
Di bandara sudah ada sebuah mobil yang menunggu Fadil dan juga Kanza " Selamat malam Tuan, Nona Muda " Sapa pria itu
Kanza dan Fadil saling pandang karena mereka tidak mengenal pria yang ada di hadapannya " Maaf Tuan, Saya supir yang di tugaskan Oleh Tuan Lee untuk menjaga Nona Muda " Ucap Nya dengan sopan
Fadil tidak percaya begitu saja ia langsung menghubungi Tuan Asisten untuk meminta penjelasan dari ini, setelah mendapatkan penjelasan Fadil pun membawa Kanza ke dalam mobol yang sudah di siapkan.
" Habby ko aku jadi merasa tidak nyaman mendapatkan perlakuan seperti ini. " Ucap Kanza
" Kamu nikmati saja Sayang, Toh Tuan Lee juga mengirim orang untuk menjaga dari orang-orang jahat " Kata Fadil
Awalnya Fadil merasa jika Tuan Lee sudah berlebihan karena sudah mengirim orang untuk menjaga Kanza namun setelah mendapatkan penjelasan dari Tuan Asisten, Fadil pun mencoba mengerti dan mungkin dengan ini Tuan Lee bisa mengutarakan kasih sayang nya kepada cucu pertama nya.
Mobil sampai di sebuah Apartemen milik Fadil, Malam ini mereka tidak langsung pulang ke rumah Kedua orang Tua Fadil karena Mulai malam ini mereka akan tinggal di Apartemen mewah Milik Fadil.
Fadil membawa Kanza menggunakan Lift pribadi miliknya " Loh ko pake Lift ini? " Tanya Kanza bingung
" Karena hanya Lift ini yang bisa Sampai ke kamar kita sayang. " jawab Fadil tersenyum
Fadil merangkul pinggang sang Istri di depan Bodyguard yang sedang membawa barang-barang miliknya.
Ting...
Mereka langsung keluar dan menyuruh Bodyguard untuk menaruh barang-barang " Kalian taruh saja barang-barang nya di sana, Kami akan langsung istirahat " Kata Fadil yang langsung di balas anggukan oleh Para Bodyguard.
Di dalam Kamar, Kanza langsung membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian santai " Habby, apa Habby tidak mandi? " Tanya Kanza yang naik keatas tempat tidur lalu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.
" Ini mau sayang, kamu tidurlah terlebih dahulu Aku akan ke kamar mandi dulu " Ucap Fadil yang langsung pergi ke dalam kamar mandi untuk memberikan diri
Karena jam sudah menunjukkan jam Sepuluh malam, Kanza pun langsung tertidur lelap Apa lagi ia merasa lelah setelah perjalanan yang cukup menguras tenaga.
Fadil keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju tidur, ia pun langsung menyusul sang istri kedalam mimpi.
~ PAGI HARI
Kanza bangun dari tidurnya, ia langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan namun langkah nya terhenti ketika melihat ada seseorang di dapur " Anda siapa? " Tanya Kanza
" Selamat pagi Nona " Sapa nya dengan ramah " Perkenalkan Nama saya Surti, Mulai hari ini Saya akan bekerja sebagai asisten rumah tangga di sini " Ucap Mbak Surti dengan sopan
Kanza mengerutkan keningnya " Atas perintah siapa lagi ini " Gumam Kanza pusing " Oh ya sudah, silahkan di lanjut, saya mau kembali ke kamar dulu " Pamit Kanza yang langsung kembali ke kamar
" Habby " Bisik Kanza membangunkan suaminya
" Eum... Iya sayang " Jawab Fadil dengan suara Khas bangun tidur
" Habby, di dapur ada mbak surti, apa itu.."
