Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
HARI LIBUR


__ADS_3

Hari ini jadwal Kanza libur kerja entah itu dari


Kafe atupun sebagai cleaning kebersihan. Kanza benar-benar memanfaatkan hari libur nya untuk bersantai di kosan yang berukuran Lima kali empat itu ‘’ Hari ini benar-benar hari yang di tunggu-tunggu ‘’ Gumam Kanza ‘’ Setelah seharian bekerja akhirnya aku bisa libur dan beristirahat ‘’


Kanza berguling kesana kemari di atas tempat tidur lalu ia melihat Handphone yang ia Tiba-tiba saja berdering


‘’ Halo ‘’


‘’ Kanzaaaaaaaaaaa.... ‘’


Kanza menjauhkan handphone dari telinganya karena tidak tahan  mendengar teriakan di balik Telpon


‘’ Gak usah teriak-teriak nanti gendang telingaku pecah ‘’ Keluh Kanza


‘’ Hehehe.. Maaf deh. Aku kangen sama kamu tau, kata Amira kamu hari ini libur Aku main ke kosan kamu  ya ‘’


‘’ Hm.. ‘’ Kanza membuang napasnya pelan ‘’ Ok tapi bawa makanan ya soalnya di kosan aku gak ada makanan Hahaaha.. ‘’


‘’ Iya tenang saja nanti Aku bawa bahkan aku akan bawakan makanan spesial untuk kamu ‘’


‘’ Ok di tunggu ‘’ Kata Kanza


Tut...


Kanza menaruh Handphone miliknya ke atas tempat tidur dan Kanza pun langsung menikmati sisa libur nya dengan tidur sejenak


sebelum pengacau datang ke kosannya.


Tok... tok... tok....


Kanza langsung bangun dari tidur nya ketika


mendengar ketukan pintu ‘’ Baru saja aku tidur dia sudah datang lagi ‘’ Keluh kanza yang langsung membuka Pintu


Ceklek...


‘’ Kanzaaa sayanggggg.. Yaampun aku rindu sekali sama kamu ‘’ Kata Aulia yang langsung berhamburan memeluk Kanza


Kanza hanya bisa pasrah ketika mendapatkan


serangan dari Aulia ‘’ Kangen sih kangen tapi gak gini jiga kali ‘’ Kata Kanza yang langsung mengulurkan pelukannya


Aulia tersenyum ‘’ Hehehe.. oh iya ini aku bawakan makan spesial untuk kamu ‘’ Kata Aulia


‘’ benarkah, kebetulan sekali aku ‘’ Seru Kanza


yang langsung mengambil rantang yang di pegang oleh Aulia dan langsung duduk di

__ADS_1


karpet ‘’ Aku buka ya ‘’


Aulia menganggukkan kepalanya ‘’ Bukalah, Itu memang khusu untuk kamu ‘’ Kata Aulia yang langsung di buka oleh Kanza


‘’ Perutku sudah keroncongan ingin segera di isi ‘’ Kata Kanza


Kanza melongo melihat isi yang ada di dalam


rantang ‘’ Sejak kapan Ayam rica-rica berwarna coklat dan ini Apa ko gosong? ‘’


Tanya Kanza yang mengangkat dan melihat makanan yang gosong


‘’ Hehehe.. Itu tempo Kanza masa kamu tidak tau sih jika itu tempe ‘’ Keluh Aulia


Kanza menelan air ludahnya ‘’ Aku pesan makan saja ya. Apa kamu tidak tau jika aku alergi makan ayam dan juga berbahan kacang ‘’ Elak Kanza karena ia tidak ingin di jadikan tumbal masakan buatan Aulia


Aulia terlihat sedih karena Kanza yang menolak makanan yang ia buat ‘’ Apa kamu tidak suka makan makanan yang aku buat? ‘’ Lirih Aulia pelan


‘’ Eh bukan begitu. Habis aku bingung dengan cara memasak mu ‘’ Kata Kanza jujur ‘’ Ayam rica bisa berwarna coklat seperti ini bagaimana ceritanya dan ini ‘’ Tunjuk Kanza ke arah tempe ‘’ Ini mah nama nya tempe gosong. Bukannya kamu akhir-akhir ini sudah belajar memasak kepada Mommy nya Amira ‘’ Kata Kanza heran


Aulia membuang napas nya pelan ‘’ Iya akhir-akhir ini memang aku belajar memasak tapi ternyata aku tidak ada keahlian dalam memasak ‘’ kata Aulia


Kanza mengelus pundak Aulia ‘’ Bukan tidak ada bakat hanya saja kamu kurang serius belajarnya ‘’ Kata Kanza ‘’ Jika mau belajar memasak itu harus dari hati dan dengan  cinta ‘’ Ucap kanza ‘’ Semua yang di awali dari hati dan di bumbui dengan Cinta pasti rasanya akan enak ‘’


Aulia mendengarkan ucapan Kanza ‘’ Benarkah? Berarti aku selama ini gak pakai hati dan Cinta? ‘’ Kanza menganggukkan


kepalanya karena Kanza tau bagaimana masakan Mommy Amira yang enaknya tiada


‘’ Yasudah aku buatkan kita makanan saja ya


soalnya perutku sudah laper banget ‘’ Keluh kanza yang langsung mengeluarkan Mie instan dan juga dua telur untuk ia masak tidak lupa sayur dan juga cabai agar menambah nikmatnya citra rasa.


