Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
BERKUNJUNG


__ADS_3

Pagi ini Dava sudah siap dengan pakaian rapihnya lalu hendak akan sarapan namun ia melihat Diva yang malah bengong " Ada apa dengan mu? " tegur Dava


" Ah iya Maaf Pak " Ucap diva menundukkan kepalanya


" Jaga matamu " Tegur nya lagi


Diva mengangguk paham lalu mereka gabung dengan Para Pelayan yang lainya untuk sarapan " Selamat makan " Ucap Diva. Bibi tersenyum lalu mereka menikmati Sarapan mereka dengan tenang, Lagi-lagi Diva mencuri pandang kearah Dava yang berwajah dingin


" Sudah ku katakan jaga matamu " Ucap Dava dingin


" maaf "


" Kamu ini terus saja bersikap dingin, memangnya kenapa kalo di tatap oleh Diva " keluh Bibi


" aku hanya tidak nyaman Bi "


" ck.. sudah makan kemabli keburu nyonya dan Tuan bangun " tegur Bibi


Setelah sarapan Bibi mejelaskan apa saja yang harus Diva kerjakan bibi juga memberitahu Diva kalo di sini masing-masing pelayan memiliki kerjaan mereka masing-masing " Kamu paham "


" paham Bu " jawab Diva. Diva di tugaskan untuk menyiram tanaman sehari dua kali pagi dan sore, kalo Sudan beres Diva bisa langsung ke Paviliun jangan berdiam diri di Rumah utama.


" yasudah kerjakan, Bibi mau siapkan Sarpan dulu untuk Nyonya dan Tuan biasanya mereka akan turun jam Tujuh lagi, Selama mereka sarapan kamu gak boleh melewati Ruang makan Karen itu tidak sopan " Diva lagi-lagi mengerti


" sultan mah beda ya Bi hehehe "


" Hus. kamu itu sudah mulai kerja " tegur Bibi yang ikut Terkekeh


Diva Langsung mengambil selang yang biasa di gunakan untuk menyiram tanaman, Semua tanaman Diva Siram tidak terlewatkan. Diva tidak ingin mengecewakan Atasan nya ia ingin mereka bangga karena tidak salah pilih orang.


Diva juga Sudah di beritahu jika gajih yang di berikan kepada dirinya sekitar 8Juta + 2juta untuk kebutuhan dirinya sehari-hari. Diva Sudah berjanji kepada dirinya sendiri Jika ia akan memberikan setengah gajihnya kepada Ibu panti untuk kebutuhan Adik-adik di panti.


Meisya yang sudah bangun Langsung membangunkan sang suami " Mas bangun sudah siang " ucap Meisya membuka gorden kamar nya namun Meisya melihat seorang gadis di bawah sana " Dia sangat gigih sekali" Gumam Meisya


" siapa yang gigih Sayang? " tanya Adam sambil memeluk sang istri dari belakang


" Itu Gadis yang kemarin kita tolong " Jawab Meisya


Adam Langsung melihat ke arah luar lalu ia melihat Di sana ada Diva yang sedang menyiram tanaman " Dia gadis yang gigih dia juga gadis yang malang " ucap Adam


Meisya melirik kearah Sang suami " Semalam Dava mengirim Email Tentang Wanita itu "

__ADS_1


" Jadi kalian menyelidikinya? "


Adam mengangguk " tentu saja, Semua yang akan bekerja di sini ahrus lewat seleksi aku tidak ingin ada orang yang jahat masuk kedalam rumah kita, Ini istana mu sayang jadi mana mungkin aku membiarkan orang Masuk untuk merusaknya " ucap Adam mengecup kening sang istri " Apa lagi kita baru mengenal gadis itu "


Meisya langsung mengecup balik Bi** sang suami " terimakasih sayang " Kata Meisya kepada sang suami


" apapun akan aku lakukan salakan kamu nyaman berada di istana mu sendiri sayang "


Adam memundurkan tubuh Meisya ke sopa lalu Memutar balikan posisinya agar Meisya menghadap ke arah sopa " sekali sayang "


" Lakukan " Ucap Meisya pasang


Adam langsung bermain di bawah Sanah Lewat belakang bahkan Adam tidak segan untuk Mengh** dan Menj*** Nya, setelah merasa Cukup Adam langsung memasukan Pisang milinya kedalam Donat


