Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
BERBINCANG


__ADS_3

Kanza merapihkan meja kerjanya karena jam sudah menunjukan jam pulang kerja, Kanza melihat Handphone miliknya lalu ia membuang napasnya pelan karena tidak mendapatkan pesan dari Fadil.


Tidak ingin menunggu lama Kanza pun langsung pulang namun siapa sangka jika Kanza melihat Fadil yang sedang mengobrol dengan Liana ‘’ Mas ‘’ Sapa Kanza sambil tersenyum


‘’ Hm.. ‘’ Jawab Fadil lalu ia menoleh kearah Liana ‘’ Itu saja yang bisa aku sampaikan sama kamu ‘’ Ucap Fadil yang langsung di balas anggukan oleh Liana


‘’ Mari pulang ‘’ Ajak Fadil kepada Kanza


‘’ Iyah Mas ‘’ Jawab Kanza


Fadil langsung menggenggam tangan Kanza ‘’ Apa Mas hari ini sibuk? ‘’ Tanya Kanza


‘’ Lumayan ‘’ Jawab Fadil yang langsung membuka pintu mobil untuk Kanza


Kanza langsung duduk di kursi sebelah kemudi ‘’ Bagaimana kerjaan mu di hari pertama? Apa ada yang menyulitkan mu? ‘’ Tanya Fadil


Kanza menggelengkan kepalanya ‘’ Enggak ada Mas, malah mereka sangat ramah dan mau membantu aku ‘’ Jawab Kanza sambil tersenyum


‘’ Iya Syukurlah kalo begitu, jika ada Apa-apa kamu bisa hubungi Aku dan aku akan segera ke kantor ‘’ Kata Fadil


‘’ Iya Mas, terimakasih ya ‘’ Ucap Kanza


‘’ Untuk Apa? ‘’


‘’ Terimakasih karena sudah mau menerima aku di perusahaan mas ‘’ Jawab Kanza


Fadil tersenyum ‘’ Tidak perlu berterimakasih, itu sudah menjadi kewajibanku ‘’ Ucap Fadil yang mencium punggung tangan Kanza dengan lembut


Wajah Kanza langsung memerah, entah kenapa Kanza selalu merasa malu jika Fadil memperlakukannya dengan manis seperti ini.


Sesampainya di depan kosan milik Kanza, Kanza mengajak Fadil untuk Mampir ‘’ Masuk Mas ‘’ Ajak Kanza


Fadil pun masuk kedalam Kamar milik Kanza, kamar yang cukup rapih, bersih dan terlihat sangat nyaman untuk di tinggali ‘’ Apa setiap malam kamu tidur di sini? ‘’ Tunjuk Fadil ke tempat tidur milik Kanza


Tempat tidur yang tidak menggunakan ranjang. Fadil duduk di Karpet ia melihat Foto-foto Kanza yang sedang bersama adik-adiknya selama di sekolah dulu ‘’ Cantik ‘’ Ucap Fadil


‘’ Ini Kak, di minum ‘’ Kata Kanza yang memberikan Segelas air putih kepada Fadil


‘’ Terimakasih ‘’ Fadil mengambil gelas yang di berikan oleh Kanza


‘’ Ini Foto-foto aku bersama Amira dan juga Aulia ‘’ Ucap Kanza


‘’ DI antara mereka hanya kamu yang paling cantik ‘’ Puji Fadil


Kanza tersenyum malu ‘’ Mereka sangat manis dan juga rendah hati makanya aku bisa berteman lama dengannya ‘’

__ADS_1


‘’ Apa mereka nakal ketika sedang sekolah? ‘’ Tanya Fadil yang menatap Kanza dengan Intens


Kanza menggelengkan kepalanya ‘’ Mereka murid yang sangat patuh dan tidak pernah membuat ulah ‘’ Jawab Kanza


‘’ Apa saat ini kamu sedang menutupi kebenaran? ‘’


‘’ Hehehe.. memang itulah kenyataan nya ‘’ Jawab Kanza tersenyum


Fadil menarik tangan Kanza agar Kanza terjatuh ke dalam pelukannya lalu ia meraup bibir merah milik Kanza dengan lembut, Fadil melihat Kanza yang menutup kedua mataya ia langsung tersenyum lalu melanjutkan aksinya.