" Mbak surti sudah datang? Aku sengaja meminta Mommy untuk mencarikan Pelayan yang bisa melayani kita di sini " Jawab Fadil
" Oh " Jawab Kanza
" Kenapa sayang? "
__ADS_1
" Tidak apa-apa, hanya saja tadi aku kaget ketika ada orang yang menguasai dapur milikku " Gumam Kanza dengan pelan
Fadil tersenyum lalu ia mengambil posisi untuk duduk " Kenapa, apa kamu kecewa karena Mbak Surti bekerja di sini? " Tanya Fadil
" Enggak ko Habby, hanya saja aku tidak suka jika Mbak Surti yang memasak untuk kita karena aku ingin jika suami ku ini makan dari masakan aku sendiri. " ucap Kanza
" Hehehe.. kamu masih bisa masak ko sayang, tapi masak nya hati-hati ya jangan sampai terluka karena aku tidak ingin kamu terluka " Ucap Fadil
" Serius, aku masih bisa menguasai dapur? "
" Iyah Sayang " Fadil menganggukkan kepalanya
" Horeee.. terimakasih Habby " Kanza mencium bibir dan juga pipi milik sang suami lalu ia turun dari tempat tidur " Habby cepatlah Mandi, aku akan siapkan sarpan untuk kita " Ucap Kanza yang langsung keluar dari kamar milik mereka
Fadil tersenyum ketika Melihat istrinya yang begitu antuasias karena bisa menguasai dapur nya lagi " Ternyata membuat kamu bahagia itu sangat gampang Sayang " Gumam Fadil yang langsung turun dari tempat tidur dan langsung bersiap untuk berangkat kerja.
Di dapur Kanza begitu menikmati membuat sarapan bahkan ia juga mengibrol bersama Mbak surti " Mbak, awalnya tinggal di mana? " Tanya Kanza
" Saya mah dari kampung Nona, Ke sini hanya merantau untuk mencari sesuap nasi hehehe... "
" Oh dari desa. "
" Iya Non, kebetulan sama Nyonya Besar saya di tugaskan di sini untuk membantu Nona " Balas Mbak Surti
Kanza tersenyum " Mbak, bisa bereskan yang lainnya tapi Mbak tidak boleh masuk ke kamar milikku dan juga suamiku, dan satu lagi soal masak biar aku saja yang kerjakan " Ucap Kanza
Mbak Surti menganggukkan paham dengan yang di katakan oleh Kanza.
Kanza dan Fadil sudah siap untuk pergi namun Kanza akan pergi ke rumah kedua mertuanya sedangkan Fadil ia akan pergi ke perusahaan karena sudah satu minggu lebih ini Fadil meninggalkan perusahaan.
" Aku nggak ikut turun ya, nanti saja pulangnya aku jemput sekalian kita makan malam di rumah Mommy " Ucap fadil
" Iyah Habby, habby hati-hati ya di jalan ya terus kabarin aku jika sudah sampai " Kata Kanza
Fadil mengecup kening sang istri " Iyah sayang " Ucap Fadil
Kanza turun dari mobil dengan membawa satu koper besar yang isinya oleh-oleh, Setelah melihat mobil semakin jauh Kanza langsung berjalan ke dalam rumah sedangkan koper di bawa oleh pelayan
" Mbak, Mommy sama Daddy diman? " Tanya Kanza
" Beliau sedang ada di taman Nona, Nona Amira juga ada di sana " Jawab Si Mbak
" Oh, Iya Terimakasih ya Mbak " Ucap Kanza yang langsung pergi ke taman untuk menyapa kedua mertuanya.
" Kanzaaaa " Seru Amira yang langsung berdiri dan memeluk sahabat sekaligus kakak iparnya
Kanza membalas pelukan Amira " Hehehe.. kamu pasti kangen aku banget ya makanya langsung memelukku "
" Iyah aku kangen, Aku kangen dengan oleh-oleh yang Nona Muda Lee bawa hahahah... "
Ternyata orang-orang rumah sudah mengetahui tentang Kanza yang menjadi pewaris tunggal dari keluarga Lee.
