
Malam ini Fadil membawa Kanza ke rumah utama, Kanza yang sudah tidak asing dengan rumah yang dulu sering ia singgahi semasa sekolah ‘’ Ayok masuk ‘’ Ajak Fadil yang langsung di balas anggukan oleh Kanza
Kanza melihat ada anggota keluarga yang sudah kumpul menunggu dirinya ‘’ Kanza ‘ Amira langsung berjalan kearah Kanza lalu merangkul lengan Kanza
‘’ Hai Amira ‘’ Sapa Kanza sambil tersenyum lalu ia menyalami Mom, daddy dan yang lainnya
‘’ Terimakasih ya kamu sudah mau datang ‘’ Kata Mom Yang membawa Kanza ke sofa untuk duduk
‘’ Sama-sama Mom ‘’ Jawab Kanza malu-malu
‘’ Aduh calon manten pake acara malu-malu segala ‘’ Ucap Ibu Lili sambil tersenyum ledek Ibu lili yang melihat Kanza malu-malu " Jangan Malu-malu bersikaplah seperti biasanya, Apa lagi sebentar lagi kalian akan menikah " Kata Ibu Lili
Kanza membulatkan kedua bola matanya karena masih tidak mengerti dengan ucapan Ibu Lili lalu ia melirik kearah Fadil sedangkan Fadil ia malah mengangkat kedua bahunya karena tidak tau.
‘’ Bagaimana jika kita makan malam dulu, setelah itu baru kita ngobrol-ngobrol ‘’ Ajak Mom yang langsung di balas anggukan anggukan oleh Ibu Lili
‘’ Kalo soal makan saja kamu paling cepat ‘’ Kata Daddy yang meledek adiknya itu
‘’ Iya dong, kalo perut kosong mana mungkin kita bisa fokus untuk mengobrol ‘’ Elak Ibu Lili yang langsung berdiri dan langsung pergi ke kursi meja makan
Kanza melihat Banyak sekali makanan yang ada di atas meja bahkan ada makanan kesukaan dirinya.
Kanza di bawa oleh Mom ke meja makan, Kanza merasa tidak malu dengan perlakuan Mommy yang begitu memperhatikannya ‘’ Mom sengaja masak masakan kesukaan kamu, jadi kamu harus makan banyak ya ‘’ Kata Mom
Mom mengisi piring milik kanza dengan berbagai macam makanan terutama makanan kesukaan Kanza ‘’ Ini sudah cukup? ‘’ Tanya Mom
Kanza tersenyum ‘’ Ini sudah lebih dari cukup Mom ‘’ Jawab Kanza sopan
‘’ Aku Mom ‘’ Pinta Amira yang mengasongkan piring kosongnya kepada Mommy
‘’ Ambil sendiri ‘’ Kata Mom Yang langsung duduk di kursinya sambil tersenyum
Amira langsung memanyunkan bibirnya ketika Mommy nya yang jadi pilih kasih ‘’ Hm.. mentang-mentang akan dapat menantu, aku jadi di lupakan ‘’ Kata Amira yang mengisi piring miliknya " Oh tuhan kasihlah aku jodoh biar aku segera memiliki ibu mertua dan di cintai oleh ibu mertua " Gerutu Amira pelan namun masih bisa di dengar oleh yang lain.
__ADS_1
Fadil yang melihat Mommy nya sangat perhatian kepada Kanza hanya bisa tersenyum dan menikmati makanan miliknya ‘’ Oh iya Fadil, kamu ingin kado apa dari Tante? ‘’ Tanya Ibu Lili kepada Fadil
‘’ Aku apa saja Tante, yang penting tidak memberatkan Tante ‘’ Jawab Fadil
‘’ Coba kalo Tante nanyanya ke aku sudah pasti aku akan langsung jawab ingin kado mobil dan juga rumah ‘’ Amira terkekeh sendiri dengan ucapannya
‘’ Itu nama nya maruk ‘’ Timbal Ibu Lili
‘’ Iya kan kali-kali aja Tante ‘’
‘’ Sudah-sudah Ayo lanjut makan, nanti calon mantuku jadi tidak nyaman karena kalian bahas yang seperti itu ‘’ Kata Mommy
Anggota keluarga langsung menikmati makanan mereka bahkan mereka sangat menikmatinya, tidak juah dengan
Kanza ia benar-benar berasa memiliki keluarga yang utuh dan juga hangat, sudah lama Kanza tidak merasakan kehangatan sebuah keluarga membuat dirinya rindu akan hal itu.
