Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
TANTE AJENG


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan selama Tiga puluh menit akhirnya Reno dan juga Lili sampai di Kediaman Bunda '' Assalamualaikum.. '' Ucap Lili Namun tidak ada jawaban


'' Ko berhenti, Ayo masuk '' Ajak Reno


'' Gak ada yang jawab salam Aku, Apa mungkin Bunda sedang tidak ada di rumah? '' Tanya Lili


'' mungkin Bunda sedang keluar makanya gak jawab Salam, Udah AYo masuk kita tunggu di dalam aja '' Reno membawa Lili kedalam rumah '' Aku Ganti baju dulu ya Gerah '' Pamit REno dan di balas anggukan Oleh Lili


Setelah kepergian Reno, Lili duduk di sopa sendirian Sambil menunggu Lili memainkan sosial Media miliknya


" Assalamualaikum.. "


" Wa'alaikumsalam.. " Lili langsung menaruh handphone miliknya ke dalam tas lalu Pergi ke depan Pintu


" Maaf Bu, Cari siapa Ya? " tanya Lili kepada ibu-ibu Paruh baya


Ibu itu menatap Lili dari atas sampai bawah " Saya Bu Ajeng, Saya mau ketemu dengan Bunda nya Reno " Ucap nya


Lili langsung mengerutkan kening nya " Aduh maaf Bu, Bunda sedang keluar kalo kak Reno Ada di dalam " Jawab Lili sopan sambil tersenyum


" Kalo begitu Tolong panggilkan Nak Reno nya bisa? "


Lili menggaruk kepala yang tidak gatal Ia bingung Harus bagai mana " Aduh Gimana ya.. "


" Kenapa Tidak bisa ya "


" Sebentar ya Bu, ibu bisa masuk terlebih dahulu " Ucap Lili mempersilahkan untuk masuk


Setelah mempersilahkan Untuk Masuk Lili Berjalan ke arah Kamar Reno, Di depan kamar Reno Lili bingung Harus mengetuknya atau bagai mana " Gimana kalo Kak Reno lagi Gak pake baju " Gunma Lili " Tapi kalo gak di ketuk Takut Ibu itu nunggu terlalu lama, Ah aku coba Ketuk aja deh "


Lili membuang Napas nya pelan Lalu mencoba Mengetuk Pintu kamar milik Reno


Tok..tok..tok..


" Yank.. " panggil Lili namun tidak ada jawaban " Apa aku coba masuk aja kali ya " Lili memegangi handle Pintu dan..


" Aaaaaa..... "

__ADS_1


Reno yang terkejut mendengar teriakan kekasihnya itu langsung membekam Mulut Lili " Yank kamu kenapa? " Tanya Reno " Kenapa teriak-teriak Segala "


" i..itu " Tunjuk Lili ke Bagian bawah Reno dengan mata yang terpejam


Reno mengikuti Arah Penglihatan Lili sontak saja Reno langsung Mengambil Handuk yang melotot ke bawah dan menutupi nya kembali, Gara-gara kaget mendengar Teriakan Lili, Reno sampai Tidak sadar kalo Handuk miliknya telah Terlepas dari pinggang nya.


" Kamu keluar dulu yank " Usir Reno yang tidak ingin Lili melihat nya lebih banyak lagi


Dengan patuh Lili langsung keluar dari kamar Reno, ia Menyenderkan Tubuhnya di Tembok kamar ". Astaga Apa itu tadi Dan kenap.. ah.. Lili buang pikiran kotor mu itu " Lili memukul kepala nya pelan Ia tidak ingin otak nya jadi tercemar karena melihat Singkong yang sedang tertidur tadi


Ceklek..


" Yank kamu masih di sini? " tanya Reno kaget karena melihat Lili yang masih berdiri di dekat Pintu kamar nya


" Hehehe.. iya. Yank " Jawab Lili tertawa kecil


" Tadi kenapa Kamu nyusul Aku ke kamar? Pasti mau ngintip aku ya.. " Goda Reno mencolek Dagu Lili


" Is mana ada Seperti Itu, Tadi aku mau bilang kepadamu Kalo di depan ada yang Nyariin Bunda " Jawab Lili


plak..


