Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
BAHAGIA


__ADS_3

Meisya yang sudah mengganti pakaian nya terkejut melihat Adam yang sudah berada di ambang pintu " Loh ko mas nyusul ke sini.?"


Adam berjalan ke arah meisya " Habis kamu lama sayang "


Meisya tersenyum mendengar ucapan sang kekasih " Maaf ya mas, yaudah ayo kita pergi " ajak Meisya sambil mengambil tas nya, dan tidak lupa pamit ke orang_orang yang ada di sana


Adam memegang tangan Meisya dengan erat seperti orang yang mau menyebrang " Mas kita pergi makan ke mana.?"


" Ada deh, kejutan sayang " balas Adam sambil tersenyum manis


Karyawan yang ada di sana sudah tidak aneh lagi melihat pasangan sejoli itu apa lagi Adam yang suka memamerkan kemesraan di tempat umum membuat jiwa wanita iri kepada Meisya


Setelah perjalanan selama dua jam akhirnya mereka sampai di tempat yang sudah Adam boking sebelum nya " Tempat nya lumayan bagus mas " puji meisya yang sedang berjalan

__ADS_1


" Pasti dong " Balas Adam



" Ayo duduk sayang "


Meisya tidak menyangka kalo Adam bisa seromantis ini " mas ini sangat indah " puji Meisya, dan di balas dengan senyuman oleh Adam


Mereka pun menikmati makanan yang sudah di sediakan di sana " Ini jatuhnya bukan makan siang tapi makan malam hi hi " kata Meisya sambil mengunyah makan nya


" Tidak apa-apa mas, aku suka ko dengan tempat nya Aku tidak menyangka jika mas bisa seromantis ini " puji Meisya


" Apapun untuk mu sayang asalkan bisa membuat mu bahagia akan aku lakukan " Adam mengecup tangan Meisya

__ADS_1


Meisya tersenyum bahagia karena ia bisa mendapatkan laki-laki yang seperti Adam " Aku bahagia mas bisa mempunyai calon suami seperti mas Adam "


" ini baru awal sayang "


" Oh ya... kalo boleh tau sejak Kapan mas jatuh cinta padaku .?"


Adam meminum minuman yang berwarna merah itu " Entah lah sayang, pokonya pas pertama kali aku melihat mu aku seperti tersengat listrik tubuhku bergetar tidak karuan dan jantungku seperti tidak sehat ia berdetak sangat cepat, Awal nya ku pikir aku sakit parah tapi itu semua aku rasakan hanya saat sedang berdekatan dengan mu saja " Kata Adam sambil tersenyum " Bahkan saking aku gila nya kepadamu, setiap kamu Live bersama lili aku selalu setia memandangi wajah mu, Namun aku akan kesal ketika banyak komentar laki_laki rasanya aku ingin sekali mematikan Live kalian ketika ada laki-laki yang memuji kecantikan mu "


Wajah meisya sudah memerah namun ia mencoba memalingkan pandangan nya agar tidak terlihat oleh Adam " Jangan membuang wajah mu seperti itu, aku sangat suka ketika wajah mu memerah " kata Adam sambil tersenyum menggoda


ADAM


Adam sangat jatuh cinta kepada sang kekasih, padahal sebelum nya ia sangat susah untuk di dekati apa lagi dengan wanita, banyak anak dari rekan bisnis nya yang menginginkan Adam menjadi menantu mereka namun nihil perjuangan meraka terbuang sia_sia karena hati Adam tertutup rapat, tapi setelah bertemu dengan Meisya tembok hati nya mulai runtuh bahkan ia seperti ABG yang baru pertama kali pacaran yang tidak ingin jauh dan pisah dari sang kekasih

__ADS_1


MEISYA


Baru Kali ini ia merasakan bahagia yang tiada Tara, walupun Adam belum menjadi suami nya namun Adam sudah memperlakukan nya dengan sangat lembut seakan ia sedang menjaga berlian.


__ADS_2