Setelah beres makan malam Anggota keluarga langsung kumpul kembali di ruang Keluarga mereka membicarakan soal pernikahan Kanza dan juga Fadil yang akan di selenggarakan satu minggu lagi, Kaget? Sudah jelas.
‘’ Mom apa tidak terlalu cepat? ‘’ Tanya Kanza
‘’ Niat baik itu tidak bagus jika di tunda lebih lama, Jadi kami ingin kalian cepat menikah Apa kali setau Daddy kamu sudah beberapa kali menginap di Apartemen milik Fadil, apa kamu tidak takut jika Fadil menghamili mu ‘’ Ucap Daddy
Kanza langsung melihat kearah Fadil ‘’ Kalo aku sih Ok ok saja jika harus menikah satu minggu lagi, lagian aku juga tidak tau sampai kapan bisa mengontrol iman ku ‘’ Jawab Fadil membuat anggota keluarga nya melotot
Plak..
‘’ Anak nakal ‘’ Kata Mommy yang menepuk lengan putra nya
‘’ Berarti keputusan Daddy mu sudah benar jika kalian harus di nikahkan segera mungkin ‘’ kata Ibu lili yang
‘’ Aku setujuuuu ‘’ Seru Amira ‘’ Cepatlah kalian menikah agar aku memiliki ponakan yang lucu-lucu ‘’
‘’ Sudah dil ya, kalian akan menikah satu minggu lagi dan Daddy tidak menerima bantahan ‘’ Kata Daddy yang menghentikan pembicaraan.
__ADS_1
Mommy mengelus lengan Kanza ‘’Nak, besok kalian kerjanya jangan terlalu lelah ya karena Mom tidak ingin kalian kelelahan ‘’ Kata Mommy ‘’ Dan kalian tidak perlu khawatir soal persiapan karena Mommy sudah menyiapkan semuanya untuk kalian, kalian tinggal duduk manis saja nanti di pelaminan ‘’ Lanjut Mommy
‘’ Mommy memang paling the best ‘’ Puji Fadil sambil mengacungkan jempolnya
‘’ Tentu ‘’ Balas Mommy
‘’ Yasudah karena semuanya sudah pasti jadi boleh dong aku membawa Kanza untuk pulang karena ini sudah mulai larut malam ‘’ kata Fadil yang langsung berpamitan kepada Mom dan juga yang lainnya.
‘’ Bawa pulang menantuku dengan selamat jangan kamu apa-apakan ‘’ Kata Mommy kepada Fadil
‘’ Siap Mom, paling... ‘’
‘’ Mom, Daddy dan yang lainnya, Aku pamit pulang dulu ‘’ Kata Kanza yang menghentikan ucapan Fadil
‘’ Iyah Hati-hatilah Kakak ipar hehehe.. ‘’ Ucap Amira
Kanza langsung memberikan tatapan kearah Amira ‘’ Sudah ayok pulang ‘’ Ajak Fadil yang langsung membawa Kanza untuk pulang
Di dalam Mobil kanza terdiam entah apa yang sedang Kanza pikirkan ‘’ Ada Apa, Apa kamu tidak bahagia dengan pernikahan kita? ‘’ Tanya Fadil
Kanza menggelengkan kepalanya ‘’ Aku bahagia dengan pernikahan ini, namun hanya saja ada yang mengganjal di pikiranku ‘’
‘’ Apa Itu? ‘’
‘’ Aku takut jika aku bukanlah menantu yang di idam-idamkan oleh anggota keluarga mu Mas ‘’ Kata Kanza
Kanza cukup tau diri dan ia juga cukup sadar diri siapa dirinya, hanya gadis biasa yang bekerja di dua tempat untuk menghidupi kehidupannya sendiri.
Fadil menghentikan laju mobilnya lalu ia menatap Kanza lengan lekat ‘’ Aku tau jika kamu memiliki keraguan kepada keluargaku, tapi asal kamu tau jika keluarga ku itu menerima kamu apa adanya tanpa meliihat bagaimana latar belakang kamu, Keluarga ku itu bukan keluarga sembarangan yang akan menerima orang baru begitu saja ‘’ Kata Fadil ‘’ lagian kita juga sudah mengenal lama sebelumnya jadi apa masalahnya jika kita segera menikah ‘’ Lanjut Fadil
Fadil cukup paham bagaimana perasa ini Kanza saat ini, Makanya Fadil ingin meyakinkan Kanza tentang keluarganya.
Mobil kembali melaju dengan kecepatan sedang dan langsung membawa mobilnya ke arah Kosan milik Kanza.
__ADS_1