Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
TELINGA YANG TERCEMAR


__ADS_3

Karena hari sudah malam Reno mengantarkan Lili untuk pulang kerumah nya dan Reno langsung pulang setelah berpamitan kepada kedua orang tua Lili


" Duh asiknya yang sedang kasmaran Ampe lupa sama sahabat nya ini " Sindir Meisya yang sedang duduk di meja makan


Lili yang mendapatkan sindiran Langsung berjalan kearah Sahabat nya itu " Apaan sih " Ucap lili malu-malu


" Dih dia malu-malu baru tau aku kamu punya rasa malu hahaha.. "


" dasar sahabat Laknat malah ngetawain lagian kaya kamu gak pernah merasakan jatuh Cinta aja " Lili sambil duduk ia sambil memegangi bibir nya sesekali ia tersenyum sendiri


Meisya yang sadar jika sahabat nya itu senyum-senyum sendiri sambil memegangi bibirnya langsung bertanya " Apa itu Ciuman pertama kalian? " bisik Meisya di telinga Lili


sontak saja Lili membulatkan kedua bola mata nya " Kamu tau dari mana? ah awas ya lo kalo sampe bilang-bilang sama kakak dan kedua orang tua gue bisa-bisa gue di cincang sama mereka " Jawab lili pelan " Tapi rasanya sangat enak bahkan jantung gue kaya mau copot "


" Hahaha Lo tenang aja, Lagian kamu tau sendiri kalo aku paling bisa menjaga Rahasia mu " Kata Meisya " Tapi itu semua tidak gratis "


" Wah wah teman gue sekarang udah pintar malak,! Emang nya apa Yang Lo mau? " Tanya Lili yang tidak ingin Sahabat nya ini membocorkan Rahasianya


" Aku pengen Risoles buatan Ibu mertua mu " jawab Meisya yang ketagihan dengan Risoles buatan Bunda nya Reno


" ah itu mah Gampang, Nanti gue Ke rumah Bunda dan buatkan Risoles khusus buat Lo " kata Lili yang merasa Permintaan Meisya itu sangatlah gampang


" Ok.. tapi Aku mau isian nya seblak Dan Satu lagi Isi nya pake Mozzarella biar meleleh "


" Gila lu, mana ada Risoles isi Seblak "


" Jadi gak mau nih "


" Ah Lo mah permintaannya aneh-aneh aja " Keluh Lili


" Yaudah kalo gak mau Aku akan.. " Meisya Langsung tersenyum ketika Lili menghentikan Ucapannya


" Ok oke gue akan minta kepada Calon ibu mertua gue buat Buatin risoles Isi seblak sesuai keinan loh " Pasrah Lili


" Oke siap kalo begitu aku tinggal dulu ya Mau minta jatah ke ayank embeb keburu ayank embeb nya bobo " Pamit Meisya Sambil nyengir dan meninggalkan Lili sendirian


Lili yang melihat kepergian Meisya langsung membang napas berat, Bisa-bisanya sahabatnya itu Ngomong tanpa Filter

__ADS_1


" Dasar teman gak ada akhlak bumil Omesh dan bumil Haus SE* " Gerutu Lili Memalingkan wajah nya ke arah Lain


Sedangkan Di kamar benar saja Meisya langsung meminta Jatah kepada sang suami, Adam yang awalnya sedang fokus dengan kerjaan nya tiba di kagetkan Dengan istrinya yang langsung memeluk dan menghidupkan Singkong miliknya


Sebagai Pria Normal Pasti tidak akan menolak sentuhan dari istri nya


Des**n demi Des**n mulai terdengar dari mulut mereka berdua Mereka benar-benar menghabiskan malam panjang mereka Karena si Bumil yang meminta Lebih dari satu kali.


