Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Bab 32


__ADS_3

Hari ini sesuai dengan rencana mereka akan pulang ke kota, jarak dari villa ke kota hanya membutuhkan waktu Tiga jam, kini mereka sedang berada di mobil yang di kendarai oleh Adam sendiri, sedangkan Meisya ia sibuk melihat ke arah jendela luar karena di suguhi pemandangan yang indah " Kapan kita akan ke sini lagi.?" tanya Meisya


" Terserah padamu, jika kau ingin akan aku bawa kau kembali ke sini " jawab Adam sambil melirik ke arah Meisya


" Di sini pemandangan nya sangat indah dan tidak padat penduduk "


" Hanya orang-orang tertentu yang bisa mempunyai villa di daerah sini, di sini juga jarang ada penduduk asli, ke banyakan nya pendatang dari kota " jawab nya


" Wah... berarti kakak termasuk orang tertentu dong ?" tanya Meisya yang masih setia melihat keluar


Adam tidak menjawab ia hanya tersenyum simpul, Tak lama kemudian Meisya tertidur setelah lelah berceloteh, Setiap ia melihat sesuatu yang menurut dia unik dan indah pasti langsung bertanya kepada Adam


Adam yang melihat Meisya tertidur merasa lega, karena tidak perlu menjawab pertanyaan Meisya lagi, Meisya seperti anak kecil yang segala ingin tau


Setelah menempuh perjalanan Tiga jam kurang akhirnya mereka sampai juga di kota, Meisya juga sudah bangun, ia meminta Adam untuk menurunkan nya di sebuah Kafe " Yakin kamu mau turun di sini.?" tanya Adam


" Iyah kak, aku mau menemui seseorang dulu " jawab Meisya


" Siapa.?"

__ADS_1


" Ada deh, ih kakak kepo heheh..." Kata Meisya sambil tertawa


Adam merasa sebal ketika di kerjain oleh Meisya, andai saja hari ini ia tidak ada pertemuan penting, ia akan lebih memilih menemani Meisya dari kejauhan " Ya sudah aku turun dulu ya kak " pamit Meisya


" Em.. hati_hati kalo ada apa_apa segera hubungi kakak, dan jangan lupa makan siang, maaf aku tidak mengajak mu makan siang terlebih dahulu karena aku sudah di tunggu di kantor " ucap Adam


" Iyah tidak apa-apa kak, kakak juga jangan lupa makan siang ya, dan semoga urusan kakak lancar Dah.." Meisya pun langsung keluar dari mobil ia langsung berjalan ke arah kafe tersebut


Karena masih ada waktu satu jam, Meisya pun memesan makan terlebih dahulu karena ia laper


Ting


Adam. : Makan lah yang banyak, karena untuk menghadapi masalah itu butuh tenaga


Meisya. : siap bos, Aku akan isi amunisi untuk menghadapi mereka


Adam. : good Love you sayang


Meisya menggelengkan kepala nya " ternyata kak Adam sudah mulai ngawur " gumam Meisya

__ADS_1


Ting


Diego. : dimana kamu sayang ?kenapa no kamu baru aktif


Diego. : Cepat katakan dimana biar aku jemput


Diego. : Meisyaaaaaa


Diego. : Aku minta maaf karena sudah membohongi mu, ayo kita bertemu dan selesaikan masalah kita, Aku harap setelah kamu pergi kamu bisa berpikir dengan jernih


Meisya. : Selesaikan lah dulu pekerjaan mu, nanti sore kita bertemu di rumah


Diego. : Baik sayang, aku akan pulang cepat, aku sungguh merindukan mu 😘


Meisya menaruh handphone nya ke dalam tas, ia malas untuk membalas pesan dari Diego, tak lama kemudian Seorang wanita berjalan ke arah meja Meisya


Tok..tok..tok...


Wanita itu mengetuk meja milik Meisya " Apa kau yang bernama Meisya .?"

__ADS_1


Deg..


Meisya pun menoleh ke arah wanita itu " Iyah saya Meisya, apa anda...?"


__ADS_2