
Not sure if you know this
(Aku tak yakin kau tahu ini)
But when we first met
(Namun sejak pertama kita bertemu)
I got so nervous I couldn't speak
(Aku merasa begitu gugup, aku tak bisa berucap)
In that very moment
(Pada saat itu juga)
I found the one and
(Aku menemukan seseorang dan)
My life had found its missing piece
(Hidupku menjadi lengkap)
Not sure if you know this but when we first met
(Tidak yakin apakah kau tau ini tapi saat pertama kita bertemu)
I got so nervous, I couldn’t speak
(Aku sangat gugup, aku tidak bisa bicara)
In that very moment, I found the one and
(Pada saat itu juga, kutemukan seseorang dan)
My life had found its missing piece
__ADS_1
(Hidupku telah menemukan bagiannya yang hilang)
So as long as I live I’ll love you
(Selama aku hidup, ku kan mencintaimu)
Will have and hold you
(Akan memiliki dan memelukmu)
You look so beautiful in white
(Kau terlihat sangat cantik bergaun putih)
And from now ‘til my very last breath
(Dan mulai sekarang hingga akhir nafasku)
This day I’ll cherish
(Hari ini akan selalu ku kenang)
You look so beautiful in white tonight
(Kau terlihat sangat cantik bergaun putih malam ini)
(Apa yang kita miliki adalah abadi, cintaku tiada akhirnya)
And with this ring I say to the world
(Dan dengan cincin ini, ku katakan pada dunia)
You’re my every reason, you’re all that I believe in
(Kau adalah semua alasanku, kau adalah segala yang aku percayai)
With all my heart I mean every word
__ADS_1
(Dengan sepenuh hatiku, kuucap setiap kata sungguh-sungguh)
So as long as I live I’ll love you
(Selama aku hidup, ku kan mencintaimu)
Will have and hold you
(Akan memiliki dan memelukmu)
You look so beautiful in white
(Kau terlihat sangat cantik bergaun putih)
And from now ‘til my very last breath
(Dan mulai sekarang hingga akhir nafasku)
This day I’ll cherish
(Hari ini akan selalu ku kenang)
You look so beautiful in white tonight
(Kau terlihat sangat cantik bergaun putih malam ini)
Tak terasa Hari yang di tunggu-tunggu telah tiba, Saat ini Meisya dan juga Adam sudah resmi menikah, Saat ini mereka sedang menikmati resepsi, Gaun yang di pake meisya sangat sederhana namun elegan membuat kecantikan meisya semakin terpancar dan sangat serasi dengan Adam " Aku sudah tidak sabar menunggu acara ini beres " bisik Adam
Ini adalah pernikahan pertama untuk Adam membuat ia sangat tidak sabaran " Sabar, suruh siapa mengundang banyak orang " Ledek Meisya sambil tersenyum
" Ia aku yang salah, Pokonya nanti malam jangan harap bisa tidur dengan tenang "
" Siapa takut " Jawab Meisya menantang
" awas ya " Adam mencubit hidung Sang istri karena gemas
__ADS_1
Mesya
Meisya sangat bersyukur karena ia bisa menikah dengan laki_laki yang mencintai dirinya, Walaupun Lika liku perjalanan cinta mereka tidak lah gampang banyak krikil yang mencoba untuk memisahkan mereka namun karena keteguhan dan keseriusan akhirnya mereka sampai di harbahagia ini, ini baru awal mudah_mudahan saja akan selalu di permudahkan