Di kamar Lili. Lili baru saja usai Vidio Cal dengan sang kekasih Dan menceritakan keinginan sahabat nya itu


" Kalo bukan buat menjaga Rahasia Ogah aku meminta hal yang aneh kepada Calon ibu mertuaku " Gerutu Lili


Lili membaringkan tubuhnya di Atas tempat tidur lalu ia menatap Langit-langit Kamar nya " Kenapa rasanya sangat manis dan Ah.. sepertinya aku jadi ketagihan dengan Bi**r miliknya " Gumam Lili memegangi Bi**r miliknya sendiri


Saat ini Lili benar-benar Seperti orang yang Bucin dan bahkan Lili sering terlihat senyum-senyum sendiri " Aaahhh.. aku bisa gila jika terus memikirkan Nikmat nya " Keluh Lili yang mengutip wajah nya dengan bantal agar bisa tertidur tanpa memikirkan kejadian tadi Sore


~ PAGI HARI DI RUMAH RENO


Reno keluar dari kamar dengan stelan yang sudah rapih " Pagi Bunda, Pagi dek " sapa Reno


" kakak tumben sudah rapih? " tanya Bunda yang melihat Anak Laki-laki nya yang sudah berpenampilan rapih


" Iyah Pagi ini Kakak ada rapat Bun " jawab Reno yang mengisi piring nya dengan Nasi goreng " Oh iya Bun, Semalam Lili cerita kalo Kakak ipar nya sedang ngidam Risoles buatan Bunda tapi pengen yang isi nya itu seblak dan juga Mozzarella " Kata Reno


Uhuk..uhuk..


" Adek makan itu yang benar " Tegur Bunda sambil Memberikan satu gelas air putih


" Hehehe.. Maaf bunda habis Aneh mana ada Risoles Isi seblak Suka ngarang itu " Jawab Dela menggelengkan kepalanya " Seblak itu enak nya panas-panas terus pedes "


" Tidak aneh Dek, namanya juga orang sedang ngidam jadi wajar jika keinginan nya yang Aneh " ucap Bunda


" Jadi Bunda bisa membuatkan nya? " Tanya Reno


" Insa Allah nanti Bunda buatkan ya " jawab bunda


" Alhamdulillah.. Terimakasih Ya bunda " Bunda tersenyum Lalu menimati sarapan mereka bersama

__ADS_1


Menurut Bunda tidak ada yang aneh Jika Ibu hamil menginginkan sesuatu yang aneh namun Apa bunda bisa membuatkan Risoles isi Seblak?


~ DI RUMAH ADAM


Adam dan Meisya turun dari tangga lalu berjalan kearah Meja makan


" Wih.. sepertinya semalam banyak nyamuk nih " Ledek Lili kepada Meisya


" apaan sih Kamu tidak jelas banget " protes Nya


Lili mengeluarkan Kaca dari tas nya lalu memberikannya kepada Meisya " Lo liat saja sendiri "


Kedua bola mata Meisya langsung membuang sempurna ketika melihat merah-merah di lehernya " Masss!!!!" Kesal nya menatap sang suami sedangkan yang di tatap malah acuh


" hahaha.. " lili tertawa Bahkan Bibi Vina dan Paman Ibram ikut tertawa melihat Meisya yang terkejut karena lehernya merah-merah


" Dasar Pengantin baru " Paman Ibram menggelengkan kepalanya


" Kaya anda tidak saja " Sindir Bibi Vina


" tapi kan Papah Selalu di tempat yang tertutup tidak seperti Ponakan mu "


Lili yang mendengar percakapan Orang tau nya Langsung Menutup telinga " Kalian Semua sudah mencemarkan telinga ku " keluh Lili


sontak saja semua yang ada di meja Langsung diam karena mendengar teriakan Lili


"Non di depan ada Den Reno " kata Bibi


" Alhamdulillah.. akhirnya Aku lepas dari pembicaraan kalian yang tidak berpaedah ini " kata Lili yang langsung pamit kepada kedua orang tua nya lalu Pergi


Paman Ibram yang melihat kepergian Putrinya langsung berbisik kepada sang istri " dia sekarang merasa tercemar padahal Jika dirinya sudah menikah malah akan meminta suaminya untuk berteriak dan meminta di sebut Nama nya ketika sudah sampai puncak " bisiknya


Bini Vina langsung mencubit Perut Paman Ibram " Jangan Aneh-aneh pah, Putri kita tidak seperti mu yang selalu di sebut Nama nya ketika sampai di puncak " jawab nya kesal


" Buah itu tidak akan jatuh jauh dari pohonnya Papah yakin itu "


" Terserah lah "

__ADS_1


__ADS_2