Nak. Bapak ke sini karena Ada desas desus kata nya Nak Mentari ini membiarkan Pria asing untuk Masuk kedalam rumah Nak Meisya, Apa Betul itu? Bapak juga liat yang jaga warung berpakaian hitam " tanya Pak RT

__ADS_1


Meisya tersenyum ia mengerti kenapa Pak RT bisa langsung datang ke sini karena di kampung ini bisa di bilang orang-orang nya taat agama jadi kalo ada hal yang mencurigakan pasti mereka akan langsung bertindak


" Pak rt sebelumnya saya minta Maaf karena sudah membuat ke gaduhan di kampung ini. Pria yang di maksud pak rt itu adalah suami saya Dan pria yang menjaga warung itu adalah Anak buah suami saya, Sebenarnya Ketika saya Datang ke kampung ini Saya lagi ada kesalahpahaman dengan suami saya, Namun sekarang sudah membaik dan kesalahpahaman itu juga sudah tuntas " jawab Meisya menjelaskan semuanya Karen iya tidak ingin membuat Salah paham pak rt dan warga yang lain


Pak rt manggut-manggut mengerti " Oh jadi begitu cepatnya. Tapi Maaf ya Nak Meisya apa boleh Bapak lihat Buku Nikah nya? bukan apa-apa ini untuk bukti kepada para warga Karena terkadang Warga hanya menyimpulkan sesuatu hal yang hanya di lihat oleh mereka saja tanpa mereka bertanya "


" Mungkin kalo buku Nikah nya tidak ada tapi Foto pas pernikahan Kita Ada dan di situ juga ada Foto ketika kami sedang memegang Buku Nikah "


" Itu tidak jadi masalah Nak, yang penting Ada bukti saja "


" Sebentar ya pak, Saya ambilkan dulu " Meisya langsung mencari handphone milik suaminya Meisya sangat tau betul Jika Adam menaruh Foto-foto pernikahan mereka dulu. setelah menemukan Meisya pun kembali ke ruang Tamu " Ini pak Fotonya " Ucap Meisya menunjukan Foto pernikahan Mereka kepada Pak rt


" apa ini benar? " Tanya Pak rt bukan pak rt tidak percaya kepada Meisya Namun Pak rt lihat jika acara pernikahan mereka sangat Mewah bahkan di sebuah Gedung


" Ada apa sayang, kenapa aku di suruh bangun? " Tanya Adam yang keluar dari Kamar nya lalu duduk di samping Meisya


" Ck... Wajah tampan seperti ku emang ada tampang penjahat? " Adam Langsung meraba wajah nya


" Mas " tegur Meisya


" Iyah Sayang "


"Maaf Nak, apa ini suaminya? "


Meisya mengangguk " Iyah Pak, ini suami saya Nama nya Mas Adam " ucap Meisya memperkenalkan Adam kepada Pak RT

__ADS_1


" Selamat siang pak Rt" Ucap Adam mengulurkan tangannya


" Siang juga Nak Adam "


" Pak rt jangan Khawatir kita bukan pasangan Mesum tapi karena istri cantik saya sedang merajuk makanya ia kabur ke desa ini. tapi Saya berterimakasih kepada Pak RT karena Sudah menjaga lingkungan kampung ini dengan baik "


" Sama Nak, kalo begitu Bapak permisi dulu ya. Bapak pastikan jika Para warga tidak salah paham lagi " Ucap Pak RT " Oh iya satu lagi, itu tolong kepada pria yang sedang menjaga warung Nak Meisya untuk tidak menggangu Anak gadis orang Kasian anak gadis orang terus saja ia Goda "


Adam dan Meisya langsung saling pandang Mereka tidak yakin Jika Asisten Adam Bisa menggoda gadis desa di sini karena Asisten Adam selalu dingin apa lagi wajah nya seperti kanebo kering " I..iya Pak nanti Saya Tegur " Jawan Meisya


" Kalo begitu Saya pamit ya "


Setelah kepergian Pak Rt Adam dan Meisya langsung kedepan rumah mereka tidak percaya jika Asisten Adam Ada kemajuan Namun setelah mereka ke depan ternyata Bukan asisten Adam yang menunggu Di depan rumah Anisa melainkan Anak buah Adam


" Tadinya aku bersyukur karena asisten Mas ada kemajuan tapi ternyata.. "


" hehehe Kenapa kamu kecewa sayang? "


" Sudahlah aku mau masak dulu buat makan kita, perutku sudah lepar apa lagi di gempur oleh mu mas " Ucap Meisya yang langsung pergi Ke dapur


Bukan Adam nama nya jika ia tidak menjahili istrinya sendiri. Adam ikut ke dapur ia malah terus menempel kepada sang istri " Mas menjauhlah aku susah gerak " keluh Meisya


" aku ingin selalu dekat dengan mu Sayang " rengek Adam


" Jangan aneh-aneh ya Mas, ini aku sedang memegang pisau bagaimana jika pisau ini mengiris tanganku " Keluh Nya

__ADS_1


" heum Kalo begitu Pesan Makana saja sayang bias kamu gak cape-cape Masak "


Meisya menaruh pisau yang ia gunakan lalu memutarkan tubuhnya agar bisa berhadapan dengan Adam lalu mengelus Rahang milik Adam dengan tangan lentiknya " Dengar suamiku sayang, Apa Mas lupa sekarang ada di mana? Jangankan Restoran warung nasi saja tidak ada di sini Jadi Mas jangan Ngada-ngada " jawab Meisya yang langsung memutarkan kembali tubuhnya untuk melanjutkan Acara memasak nya.


__ADS_2