__ADS_1
" Jadi kamu sudah tau? "
" Tentu kami tau, berarti selama ini dugaanku itu benar bahwa kamu itu memang keturunan orang Korea " seru Amira
" Nak, kamu sudah Kemabli " Sapa Mommy
Kanza langsung melepaskan pelukannya lalu ia berjalan kearah Mom dan juga Mommy untuk mencium punggung tangan mereka
" Iyah Mom, Dad. kami baru sampai semalam, tadinya mau ke sini cuman karena sudah terlalu malam Makanya kami pun pulang ke apartemen " Jawab Kanza yang duduk di kursi kosong
Mommy menganggukkan paham " bagaimana bulan madu kamu di sana dan bagaimana juga bertemu dengan keluarga baru? Apa kamu bahagia? " Tanya Daddy
Kanza tersenyum " Awalnya aku masih belum percaya jika aku memiliki seorang kakek karena selama ini aku berpikir bahwa aku hidup sendiri tanpa keluarga tapi ternyata aku masih memiliki seorang kakek yang begitu baik " Jawab Kanza
" Tuan Lee pasti bahagia bisa bertemu dengan mu Nak, daddy tidak menyangka jika kamu adalah keturunan Tuan Lee Padahal selama ini Kami sudah menjalin kerja sama dengan cukup lama "
" Mungkin karena takdir nya baru sekarang makanya baru bertemu nya sekarang " Balas Mom mengelus lengan Kanza dengan lembut
" Mom benar, Aku begitu bahagia bisa menemukan keluarga baruku "
" Kebahagiaanmu baru dimulai jadi kamu Jangan berpikiran telah hidup sendiri apalagi di sini ada kami Ada suamimu yang akan selalu menemani kamu ingat tetap rendah hati jangan sombong karena sejatinya harta itu adalah titipan " Nasihat Daddy
Daddy cukup tau bagaimana kekayaan Tuan Lee apa lagi kekayaan Tuan Lee jatuh semua kepada Kanza hanya sebagai saja yang jatuh kepada Ha-na, Daddy menasehati Kanza karena Daddy tidak ingin jika Kanza berubah menjadi wanita yang angkuh dan juga Sombong hanya karena Harta.
" Iyah Daddy, terimakasih ya atas nasihat nya. kanza janji jika Kanza tidak akan sombong apa lagi angkuh " Jawab Kanza
Mommy tersenyum ia cukup bangga kepada Kanza yang selalu mendengarkan nasihat " udah dong ngomongin itunya sekarang Mana oleh-oleh untuk ku? " Pinta Amira yang merentangkan kedua tangannya
Kanza tersenyum " Sebentar, aku ambil dulu " Kata Kanza yang langsung mencari koper yang di bawa oleh pelayan tadi, lalu ia bawa ke taman
Kanza membawa koper yang lumayan besar " Kenapa kamu tidak meminta Daddy untuk membantu kamu " Tegur daddy yang langsung membantu Kanza untuk membawa koper
" Hehehe.. gak Apa-apa ko Dad " Jawab Kanza mana mungkin ia berani menyuruh Ayah Mertuanya.
Daddy menaruh Koper di dekat kolam renang karena di situ tempatnya agak luas " Terimakasih Daddy " Ucap Kanza
" Wah, sepertinya Oleh-oleh dari Nona Lee spesial Nih hihihi "
Kanza membuka koper dan di sana Ada banyak Oleh-oleh namun Oleh-oleh untuk Daddy dan juga Mommy cukup spesial " Ini untuk Daddy dan juga Mom " kata Kanza. Kanza memberikan ginseng mahal untuk Daddy dan juga Mommy, agar Daddy dan Mommy tetap sehat dan awet muda
" Terimakasih sayang " Ucap Mommy " Wah Mantu kita memang sangat perhatian dengan kesehatan kita Dad " Puji Mommy yang membuka paper bag yang di berikan oleh Kanza
" Jika Ginseng itu cocok untuk Mom Dan Daddy, nanti aku akan belikan lagi " Ucap Kanza
" Terimakasih ya Sayang "
" Sama-sama Mom "
" Lalu untukku mana? " Pinta Amira yang sudah tidak sabar
" Sebentar " Kanza mengambil paper Bag untuk Amira " Taraaa... "
__ADS_1
Amira tersenyum ketika melihat isi yang ada di paper bag " skincare " Seru Amira. Amira cukup tau betul harga skincare ini " Wah Nona Lee benar-benar ramah sekali " Puji Amira
" ini buat Mom Satu "