Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
NASI GORENG KEMANGI


__ADS_3

Malam Ini Fadil masuk kedalam kamar, Ia melihat Istrinya yang sudah membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Fadil berjalan lalu ia naik ke atas tempat tidur " Apa Istriku yang cantik ini sudah tidur? " Bisik Fadil di telinga Kanza


Kanza yang memang belum benar-benar tidur ia langsung tersenyum " Iyah Istrimu yang cantik ini sudah tidur " Balas Kanza


Fadil terkekeh" Jika sudah tertidur mana mungkin membalas ucapanku " Fadil langsung membawa tubuh sang istri kedalam pelukannya lalu ia menatap wajah sang Istri dengan lembut " Kenapa belum tidur hm... "


" Aku tidak bisa tidur jika tidak ada kamu Habby " Jawab Kanza


" Uh.. jadi Istriku ini sekarang sudah mulai manja ya " Goda Fadil


" Bukan Aku yang manja tapi Anak kita, Anak kita yang tidak ingin jauh-jauh dari Ayah nya " Ucap Kanza yang langsung masuk kedalam ketika milik sang suami


Entah kenapa semenjak Kanza hamil ia senang sekali mencium aroma ketika milik suaminya, cuman bagus nya Kanza tidak mengalami muntah-muntah seperti wanita hamil pada umumnya.


Fadil tersenyum ketika Istrinya masuk kedalam ketika miliknya " Sayang, Apa ketiak aku sangat wangi sehingga kamu senang sekali mencium ketiak milikku? " Tanya Fadil heran


" Ini lebih dari wangi Habby, Apa lagi kalo Habby habis berkeringat beh.. Itu tidak ada tandingannya " Puji Kanza yang masih berada di ketiak milik Fadil


" Yaudah kalo begitu ayok kita tidur " Ajak Fadil


Fadil langsung membenahi sang istri agar ia bisa tidur dengan nyaman lalu menyelimuti Kanza.


~ PAGI HARI


Pagi ini Kanza masih terlelap di bawah selimut yang tebal, padahal Fadil sudah siap untuk berangkat kerja " Sayang, Aku berangkat kerja Dulu ya. Kamu baik-baik di rumah dan jaga anak kita, Cup " Fadil mencium kening sang Istri lalu mencium perut Kanza yang masih kempes.


Karena tidak ada pergerakan dari Istrinya Fadil pun langsung turun ke bawah " Bi, Nanti kalo Istriku sudah bangun langsung siapkan sarapan dan juga Susu ibu hamil ya " Pinta Fadil


 " Baik Den "


" Kalo begitu saya pergi dulu " Fadil langsung pergi setelah ia berpamitan kepada Bibi.


Fadil tidak mempersalahkan dengan kegiatan baru istrinya yang susah bangun di pagi hari, selama Istrinya sehat Bagi Fadil itu sudah cukup.


Jam sudah menunjukkan jam sembilan pagi, Kanza baru saja Bangun dari tidurnya ia melihat kesamping namun sudah tidak ada sang suami di sampingnya " Jam berapa sekarang" Gumam Kanza yang langsung mencari jam " Oh pantesan sudah jam sembilan pagi " Kanza langsung bangun dari tidurnya, ia merentangkan kedua tangan ke atas dan memutar-mutar kepalanya.


Kanza turun dari tempat tidur ia langsung pergi ke kamar mandi untuk memberikan diri, Setelah beres bersiap Kanza langsung turun dan melihat Bibi yang sedang di dapur " Pagi Bi " Sapa Kanza

__ADS_1


" Non, sudah bangun " Sapa Bibi balik


" Iyah Bi " Jawab Kanza " Non, mau di buatkan apa? " Tanya Bibi


" Aku mau, nasi goreng kampung Bi, tapi pake daun kemangi biar wangi hehehe.. " Kanza tersenyum entah dia pernah lihat dari mana, Nasi goreng kampung pake daun kemangi


" Kalo begitu Bibi harus ke bawah dulu Non, buat beli kemanginya " Kata Bibi


" Kenapa harus ke bawah? ambil saja di pot sana Bi "


" Tapi kan itu masih kecil Non "


" Gak apa-apa Bi, lagian kemangi itu memang harus sering di petik biar semakin lebat " Ucap Kanza


 " Oh baiklah Non kalo begitu " Bibi langsung pergi ke Balkon untuk memetik daun kemangi.


