Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
RENCANA


__ADS_3

Adam seolah mempunyai Rencana besar ia Meminta sekertaris nya untuk segera datang ke rumah Meisya, Adam berencana Akan mencari tanah yang Luas untuk di jadikan usaha Kuliner Dan juga Adam akan membuka Waterboom air panas di desa ini Karena Desa ini sangat Cocok untuk di jadikan tempat Wisata Bukan hanya Tempat nya saja Namun Adam juga ingin Membangkitkan perekonomian para warga di sini, Mereka boleh bekerja Di tempat Waterboom nantinya Namun Hanya dari Usai 19 Samapi 35tahun selebihnya Adam akan terima karena Adam tidak ingin ada resiko.


Asisten Adam pun langsung menganggukkan kepalanya Ia langsung melaksanakan keinginan atasannya itu, dengan membawa anak buahnya yang sudah menggoda Pada gadis desa.


" Mas membicarakan apa sama Asisten Mas? " tanya Meisya


" hanya soal Bisnis " Jawab Adam


" oh.. " Meisya beroh ria ia tidak ingin ikut campur jika soal Bisnis karena ia juga tidak terlalu paham soal Bisnis tapi kalo soal hitung duit jagonya hahaha


" Sayang besok kita pulang ke kota ya "


Meisya langsung Menunduk ia tidak ingin membuat Sahabatnya terluka karena Melihat dirinya kembali


" Lili sudah Memaafkan mu, bahkan Lili yang meminta Maaf karena sudah jahat kepadamu " Ucap Adam Mengelus kepala sang istri dengan lembut. Adam Mengerti dengan Keadaan Meisya ia takut jika Ia kembali.


" benarkah? "


Adam menganggukkan kepalanya " Reno sudah memboyong Lili ke rumah Bundanya, Jadi kamu gak usah khawatir lagi "


" kenapa harus pindah? "


" Dia sudah memiliki suami jadi ia harus ikut dengan suaminya " Jawab Adam Apa adanya


Meisya mengangguk mengerti " Jangan di pikirkan lagi, Suapi aku " pinta Adam


Tanpa Protes Meisya menyuapi Adam bahkan mereka Makan satu piring bersama dengan sendok yang sama, Mungkin kalo ada yang lihat pasti mereka akan iri melihat kemesraan Adam dan juga Meisya.


Sedangkan Di Kota Lili sudah pindah ke rumah Reno Atas permintaan Reno, Reno tidak ingin Jiak dirinya numpang terus kepada Kakak ipar nya " Bunda Masak Apa? " Tanya Lili


" Ini Bunda sedang Buat Ketupat sayur kebetulan tetangga kita ada yang sakit jadi Bunda mau bawakan ini " ucap Bunda


Bunda Tidak mengetahui perihal rumah tangga Putra nya dengan Lili, yang Bunda tau rumah tangga Reno baik-baik saja dan harmonis Makanya Bunda tidak membahas Yang aneh-aneh kepada Lili.


" Bunda boleh aku bantu? "


" Boleh dong, tolong potong sayurannya ya " Ucap Bunda

__ADS_1


" Siap Bunda " jawab Lili


Ini adalah pertama kalinya Lili berada di rumah Bunda setelah mereka menikah beberapa bulan lalu, Awalnya Lili merasa takut ia takut Jika bunda akan marah kepada dirinya atas apa yang sudah ia lakukan kepada Reno Namun setelah mendapatkan penjelasan dari Reno Akhirnya Lili pun bersedia menyetujui keinginan suaminya yang pindah rumah Karena Lili juga malu jika harus bertemu dengan Meisya perlakuan Lili kepada Meisya sudah sangat Keterlaluan makanya dirinya lebih baik menghindar.


Ya Lili sudah mendapatkan kabar dari sang kakak Kalo kakaknya itu sudah menemukan keberadaan Meisya dan Akan membawa Meisya kembali pulang


Lili Merasa Bersyukur karena Kakak nya bisa menemukan Sahabatnya itu walaupun di lubuk hati Lili masih takut jika harus bertemu dengan Meisya.