#Skip


~ DI RUMAH RENO


Lili sedang membantu Bunda untuk menyiapkan sarapan, Semakin hari Bunda dan lili semakin dekat bahkan Lili juga tidak segan untuk bercerita kepada Bunda


" Bund, Ini apa yang kurang? " Tanya Lili sambil memberikan satu sendok Sup ke Bunda


Bunda langsung menyicipi sup itu " Kurang garam sedikit sayang " jawab bunda


" Siap Bunda " Jawab Lili


Lili langsung menaruh sup di meja makan Ia juga tidak lupa membawa makanan yang lainnya " Yank sudah bangun " Ucap lili ketika melihat Reno yang sudah keluar dari Kamarnya


" sudah sayang " jawab Reno


" Ayo sarapan, Semuanya sudah siap " ajak Lili


" oh iya, Nanti siang aku mau ke rumah Kak Adam boleh? * Tanya Lili


" boleh Yank, kamu perbaikilah hubunganmu dengan kak Meisya, Kalian kan dulu adalah sahabat tidak baik jika harus musuhan lama-lama " ucap Reno


" Iya Yank " jawab lili


Reno tersenyum ia senang karena istrinya mulai Kembali seperti dulu lagi " ayo sarapan " ajak Reno


Akhirnya mereka sarapan bersama dengan Bunda, setelah Usai sarapan Reno pergi ke Kantor sedangkan Lili pergi ke Outlet miliknya, Nanti siang Lili akan ke ruang kakak iparnya untuk Memperbaiki hubungannya dengan Meisya. Lili juga merindukan Masa-masa kebersamaan Dirinya dengan Meisya. selama ini dirinya tidak pernah Bermusuhan.

__ADS_1


Lili masuk kedalam ruangannya ia memeriksa semua berkas yang akan ia cek, Sekarang usaha lili semakin Maju ia juga sudah memberikan beberapa Prodak ke Adik ipar nya agar mempromosikan si sosial medianya. Lili senang karena adik iparnya itu sangat gigih dalam mempromosikan produk milinya.


" Mbak "


" Iyan masuk " Ucap Lili dari dalam


" Mbak *


" Ada apa? " Tanya Lili yang menghentikan gerakannya


" Aku.. " Ucapnya ragu


" katakan *


" Aku mau kasbon Mbak, Aku butuh buat biaya Adikku sekolah " ucapnya sambil menunduk Karena ia takut Jika Lili akan memarahinya


Lili melihat kearah pegawainya, Ia tau betul kalo wanita yang ada di hadapannya ini adalah Karyawan baru tapi Lili juga melihat selama ini dia selalu bekerja keras dan tidak pernah libur " Baik. berapa yang kamu butuhkan? " Tanya Lili


Wanita itu langsung melihat kearah Lili lalu meneteskan air mata nya " terimakasih Mbak, terimakasih " Ucapnya


" Jadi berapa yang kamu butuhkan "


" Lima ratus ribu Mbak " Jawab nya " itu sudah cukup buat bayar sekolah adik saya "


" Oke. nanti saya Transfer ke rekening mu, Sekarang kembalilah bekerja " Ucap Lili


" Baik Mbak, sekali lagi terimakasih "


" Hm.. "


Lili melihat kepergian Pegawainya lalu ia melanjutkan aktivitasnya.


~ DI RUMAH AFNAN


Meisya sedang Berbincang-bincang dengan Bibi sambil mengemil makanan yang di buatkan oleh Bibi tadi " Ini resep baru Bibi? enak " Ucap Meisya


" ini buatan Diva Nyonya. tadi sebelum ia pergi Dia membuatkan Cemilan untuk orang-orang di Paviliun "


" Oh ya.. Lalu kenapa Bibi Kasih ke aku, Kan kasian yang lain belum coba " ucap Meisya yang sudah menghabiskan setengah piring


" Gak apa-apa Nyonya, Kita sudah makan ko. Bibi ingat Sama Nyonya yang suka ngemil makanya bibi bawakan buat Nyonya "

__ADS_1


" Ah.. terimakasih Bibi. bibi emang paling pengertian " Ucap Meisya


" Assalamualaikum... "


__ADS_2