" Auh.. sayang " Reno Terkekeh sambil Mengelus lengan yang terkena Pukulan pelan dari Lili


" Habis kamu pikiran nya kotor terus, Aku udah ngomong jujur ko kalo di depan Ada yang cari Bunda, Kalo gak percaya liat saja sendiri " kesal Lili


" Dih yang cantik Merajuk "


" Apaan sih Yank " Sebel Lili


" Senyum dulu dong, jangan Marah lagi kan aku hanya becanda " Bujuk Reno


" habis kamu Yank, menyebalkan sekali Orang aku berkata jujur tapi kamu malah gitu " Lili berjalan ke meja Makan dan duduk di sana


Reno langsung mengikuti Lili ke meja makan " Ngapain kamu ikut ke sini Yank? Bukannya ke depan Liat siapa yang datang " Kata Lili


" Habis kamu nya merajuk. Senyum dulu dong kalo sudah senyum baru aku ke depan " Pinta Reno dengan wajah yang sangat menggemaskan

__ADS_1


Siapa saja pasti akan tersenyum ketika melihat Aksi Reno " hehehe.. sudah aku sudah tersenyum, Udah sana ke depan Kasian Ibu itu nunggu lama "


" Gitu dong, Siap Kalo gitu aku ke depan dulu ya Cantik " Reno Langsung ke depan setelah mendapatkan Anggukan dari Lili


Reno berjalan ke ruang tamu " Maaf Tante Lama " Ucap Reno menyalami tangan Bu Ajeng


Bu Ajeng yang melihat Reno langsung tersenyum " Nak Reno bagai mana kabar nya, Sudah lama ya Kita tidak bertemu? " Ucap Nya Ramah


" Hehehe Iya Tante, Mungkin Kira-kira Ada Empat atau lima tahun yang lalu " Jawab Reno


" Kamu benar Nak, sekarang kamu sudah tumbuh dewasa dan juga Tampan, Mita pasti seneng liat kamu "


Bu Ajeng adalah Teman Bunda semasa Sekolah dulu, Bu Ajeng memiliki Anak perempuan yang bernama Mita yang usianya Tidak jauh beda dengan Reno, Sedari dulu Bu ajeng ingin menjodohkan Putrinya dengan Reno, Namun Bunda Tidak bisa menjawab keinginan Bu Ajeng karena Bunda tidak ingin memaksakan kehendak Anak-anaknya


" Terimakasih Tante atas pujian nya. Bagai mana kabar Mita Tante? " Tanya Reno


Reno dan Mita dulu sering bermain bersama Ketika Bu Ajeng masih tinggal di daerah Rumah Bunda, Namun Bu Ajeng harus pindah karena suaminya yang pindah tugas.


" Mita baik Nak, bahkan sekarang Mita sudah tumbuh Cantik dan sudah menjadi sarjana ke Dokteran " Ucap Nya Bangga


Lili membawa nampan ke ruang tamu dengan berdiri Air minum " Bu, ini minum nya silahkan di minum " Ucap Lili ramah


Bu Ajeng merasa bingung melihat Lili " Nak Reno, Ini siapa? Bukannya Adik nya Nak Reno masih kecil ya "


Reno tersenyum lalu merangkul Pinggang Lili " Tante perkenalkan Ini adalah calon istri saya Nama nya Lili, Lili Perkenalkan ini Tante Ajeng beliau ini dulu tetangga Bunda " Ucap Reno memperkenalkan Lili kepada Bu Ajeng


Lili mengulurkan tangan nya dengan sopan Tapi bukan nya mendapatkan balasan, Lili malah mendapat tatapan tidak suka dari Bu Ajeng


" Tidak apa-apa " Ucap lili kepada Reno yang hendak Berkata


" Nak Reno, kenapa Nak Reno Gak bilang jika Nak Reno sudah memiliki kekasih, Putri Tante pasti sangat kecewa mengetahui ini semua, Nak Reno tau kan Jika Bunda dan Tante sudah berencana untuk menjodohkan Nak Reno dengan Mita putri Tante yang sekarang bekerja di salah satu rumah sakit terbesar di kota ini " Ucap nya dengan suara Angkuh dan Memutarkan bola mata nya


Lili yang melihat sikap Tante Ajeng merasa risih " Yank sebaiknya aku pulang dulu ya, Lagian kamu sedang ada Tamu " Ucap lili


" Tidak usah gitu Yank, Kan Bunda yang meminta kamu untuk ke sini " Cegah Reno, Reno Langsung melirik Tante Ajeng " Tante Sebelum nya Aku Minta Maaf, Tapi Tante dan Bunda tidak berhak Untuk menjodohkan Aku dengan Mita Putri Tante, Karena Aku sudah memiliki wanita yang akan Aku nikahi nanti, Sekali lagi Aku minta Maaf Jika Tante ingin menunggu Bunda Tunggu saja paling sebentar lagi Bunda pulang " Reno membawa Lili ke taman belakang ia tidak mau Jika Lili salah paham kepada dirinya karena Ucapan Tante Ajeng yang melantur kemana saja.


Bu Ajeng yang melihat ke pergikan Reno dan Lili langsung mendengus kesal " Pasti karena wanita itu Nak Reno jadi ketus kepada ku, Aku harus laporkan ini kepada Bunda, Aku tidak terima Anak aku di tolak oleh nya "

__ADS_1


__ADS_2