" wah potongannya cantik sekali " Puji Bunda


" Ah bunda biasa saja Ko " ucap Lili


" Ini cantik sayang, Kamu pasti jago masak ya " Tebal Bunda


" tidak Jago Bunda, Hanya sedikit-sedikit Aja yang lebih Jago pasti Bunda, aku mah apa Atuh masih remehan "


" kamu ini ada-ada saja " ucap Bunda


Setelah Masak memasak Selesai Bunda mengajak Lili untuk ikut menjenguk Tetangga yang sakit sambil memperkenalkan Lili kepada Para Tetangga.


Lili di sambut hangat oleh para tetangga bahkan banyak yang memuji ke cantikan Lili, Mereka juga bisa tau jika Lili bukanlah orang biasa apa lagi melihat dari penampilan Lili yang bisa di bilang Waw,


" Hai dek, Sudan pulang? " tanya Lili


" Sudah dong " jawab nya


" bagai mana sekolah nya Tadi? "


" Biasa saja seperti biasanya "


Lili tersenyum mendengar jawaban adik ipar nya ini " Oh iya kak "


" Ada apa? " tanya Lili


" eum.. Kak Kalo aku promosi Prodak kakak di sosial media bagai Mana? kan lumayan buat nambah uang jajan Hehehe "


" Serius kamu dek? tapi bagai mana jika kak Reno sama Bunda Marah? "

__ADS_1


" Tenang aja Bunda sama Kak Reno gak akan marah mungkin Merasa akan bangga kepadaku " Ucapnya Bangga


Lili melajang ada keseriusan di wajah Adik iparnya ini " Yaudah Besok Kakak bawakan paket Skincare yang sedang hits untuk kamu promosikan "


" Ah.. terimakasih kakak ipar " Adik Reno langsung memeluk Lili karena ia sangat bahagia


" Iya Dek " Jawab lili yang tersenyum melihat Reaksi Adik iparnya ini


Selama ini Lili Sangat menginginkan seorang adik ia merasa Bosan jika sedang ada di rumah merasa sepi.


" Wah ada apa ini, ko keliatannya Adek bahagia banget? " Tanya Bunda yang menghampiri Lili dan adik ipar nya


Bunda duduk di sopa kosong dengan membawa kue kering " Bunda mau tau aja " jawab Adik Reno


" Oh jadi Mentang-mentang sudah ada temen Jadi mau main rahasia-rahasia nih sama bunda, Ok kalo gitu Bunda mau cari anak gadis yang lain saja biar mau terbuka Sama Bunda " goda Bunda sambil memakan cemilan nya


Adik Reno langsung membulatkan Matanya lalu ia langsung memeluk sang Bunda " Jangan Bunda. bunda hanya Milik Adek, bunda jangan Mencari anak gadis lagi Nanti merepotkan Bunda " kata Adik Reno yang sedikit memohon


Bunda mengulum senyumnya Ia melirik kearah Lili " habis Adek sudah gak asik "


" Adek masih asik ko Bund " Jawab Nya dengan tatapan yang memelas


" Hahaha...Iya iya Bunda tidak akan mencari anak gadis lagi, tapi kamu harus selalu jujur sama Bunda dan jangan berbohong " kata Bunda


" Siap Bunda " Jawab Adik Reno dengan hormat


" Gadis pintar " ucap Bunda Mengelus kepala Anak bungsunya itu


Bukan tidak ingin cerita kepada Bunda hanya saja Adik Reno ingin memberikan kejutan kepada Ibunya kalo dirinya Bisa sukses dan hidup mandiri.


Lili yang melihat kedekatan Adik ipar dan Bunda ikut bahagia, Lili merasa hangat berada di keluarga Reno ia bisa melupakan kesedihannya " terimakasih ya bunda " Lili memegangi tangan Bunda


* Terimakasih buat apa Nak? "


" Terimakasih karena sudah mau menerima Lili hadir di tengah-tengah keluarga Bunda "


Bunda tersenyum " Sama-sama sayang " jawab Bunda Memeluk Lili dan juga anak bungsu nya.

__ADS_1


Kebahagian yang tiada Tara di rasakan Oleh Lili, biasanya ia akan Di manja oleh Papah nya namun saat ini Lili akan di manjakan oleh Ibu mertuanya sangat baik kepada dirinya.


__ADS_2