Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
BERKUNJUNG KE RUMAH RENO


__ADS_3

Setelah makan malam waktu itu bersama keluarga Lili, Hubungan Lili dan juga Reno semakin lengket mereka semakin dekat


" Yank ayo sudah siap? " ajak Reno kepada lili


Hari ini rencana nya Reno akan membawa Lili ke rumah orang tuanya karena Reno juga ingin mendekatkan Lili kepada kedua orang tua nya


" Sudah yank, eh tapi "


" Ada apa? " tanya Reno


" Baju ku sudah sopan kan, Aku takut Jika pakaian ku tidak sopan buat bertemu dengan kedua orang tua mu Yank " Ucap Lili


Reno tersenyum " Kamu sudah Cantik Yank dan pakaian mu juga sudah bagus untuk di Pakai bertemu dengan Bunda " Kata Reno yang di balas anggukan oleh Lili


" Oke kalo begitu Let's go " Ajak Lili


Reno membuka pintu mobil untuk Lili. " Terimakasih Calon imam ku "


Kini mereka sudah berada di dalam mobil Senyum Lili terus merekah ia sangat senang akan bertemu dengan Bunda nya Reno


" Yank kamu sepertinya seneng banget mau ketemu Bunda? " tanya Reno yang sedari tadi memperhatikan Lili


Lili tersenyum " Iya dong, masa mau ketemu sama calon mertua harus cemberut sih kan gak seru " Jawab Lili sambil tersenyum


Lili tidak merasa dag Dig dug ia malah santai saja ketika mau bertemu dengan bunda nya Reno, Mungkin karena selama ini Lili sangat menantikan masa-masa ini makanya ia sangat antusias buat ketemu Dengan bunda nya Reno


" Kalo begitu ayo turun " ajak Reno karena Mobil sudah mendarah di halaman rumah Bunda Reno


" Hah! " Lili melihat ke sekeliling benar saja Jika saat ini mereka sudah sampai di halaman rumah


" Kenapa, Apa kamu gugup Yank? " tanya Reno


Lili menampilkan Kiki putih nya sambil menggaruk kepala yang tidak gatal " Hehehe sedikit " Jawab Lili


Reno paham Ia merapihkan Anak rambut milik kekasihnya itu " Jangan tegang Ada aku " kata Reno dan di balas anggukan oleh Lili. Lili melihat rumah yang sederhana namun begitu bersih dan juga rapih apa lagi banyak sekali bunga dan tanaman Yang menyejukkan mata.


Lili keluar dari mobil ia mengikuti langkah Reno " Assalamu'alaikum.. Bunda "


" Wa'alaikumsalam.. " Jawab Bunda yang sedang menyiram tanaman


" Bunda liat sini, Siapa yang Kakak bawa " Kata Reno kepada Bunda

__ADS_1


Bunda Langsung Menoleh " Subhanallah Kakak ini siapa Cantik sekali " Bunda Langsung menaruh selang yang di pake buat nyiram lalu berjalan ke arah Reno dan Juga Lili


" Selamat sore Tante " sapa Lili yang langsung mencium punggung tangan Bunda


" Ya ampun cantik sekali kamu Nak, Ayo masuk " ajak Bunda kepada Lili


" Gitu tuh kalo ada Calon mantu Lupa sama Anak sendiri " Gumam Reno Menggaruk kepala yang tidak gatal


Bunda membawa Lili kedalam rumah " Ayo duduk "


" Terimakasih Tante " jawab Lili yang duduk di sopa


" Kakak kenapa gak bilang kalo mau bawa pacar kakak, Tau gitu Bunda pasti menyiapkan makan malam yang spesial buat menyambut calon mantu Bunda " Bunda melirik kearah Reno


" Tante ini aku bawakan Tenta Buah-buahan semoga Tante suka " Kata Lili


Bunda tersenyum ramah kepada Lili " Terimakasih ya Cantik sudah repot-repot membawakan Bunda buah-buahan padahal Jangan repot-repot begini "


" Tidak apa-apa ko ini tidak repot " jawab Lili malu-malu


" Biasa aja yank jangan malu-malu gitu bikin aku.. "


Bunda Melemparkan bantal sopa kearah Reno " Jangan macam-macam sama anak gadis orang, Kalo sudah halal baru boleh macam-macam " tegur Bunda


