
Setelah drama adik kakak akhirnya Adam pun pulang bersama meisya, sedangkan Reno dan lili melanjutkan acara nonton nya
Adam dan meisya saat ini sudah sampai di depan halaman kosan Meisya, bukan nya langsung masuk mereka malah duduk di sebuah taman kecil di sebelah kosan sambil menikmati angin malam " Apa mas sudah menerima Reno.?"
" Entah lah, tapi untuk saat ini aku percaya sama anak itu tapi jika aku tau dia menyakiti adik ku maka jangan salahkan aku jika aku bertindak " jawab adam
" Hm.. setidak nya mas sudah memberikan kesempatan untuk mereka bersama, aku ikut senang "
" Kenapa kamu harus senang dengan hubungan mereka.? " tanya Adam, lalu ia melihat ke arah meisya " Hubungan kita lebih penting dari pada mereka sayang "
" Heum... pasti senang lah, kan lili sahabat aku, ke bahagian dia adalah ke bahagian ku juga " balas meisya tersenyum
Mereka pun ngobrol sampai jam 10 malam di taman itu, entah lah apa yang mereka obrolkan sampai lupa waktu
Kini meisya sudah Menganti pakaian dan cuci muka, ia langsung memakai krim malam agar kulit nya tetap cerah, usai itu meisya langsung membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur.
PAGI HARI
Pagi ini meisya bangun agak telat, jam delapan ia baru bangun dari tidur nya, ia langsung mandi dan membeli sarapan di bawah
__ADS_1
" Pak bubur nya satu ya " pinta meisya
" Baik neng "
Meisya pun duduk di kursi yang sudah di sediakan di sana sambil memainkan handphone nya " Kamu meisya model itu kan.?" tanya seorang laki-laki
Meisya pun langsung menoleh dan tersenyum " Iyah mas "
" Wah aslinya cantik banget ya dan ramah lagi, apa kamu tinggal di sini.?" tanya laki-laki itu
" ah mas bisa saja, Iyah saya kos di sini " jawab nya ramah
" neng ini pesanan nya " kata pak bubur itu
" Ah iya, terimakasih pak dan ini uang nya " meisya pun mengambil satu kotak bubur yang ia pesan
" Bagai mana apa bisa kita sarapan bareng.?" tanya laki-laki itu lagi
" Maaf, tapi saya tidak biasa sarapan dengan seorang laki-laki" jawab meisya ramah
__ADS_1
" Alah baru jadi model kaya gitu saja sudah mulai sombong, Kamu juga bisa menjadi model pasti pakai tubuh mu " tuduh laki-laki itu
Meisya mulai kesal dengan tuduhan laki_laki ini, namun mau marah pun percuma dia pasti akan semakin menjadi, tanpa menjawab meisya pun langsung pergi " Sabar meisya " batin meisya sambil mengelus dada
Adam sudah siap untuk menjemput meisya, karena hari ini ia akan menemani sang ke kasih ke acara nikahan teman nya, Setelah perjalanan selama tiga puluh lima menit akhir nya ia sampai di kosan meisya, Adam langsung naik ke lantai tiga
Tok..tok...tok...
"Sebentar" teriak meisya di dalam
Ceklek..
" Mas.. sudah datang, masuk mas "
Adam pun dengan senang hati ia langsung masuk ke dalam kamar meisya, bukan nya duduk Adam malah memeluk meisya dari belakang " Aku tidak sabar sayang ingin cepat_cepat menikah dengan mu" bisik Adam
" Sabar mas " Balas meisya sambil tersenyum
" Pokonya setelah kontrak mu usai kita langsung menikah, aku tidak ingin di tunda_tunda lagi "
__ADS_1
" Iyah mas "