‘’ Eum.. ‘’ Fadil melepaskan pautan ketika mendengar ******* Kanza lalu ia mengusap bibir Kanza yang basah lalu ia memeluk Kanza dengan lekat


‘’ Maafkan Aku, Aku tidak bisa menahannya ‘’ Ucap Fadil yang di balas anggukan oleh Kanza.


Di salah satu Mol Aulia yang sedang jalan-jalan tiba-tiba saja di cegat oleh Pak Rendi


‘’ Kak Rendi ‘’ Kata Aulia yang langsung  menepis tangan Pak Rendi


‘’ Aulia kenapa kamu tidak pernah membalas pesan yang aku kirim untukmu? ‘’ Tanya Pak Rendi


‘’ Maaf Kak, aku harus segera pulang nanti Ibu mencari ku ‘’ Elak Aulia yang langsung meninggalkan Pak Rendi di sana


Jelas Pak Rendi tau jika saat ini Aulia sedang menghindarinya karena tidak biasanya Aulia beralasan jika di ajak bertemu.


Aulia langsung memutuskan untuk pulang karena ia tidak ingin melihat Pak Rendi lagi, sudah cukup dirinya merasa di permainkan oleh Pak Rendi, ia tidak ingin di permainkan lagi ‘’ Maaf Kak, aku lebih memilih hatiku tetap sehat dari pada aku berada di sisi mu tapi hatiku tidak pernah sehat bahkan sakit ‘’ Gumam Aulia yang langsung membawa mobilnya ke rumah miliknya.


‘’ Kamu sudah pulang ‘’ Kata Mom Meisya


‘’ Anak ini selalu saja keluyuran tidak jelas ‘’ keluh Ibu Lili


‘’ Nama nya juga anak gadis ‘’ Elak Aulia yang langsung duduk di samping sang Ibu


‘’ Kamu itu sudah bukan gadis lagi melainkan wanita dewasa, Apa kamu tidak ingin seperti Kanza yang sebentar lagi akan menikah ‘’ Keluh Ibu Lili yang tidak habis pikir sama putrinya yang hanya bisa jalan-jalan tidak jelas


‘’ What's!! ‘’ Aulia terkejut mendengar penuturan Ibunya ‘’ Ibu, Tante serius jika kanza akan segera menikah? ‘’ Tanya Aulia


‘’ Iyah, Tante Dan Om sedang menyiapkan pernikahannya, kamu harus datang dengan pasanganmu ‘’ Kata Mom sambil tersenyum


Aulia menggaruk kepala yang tidak gatal ‘’ Jangankan pasangan teman pria saja aku tidak punya ‘’ keluh Aulia


Mom melirik kearah Ibu Lili ‘’ Kalo begitu kamu harus menerima pria yang akan Mom kenalkan sama kamu ‘’ Kata Ibu Lili


‘’ Big no! Ibu pikir aku tidak bisa mencarinya sendiri ‘’ Keluh Aulia


‘’ Kalo begitu bawalah kekasihmu kemari agar Ibu mengenalnya ‘’ Kata Ibu Lili ‘’ Ibu juga ingin memiliki menantu seperti Sahabat Ibu ini, dan Ibu juga sudah tidak sabar ingin segera menimang cucu yang lucu-lucu ‘’ Kata Ibu Lili

__ADS_1


‘’ Hm... Tau ah, Aku mau ke kamar dulu ‘’ Aulia lebih baik pergi dari obrolan ibunya dari pada menjawab sang ibu yang meminta yang tidak-tidak darinya.