" Heheheh kan Kakak becanda Bunda "


Lili merasa senang karena Bunda Reno menyambut dirinya dengan hangat apa lagi Bunda Reno membela dirinya


" Dih lihat Bun ada yang kesenangan di bela Bunda tuh " Ledek Reno


" Yank ih.. " Lirih Lili Malu


Bunda Reno Menggelengkan kepalanya melihat Putra nya " Sudah jangan di dengarkan ucapan Anak bunda, Ngomong-ngomong siapa Nama mu Cantik? " Tanya Bunda


" Nama saya Lili Tante " jawab Lili


" Nama yang cantik seperti orang nya " Puji Bunda " Sudah berapa lama pacaran Ama anak Bunda? ko baru mampir ke sini? "


" Yank, bunda, Aku ke kamar dulu ya " pamit Reno Membiarkan para wanita itu ngobrol-ngobrol


Lili menatap Reno seolah ia tidak ingin di tinggalkan oleh Reno " Tidak apa-apa Bunda tidak akan memakan mu Yank " kata Reno yang langsung mendapatkan Pelototan dari Lili

__ADS_1


" Iyah biarkan Reno pergi Biar Bunda Bisa lama-lama ngobrol dengan calon Bunda " Kata Bunda. Reno langsung pergi ke kamar nya " Jadi sudah berapa lama pacaran dengan Anak Bunda? "


" Baru ko Tante, kami baru pacaran beberapa bulan ini " jawab Lili


" Jangan panggil Tante, panggil Bunda saja sama seperti Reno "


Lili menganggukkan Kepala nya pelan, Jujur ia sangat dag Dig gug ngobrol berdua bersama Bunda Takut ada salah ucap padahal tadi ketika di mobil Lili santai-santai saja tidak merasakan dag Dig gug seperti saat ini


" Assalamualaikum.. Bunda, Adek pulang " teriak Adik Reno


" Wa'alaikumsalam.. dek Jangan teriak-teriak seperti di hutan saja malu sama Calon kakak ipar mu " Tegur Bunda


adik Reno langsung membulatkan kedua bola mata nya ia baru sadar jika ada wanita cantik di dekat Sang bunda " Bunda Ini siapa Cantik sekali? jangan bilang bunda menculik anak gadis teman Bunda " Tuduh Adik Reno sambil


" Hus.. kamu ini kalo ngomong kemana saja lagian jika Bunda menculik anak gadis orang gak jadi masalah kan toh punya anak perawan malah kelayapan terus "


" Bunda " Rengek nya sambil merangkul lengan Bundanya


Lili yang melihat Interaksi Ibu dan anak itu langsung tersenyum " Sudah sanah mandi Sudah sore sudah gitu nanti bantu bunda buat masak menyambut calon kakak ipar kamu " kata Bunda


" Jadi kakak Cantik ini calon kakak ipar Adek? wah cantik sekali " pujinya


" Halo dek salam kenal " Kata Lili mengulurkan tangan nya dan di balas dengan cium tangan oleh adik Reno


" Halo juga kakak, Aku anak gadis nya Bunda yang paling cantik dan juga Comel " jawab Adik Reno dengan sopan


" Kamu juga cantik Ko dek, Sama kaya Bunda cantik "


Pluk..


Adik Reno menepuk pipinya " Kamu kenapa Dek? " tanya Bunda heran


" Ya Allah Bunda Selama usia Adek baru kali ini Ada yang bilang kalo Adek cantik kaya Bunda, Biasanya Kakak selalu bilang kalo Adek itu tidak secantik bunda malah kakak selalu meledek Adek kalo Adek bukan anak nya bunda hiks.. aku terharu bunda " Adek Reno langsung meneteskan air mata nya


" ia kamu lebay dek " kata Reno yang berjalan ke arah Ruang Tamu dan duduk di samping Lili " Kamu itu memang Benar bunda ambil kamu ketika Bunda mau buang sampah, Buktinya kamu lebih suka main di luar dari pada bantu bunda Di dapur " ledek Reno


" Bunda lihat Kakak meledekku lagi hiks.. "


" Kakak.. kamu itu " tegur Bunda " Sudah ah Mending Bunda pergi ke dapur mau nyiapin makan malam untuk calon mantu " kata Bunda yang langsung berdiri


" Bunda apa boleh aku bantu? "

__ADS_1


__ADS_2