Kanza memang sengaja Menanam daun kemangi bahkan bukan hanya kemangi yang Kanza tanam, Ada daun bawang, cabek merah, tomat ceri, seledri bahkan Kangkung pun ia tanam di sana. Memiliki Balkon yang lumayan luas membuat Kanza ingin memiliki kebun sendiri.


Kanza mengeluarkan handphone miliknya dan melihat kiriman Vidio dari salah satu orang suruhannya untuk mengawasi pembangunan yayasan " Ternyata sebentar lagi rampung " Gumam Kanza ketika melihat Vidio " Mudah-mudahan nanti anak-anak semakin suka dengan rumah baru yang akan mereka huni "


Ting...


Kanza : Iyah Habby, ini aku juga sudah duduk di meja makan nunggu Bibi buatkan aku nasi goreng kampung kemangi hehehe..


Fadil : Makanan mu itu selalu yang aneh-aneh Sayang


Kanza : Ini keinginan Anak kita Habby


Fadil : Iya, iya.. Selama kamu mau memakannya dan selama menurutmu enak maka makanlah, walaupun aku yang mendengarnya saja agak gimana


Fadil : Baiklah, Aku mau Meeting dulu. Kamu hati-hati ya kalo mau ke rumah Mommy, Nanti pulangnya aku jemput


Kanza : Siap Habby.


 " Non, ini nasi goreng nya sudah jadi " Bibi menaruh piring berisi nasi goreng sesuai dengan pesanan Kanza


" Terimakasih ya bi, Apa bibi sudah sarpan? " Tanya Kanza

__ADS_1


" Sudah Non "


" Oh baiklah, aku makan ya Bi " Kanza langsung menikmati makanan yang di buatkan oleh Bibi bahkan Kanza begitu menyukai makanan yang di buatkan oleh Bibi.


Setelah beres sarapan Kanza langsung pergi ke rumah Mommy karena hari ini di rumah Mommy akan ada acara bikin kue, Kanza di antar oleh Hao supir pribadi Kanza.


Hao pun sudah merasa nyaman bekerja bersama Kanza, ya walaupun awalnya Hao tidak merasa nyaman apa lagi ia mendadak di pindahkan ke sini tapi dengan seiringnya waktu Hao malah menikmatinya.


" Hao, berhenti dulu. " Punta Kanza


" Ada apa Nona? " Tanya Hao


" Hao, Aku ingin rujak itu, tapi apa boleh aku menyuruhmu mu untuk membelikan aku rujak? " Kanza Melihat kearah Hao dengan Mata yang memelas


" Baik nona "


Kanza tersenyum " Ini uang nya " Kanza memberikan uang kepada Hao


Hao pun keluar dari Mobil dan langsung membeli rujak yang di minta Oleh Kanza.


Kanza di dalam Mobil cukup senang karena Hao menuruti keinginannya, Kanza pikir Hao akan menolak apa lagi wajahnya yang terlihat dingin dan juga garang membuat Kanza tidak yakin dengan permintaannya.


Tidak butuh waktu lama Hao kembali dengan membawa sebungkus rujak Tumbuk yang di minta oleh Kanza " Nona ini rujak yang anda minta "


" Terimakasih Hao, maaf aku sudah merepotkan mu " Ucap Kanza.


Hao hanya diam dan Kembali Fokus ke depan jalan.


Tidak butuh waktu Lama mereka sampai di rumah Mommy, Rumah Mommy yang awalnya selalu sepi kini di ramaikan oleh sanak saudara dari keluarga Mommy dan juga Ibu Lili.


" Mbak, Mom Diman? " Tanya Kanza


" Ada di dapur Non " Jawab Mbak itu


" Oh iya Terimakasih ya " Kanza langsung pergi ke dapur dan benar saja di dapur tidak hanya ada Mommy tapi yang lainnya juga


" Menantuku sudah datang" Sapa Mommy yang langsung mencium pipi kiri dan kanan Kanza

__ADS_1


Kanza pun menyalami semua anggota keluarga, Ya walaupun Kanza baru beberapa kali bertemu tapi Kanza juga masih merasa asing mungkin karena jarang bertemu.


__ADS_2