Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Hari perpisahan


__ADS_3

Hari ini sesuai dengan rencana Meisya mengajak teman_teman nya untuk Makan siang bersama " Ayo di makan " seru Meisya


" Wah ada apa nih, tiba-tiba Putri model kita traktir kita_kita " goda Karmila sambil tersenyum


" Iyah nih ada apa.? apa ada kabar baik.?" tanya Aldi sambil melirik ke teman_teman nya


Meisya memang belum memberi tau kepada teman-teman nya kalo ia akan berhenti menjadi model " Tidak ada apa_apa ko, hanya ada sesuatu hal yang ingin aku ucapkan kepada kalian " jawab Meisya " Sudah kalian makan saja dulu "


Sisil tidak ingin ikut komentar karena ia sudah takut dengan ancaman Adam kepadanya " ada apa dengan si jalan* " Batin Sisil yang melihat Meisya terlihat bahagia


" Sepertinya kita akan mendapatkan kejutan baik nih dari Meisya " Jeje yang sedari tadi memperhatikan Meisya yang terlihat bahagia


" Sudah ah, Ayo kita makan dulu nanti keburu dingin "


Akhirnya mereka pun melanjutkan makan siang dengan nikmat, dengan di selingi canda tawa beda dengan Sisil yang sedari tadi hanya mengaduk_aduk makanan nya karena ia tidak suka melihat Meisya terlihat bahagia

__ADS_1


Awal nya Sisil tidak akan ikut acara makan siang Namun karena di paksa oleh Aldi akhirnya ia memutuskan untuk ikut, walaupun dengan terpaksa


Usai makan, Meisya langsung Merubah wajah nya dengan serius " Teman_teman ada yang ingin aku sampaikan kepada kalian "


Aldi,Kamila,Jeje dan Sisil langsung menghentikan aktivitas nya " Ada apa.?" tanya Aldi " Sepertinya ada hal serius "


Meisya tersenyum ramah " Begini teman_teman Aku hanya mau bilang kalo aku sudah berhenti menajdi model dan kemarin adalah pemotretan terakhir aku "


Mereka langsung tercengang merasa tidak percaya , sedangkan Sisil ia malah bersorak gembira di dalam hati nya " Bagus "


" Karena tiga Minggu lagi aku akan menikah dengan mas Adam " Kata Meisya sambil tersenyum


" benar kah.? "


" Wah Kamu tega sekali kepada kita Mei" seru Karmila " Kita sudah nyaman dengan model seperti mu tapi kamu malah berhenti "

__ADS_1


" Maafkan aku, karena setelah menikah aku ingin mengabadikan diriku kepada Mas Adam " balas Meisya


Sebenarnya Meisya sangat menyukai teman_teman baru nya namun ia juga tidak ingin egois, apa lagi sebentar lagi akan menikah, Kedekatan Meisya dengan rekan kerja nya sangat lah dekat sehingga mereka pun nyaman dengan keberadaan Meisya menjadi model " Apa kamu tidak akan memikirkan nya lagi Mei .? kan Setelah menikah kamu masih bisa menjadi model, apa lagi sekarang karir mu sedang di atas " bujuk Aldo


" Kenapa kalian malah mempertahankan Janda ini, biarkan saja dia keluar toh dia juga tidak ngetop_ngetop banget " Sindir Sisil dengan nada ketus " Lagian masih ada Gue dengan yang lain "


" Meisya itu beda, dia tidak pernah membedakan_bedakan orang, walaupun dia model baru, tapi dia tidak sombong sepeti mu, dia selalu ramah kepada kita dan selalu menghargai orang lain " Sindir Karmila " Emang nya kamu baru jadi model papan talenan aja sudah so nya kebangetan "


Sisil mengepalkan tangan nya atas meja ia tidak terima dengan ucapan Karmila " Sudah_sudah kenapa kalian jadi ribut " lerai Meisya merasa tidak enak


" Iyah kenapa kalian malah ribut, bagai mana setelah ini kita pergi karoke " Ajak Jeje


" Tidak gue mau pulang " tolak Sisil


" Bagus deh kalo Lo tidak ikut lagian kehadiran Lo itu tidak di harapkan di sini " Ketus Karmila sambil melirik Sisil dengan sinis

__ADS_1


" Saya akan ikut dengan kalian "


__ADS_2