Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Bab 40


__ADS_3

Meisya melakukan aktivitas nya dengan tidak mudah karena, apa lagi hari ini ia harus kerja sama dengan Sisil, Sisil yang sedari tadi selalu mencari kesalahan meisya agar kena tegur, namun meisya begitu sabar menghadapi Sisil ia tidak ingin terpancing oleh Sisil


" Lo itu bisa gak sih.? kalo gak bisa tinggal keluar dari sini buang_buang waktu saja " kesal Sisil


" Maaf kak " hanya itu yang bisa meisya ucapkan, walaupun hati nya sudah gondok karena sedari tadi Sisil nge bentak_bentak dirinya namun ia tidak ingin ada keributan


" Kita ulangi lagi ya, semangat meisya" teriak Jeje dengan mengangkat kedua tangan nya, meisya hanya membalas dengan senyuman


Mereka tau kalo Sisil memang mencari kesalahan meisya agar ia bisa meluapkan rasa marah dirinya kepada meisya


Jam sudah menunjukan jam 2 siang, meisya baru usai pemotretan, hari ini sangat melelahkan untuk dirinya samapi_sampai ia lupa belum makan siang " Heh.. liat nih gara_gara Lo gue jadi kena tegur karena gue telat datang ke lokasi syuting " bentak Sisil

__ADS_1


" Maaf kak " jawab meisya masih lembut


" Gini nih kalo model pake orang dalam, gak bisa apa_apa tapi masih saja di terima, seharusnya Lo itu mikir jangan mempermalukan orang dalam itu yang sudah susah_susah masukin lo ke sini " sinis Sisil dengan tatapan tajam nya


Meisya yang sudah tidak tahan lagi dengan makian Sisil akhir nya ia berdiri dan menatap Sisil dengan intens " Dengar ya kak, aku sedari tadi diam bukan berarti aku takut kepada kakak tapi aku menghargai kakak sebagai senior aku, aku pikir kakak layak untuk di hargai tapi ternyata tidak sama sekali, boleh cantik tapi mulut dan hati nurani kakak kurang cantik, makanya kalo pas lagi beli kecantikan itu sekalian sama hati nurani kakak " ucap meisya dengan berani, ketika ia ingin melangkah ia berbalik lagi menatap Sisil " Dan satu lagi, memang nya kenapa kalo aku masuk karena orang dalam.? kakak pikir hanya kakak saja yang bisa masuk pake orang dalam.? lebih terhormat aku mungkin, di masukan langsung oleh tuan Adam, sedangkan kakak hanya di masukan oleh antek_antek nya " sindir meisya lalu ia berlalu begitu saja melewati teman_teman nya yang langsung memberikan jempol kepada meisya


Sudah cukup selama beberapa bulan ini meisya sabar menghadapi Sisil, Kini ia tidak ingin terus ditindas lagi oleh Sisil


Sisil yang mendengar ucapan meisya ia langsung berteriak karena ia tidak terima dengan ucapan meisya " Aaaaaaahhhhhhhhhh..... siaalan awas kau janda " ancam Sisil dengan muka sangar nya


Setelah berganti pakaian meisya langsung berjalan ke kantin karena perut nya yang sudah laper sedari tadi, ia langsung memesan makanan, tak menunggu lama ia langsung memakan makanan yang ada di hadapan nya

__ADS_1


Biyurrrrr


Meisya yang sedang menikmati makan nya tiba-tiba dia di siram dengan air dingin, tangan Sisil mengepal menahan marah " Heh jala*** sudah berapa kali aku ingatkan padamu jangan mendekati tuan adam, karena tuan Adam adalah milikku " ucap wanita itu


Meisya yang sudah menahan marah nya langsung berdiri " Kenapa semua penggemar tuan Adam malah mengancam ku, kalo tuan Adam milik mu kenapa kamu tidak bilang langsung kepada tuan Adam agar tidak mendekati ku.? atau mau aku tanyakan langsung.?" tawar meisya sambil mengeluarkan handphone


" Bahkan aku tidak Sudi untuk dekat dengan nya, wanitaku hanya meisya, wanita cantik, ramah dan juga pintar " kata Adam sambil merangkul pinggang meisya dengan lembut lalu mengecup bi** meisya dengan lembut,


Adam dan Dafa yang baru saja sampai di kantin ia di kejutkan dengan seorang wanita yang berani menyiram kekasih nya


Wanita itu tidak berkutik melihat Adam berada di sana, ia hanya bisa menunduk karena takut

__ADS_1


" Dafa aku tidak ingin ada orang yang seperti ini di perusahaan ku, karena perusahaan ku harus orang yang benar-benar berpendidikan dan juga tau tatak Rama " kata Adam setelah memasangkan jas miliknya kepada meisya, lalu mereka pergi meninggalkan kantin


" Baik tuan "


__ADS_2