Tidak Butuh waktu lama untuk Kanza membuat Mie rebus spesial Kanza langsung membawa panci yang berisi Mie rebus dan


meletakkannya di atas meja ‘’ Ayo makan ‘’ Kata Kanza yang memberikan Mangkuk kecil dan juga sumpit


Walaupun Kanza orang Indo tapi entah kenapa ia suka sekali niru cara makan orang korea bahkan Kanza bisa memasak berbagai


macam makanan khas korea


‘’ Ets tunggu.. ‘’ Kanza langsung membuka kulkas dan mengambil semangkuk Kimci yang ia buat sendiri ‘’ Mie instan itu tidak


lengkap jika tidak di tambahkan Kimci ‘’ Kata Kanza sambil tersenyum


‘’ Kamu selalu tau makanan Apa yang bisa di


nikmati apa lagi jika makanan makanan korea seperti ini ‘’ Kata Aulia

__ADS_1


‘’ Entahlah mungkin karena aku suka nonton drakor makanya aku mempelajarinya hehehe.. ‘’


‘’ Bisa jadi. Atau kalo tidak jika kamu itu ada


keturunan orang korea ‘’ Tebak Aulia


‘’ Hahahah.. Jika aku adalah keturunan orang korea mana mungkin hidupku miskin seperti ini ‘’ Kata Kanza ‘’ Sudah jangan banyak menghayal ‘’ Kata Kanza


‘’ Iya siapa tau saja dan lihatlah wajahmu. Kamu memiliki mata sipit dan bentuk wajah seperti orang korea bahkan kamu pun tidak


pernah perawatan tapi aneh nya wajah kamu terlihat seperti yang sering perawatan mahal ‘’ Kata Aulia


‘’ Perawatan sinar mata hari hahaha.. ‘’ Ini bukan yang pertama kalinya untuk Kanza mendengar jika dirinya seperti orang korea


tapi Kanza tidak pernah memikirkannya karena Kanza tau betul jika anggota


keluarga nya itu tidak ada yang keturunan orang korea.


Mereka menikmati Mie yang di buat oleh Kanza dengan di selingi candaan namun beda halnya dengan Amira, ia malah sedang di panggil ke kantor Pak Rendi gara-gara tadi Amira ribut bersama pelanggan


‘’ Apa kamu tau kesalahan kamu? ‘’


‘’ Aku tau, tapi dia yang mulai duluan  bukan aku. Jika dia tidak mendorongku mungkin Aku juga tidak akan menumpahkan minuman itu kepada temannya ‘’


Pak Rendi membuang napas nya ‘’ Kamu tau kan jika pembeli itu raja ‘’ Kata Pak Rendi ‘’ Walaupun mereka yang salah tetap saja kamu


harus meminta Maaf ‘’


Amira memalingkan wajahnya kearah lain ia merasa muak dnegan kata-kata itu ‘’ Jika semua pelayan Kafe di perlakukan tidak adil


seperti ini lalu mereka mendapatkan perlindungannya dari mana? ‘’ Tanya Amira


‘’ Kami sebagi pelayan juga memiliki harga diri, harga diri kami itu tidak bisa di beli apa lagi sampai di injak-injak oleh orang lain ‘’ Kata Amira ‘’ Dan apa ini tugas seorang supervisor untuk melindungi anak buahnya? ‘’ Tanya Amira


Pak Rendi terdiam Amira benar-benar berhasil membungkam mulut Pak Rendi ‘’ Jika menurut Bapak Pelanggan itu adalah raja, lalu kami Apa? Apa kami harus menerima semua perlakukan dari mereka karena mereka itu raja? ‘’ Ucap Amira yang langsung keluar dari ruangan Pak Rendi dan langsung memutuskan untuk pulang. Bodo amat dengan nasib pekerjaan nya yang penting Amira bisa meluapkan isi hatinya.


Amira tidak ingin jika haga dirinya di injak-injak seperti tadi apa lagi harus mengakui kesalahan yang tidak ia lakukan ‘’ Cih.. Atasan macam Apa yang membela pembeli dari pada pekerja ‘’ Kata Amira kesal


‘’ Loh sayang ko kamu sudah pulang? ‘’ Tanya Mom yang merasa heran karena tidak biasanya jika putrinya sudah pulang jam segini


‘’ Mom, Aku ingin lanjutin S2 dan aku ingin


mengambil jurusan bisnis ‘’ Kata Amira langsung


Mom merasa heran dengan Putrinya ‘’ Loh ko


tiba-tiba sayang, Ada Apa? ‘’ Tanya Mom ‘’ Sini cerita sama Mom ‘’ Kata Mom

__ADS_1


‘’ Tidak Mom, Tidak ada Apa-apa ‘’ Kata Amira ‘’ Aku langsung masuk kamar ya Mom ‘’ Pamit Amira


Mom merasa ada yang aneh dengan Putrinya ‘’ Tidak biasanya Amira seperti itu dan Apa tadi, kuliah Bisnis? Bukannya dia paling tidak suka dengan bisnis ‘’ Gumam Mom heran kepada putrinya.


__ADS_2