
Di perjalanan pulang Meisya tertidur, Adam yang sudah memarkirkan mobil nya langsung menoleh kepada sang kekasih, Adam mengelus pipi mulus milik Meisya " Andai saja kita sudah menikah mungkin aku tidak akan pernah tersiksa seperti ini " Karena tidak ingin melewati batas Adam segera keluar dari mobil nya dan membawa meisya kedalam kamar kosan nya
Adam membaringkan tubuh Meisya di atas tempat tidur tidak mudah bagi Adam membawa Meisya kedalam kamar kos apa lagi kamar kos milik meisya berada di lantai tiga " Huh kalo tidak cinta aku tidak akan mau menggendong mu sayang " keluh Adam mengelus pipi mulus meisya
PAGI HARI
Meisya terbangun dari tidur nya, ia melihat jam yang ada di handphone nya " Sudah jam tujuh" kata Meisya menaruh handphone nya dengan mata yang masih terpejam
Pluk
Mata Meisya langsung melotot ketika ada Badan nya ada yang memeluk " Aaaaaahhhhhhh....." Meisya dengan reflek langsung bangkit dari tempat tidur
" is sayang berisik " keluh Adam yang masih mengantuk
" Ko mas ada di sini.?" tanya Meisya
" Kalo aku gak ada di sini, lalu siapa yang membawamu ke sini ?" tanya balik Adam
__ADS_1
Sebenarnya ini bukan yang pertama kali nya mereka tidur bareng namun Meisya merasa kaget ketika ada yang tiba-tiba memeluk tubuhnya karena ia tidak mengetahui kalo Adam menginap di kosan nya
" Maaf mas, aku pikir tadi yang memeluk ku bukan...."
" Bukan apa.? apa kamu berharap laki_laki Lain yang memeluk mu.?" Tanya Adam penuh selidik
" he he..." Meisya tersenyum sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
" Buang jauh-jauh pikiran mu itu sayang, karena itu semua tidak akan sampai terjadi, Selama Aku masih hidup bahkan jika aku sudah mati pun akan aku hantui kamu agar tidak bisa dekat dengan laki_laki " kesal Adam ia langsung bangkit dari tempat tidur
Adam yang sedang memakai pakaian nya langsung duduk di samping meisya " Makanya berilah aku vitamin agar selalu sehat " balas Adam dengan nada menggoda
" Itu mah modus mas saja, perasaan tanpa aku memberi pun mas selalu mengambil vitamin mas sendiri " Ad yang mendengar ucapan Sang kekasih merasa gemas
" Kalo begitu kasih calon suami mu ini vitamin sayang " pinta Adam
" Tidak ada karena saat ini aku sedang laper " Balas meisya langsung berdiri dan masuk ke dalam kamar mandi
__ADS_1
Adam menggelengkan kepala nya " Awas kamu sayang akan aku balas ketika kita sudah menikah nanti akan aku buat kamu sudah jalan nanti " gerutu Adam di balik pintu kamar mandi
Meisya merasa merinding mendengar ucapan Adam " Apa kata nya tidak bisa jalan " gumam Meisya mengelus lengan nya, tidak ia bayangkan jika ia sampai tidak bisa jalan, apa Adam sebuas itu pikir nya
Meisya mengguyur tubuh nya dengan air dingin karena agar pikiran nya tidak Viktor terus
Setelah usai Meisya langsung keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah rapih " Ko sudah rapih sayang .?"
" Iyah kan aku harus ke kantor mas "
" untuk apa.?" tanya Adam
" Untuk pamitan kepada teman-teman ku mas, kan tidak etis kalo aku tidak pamitan kepada mereka "
" Oh.. Baik lah nanti kita pergi bersama ya, dan jangan lama-lama bersama mereka aku tidak suka ketika melihat mu ngobrol dengan laki-laki " keluh Adam
Meisya langsung memegang pipi sang kekasih " Di Hati ku akan selalu ada nama mas, walaupun di Luar sana banyak laki_laki yang lebih dari mu tapi hati ku akan tetap untuk mu "
__ADS_1