‘’ Lihatlah, Anak itu selalu begitu,.. ‘’ Keluh Ibu lili


‘’ Tidak jauh beda dengan Amira, Amira juga sama seperti Aulia jika di tanta kapan membawa pacarnya pasti gitu main kabur ‘’ Keluh Mom


‘’ Mereka memang sebelas dua belas, jangan-jangan nanti mereka menikah juga akan bersamaan ‘’ Canda Ibu Lili sambil tersenyum


‘’ Hahaha.. bisa jadi ‘’ Balas Mom ‘’ Nanti kita akan buat pesta yang meriah untuk  mereka, eum.. Aku tidak sabar untuk menantikan itu semua ‘’ Kata Mom sambil


‘’ Kamu benar, Aku juga tidak sabar untuk menantikan masa itu ‘’ Kata Lili ‘’ Apa jangan-jangan mereka nanti bikin anak bersama dan memberikan cucu bersamaan hahaha... ‘’


‘’ Khayalan kita terllau tinggi ya ‘’ kata Mom


‘’ Sayang Mari pulang ‘’ Ajak Daddy yang baru saja datang


Ibu Lili dan Mommy langsung menghentikan tawanya ‘’ Is.. Kakak tidak asik, orang lagi ngobrol malah di ajak pulang ‘’ Keluh Ibu lili


Daddy duduk di samping sang Istri ‘’ Baiklah Aku akan menunggu kalian sampai beres mengobrol tapi ambilkan dulu Aku kopi ‘’ Pinta Daddy kepada Ibu Lili


‘’ Minta saja sama Bibi ‘’ Kata Ibu Lili yang langsung menyuruh Bibi untuk buatkan Kopi untuk sang Kakak


‘’ Dasar pemalasan ‘’ Keluh Daddy


‘’ Biarin Wekk ‘’ Ibu Lili malah menjulurkan lidah nya kepada sang Kakak


Mom Meisya sudah tidak merasa aneh lagi jika Suami dan juga adiknya ini saling meledek karena mereka memang selalu begitu jika bertemu.


‘’ Oh iya Dad, kita kapan akan memberitahu Kanza dan juga Fadil jika mereka akan menikah dua minggu lagi  ‘’ Kata Mommy


‘’ Suruh besok mereka makan malam di rumah kita ‘’ Kata Daddy ‘’ Jika kamu yang menyuruh pasti Putramu yang nakal itu akan langsung menurut ‘’


‘’ Iyah, Nanti aku suruh mereka untuk makan malam bersama kita ‘’ Balas Mom ‘’ Aku juga sudah tidak sabar ingin memberitahu mereka soal penikahannya ‘’


‘’ Besok aku dan suamiku Akan datang ke rumah Kakak ‘’ Kata Ibu Lili


‘’ Mau ngapain? ‘’ Tanya Daddy heran


‘’ Mau numpang makan malam ‘’ Jawab Ibu Lili ‘’ Besok pasti akan banyak makanan enak, kan lumayan bisa makan gratis hehehe.. ‘’


‘’ Enak saja, tidak Ada Pintu rumah ku akan aku tutup rapat-rapat agar kalian tidak datang ‘’


‘’ Silahkan saja, kan aku punya Kakak ipar yang baik hati dan tidak sombong jadi aku pasti akan masih bisa masuk karena Kakak iparku tidak akan membiarkan adik ipar nya kedinginan dengan perut yang kosong ‘’ Balas Ibu Lili tersenyum karena bisa membungkam mulut sang Kakak ‘’ Iya kan Kakak ipar ‘’


Mom Meisya hanya tersenyum, ia cukup tau bagaimana adik iparnya ini " Kalo begitu besok kamu bawa buah-buahan ya soalnya aku besok pasti akan repot sekali " Kata Mom Meisya

__ADS_1


" Oke "


__ADS_2