
Maka malam begitu lancar bahkan Sekarang Reno dan lili sudah mendapatkan restu dari Papah Lili " Kak " ucap Lili
" Hem " jawab Reno
" Ayo kita duduk di sini " ajak Lili di Bangku yang cukup nyaman untuk mengobrol
" bagai mana tadi setelah bertemu dengan papah, apa kakak gugup?" tanya Lili
Reno tersenyum " siapapun pasti akan sangat gugup jika di hadapi dengan kedua orang tua mu " jawab Reno mengambil tangan Lili " namun setelah aku teringat kepadamu jadi aku bisa melalui semua nya "
" kakak Gombal " ucap Lili memukul lengan Reno dengan pelan
" Oh iya, apa kamu ingin bertemu dengan ibu ku?" Tanya Reno
Lili menatap Reno dengan lekat, Baru kali ini Reno ingin mengajak nya ke rumah orang tua nya " apa kakak serius?" Tanya Lili
Reno mengangguk " Aku serius, Mungkin saat ini kita memang harus saling mengenal keluarga kita masing-masing "
Lili setuju dengan ucapan Reno " baik lah, Jika menurut kakak ini sudah waktu nya kenapa tidak " jawab Lili
" Terimakasih ya " ucap Reno
" Tidak perlu berterimakasih kak, bukankah memang sudah seharusnya seperti itu " Jawab Lili
" Sudah malam mau sampai kapan kalian mojok di sana " ucap Adam sambil berjala ke arah Lili dan juga Reno
__ADS_1
Reno langsung berdiri " Maafkan aku kak "
Adam tersenyum " Aku hanya bercanda, Kalian tidak bagus berada di tempat sepi hanya berdua saja, Ayo masuk " Ajak Adam
Lili dan Reno mengangguk dan langsung ikut masuk kedalam rumah, Di ruang keluarga ada Mamah Lili yang sedang menonton tv bersama Meisya " Wah ada yang lagi seneng nih " ledek Meisya mengedipkan mata nya ke arah Lili
" Apaan sih " Ucap Lili malu-malu karena ini pertama kali nya Lili di datangi oleh seorang laki-laki ke rumah
" Uduhh.. lihat tuh wajah nya sudah memerah karena malu, sepertinya kalo dia ular sudah mencari lubang " Ledek Meisya
" Sayang " Tegur Adam
" Hehehe maaf Mas " jawab. Meisya menutup mulut nya karena dapat peringatan dari sang suami
Tinggallah Reno,Lili dan mamah Lili " Sudah ah mamah juga ingin masuk kedalam kamar, kasian papah sendirian " Ucap mamah pamitan kepada pasangan baru itu
" ih, mamah gak seru " ledek Lili
" Lalu mamah harus masih di sini gitu menemani mu pacaran dan menjadikan mamah seorang cicak " Mamah langsung berlenggang pergi
Lili tersenyum melihat kepergian Mamah nya " Kalo begitu aku juga pulang ya, tidak enak ini sudah malam " Ucap Reno
" Heum baik lah, padahal aku masih ingan bersamamu " Ucap Lili
" Nanti, jika sudah waktunya kita pasti akan selalu bersama, sekarang kita berpisah dulu ya " Kata Reno mengucek kepala Lili lembut
__ADS_1
" Heum.. baik lah " jawab Lili pasrah
Sebenar nya Adam, Meisya dan juga Mamah Lili masih ada mereka mengintip Reno dan juga Lili, Bukan tidak percaya tapi mereka takut jika pacaran mereka sudah tidak sehat dan melanggar jalur yang seharusnya, Tapi senyum mereka mengambang ketika melihat Reno yang begitu menghargai Lili sebagai wanita " Ini baru calon mantu Mamah " Puji mamah
" Kalo dapet yang sepeti ini saja baru semangat " Ledek Adam
" Mas" tegur Meisya melirik ke arah Sang suami
" Iya, iya maaf sayang, sudah Yuk acara ngintip nya sekarang Giliran aku yang mengintip mu " Goda Adam
pletak
Mamah Lili memukul bahu Ponakan nya itu, Namun Adam keburu Pergi membawa Meisya " Dasar ponakan gak ada akhlak" cibir mamah Lili
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
......................
HALO PEMBACA SETIA KEPENTOK CINTA KAKAK SAHABAT BAGAI MANA NIH KABAR NYA SEMOGA SEHAT SELALU YA
DI CERITA INI MAK TAMATIN DULU YA, TUNGGU SEASON KEDUANYA YA YANG TIDAK AKAN KALAH SERU DARI SEASON PERTAMA
OH IYA JANGAN LUPA YA TINGGALKAN LIKE DAN SARAN NYA DI KOLOM KOMENTAR YA 🥰
__ADS_1