
Hari berganti Minggu dan Minggu sudah berganti Bulan tidak terasa Kini sudah satu tahun kemudian.
Meisya dan Adam sudah di karunia Putri yang bernama Amira Aqila Susilo yang saat ini sudah berusia Tiga bulan.
Fadil cukup bahagia karena ia sekarang memiliki Adik perempuan bahkan Fadil selalu mengajak adiknya untuk bermain ya walaupun adiknya itu belum bisa apa-apa tapi entahlah namanya juga Bocah yang sayang sama adiknya.
Reno dan Lili pun ia sudah melahirkan Seorang Putri yang bernama Aulia Azkia mahar Dika yang saat ini usianya tidak jauh beda dengan Amira
Adam sudah menyetop istrinya agar tidak hamil lagi karena ia tidak ingin membuat istrinya repot dan kecapean gara-gara mengurus anak-anak.
" Dad, nanti siang mau dibawain makan siang enggak? " Tanya Meiysa yang sedang sibuk di meja makan
" Apa saja yang penting Tidak membuat Mom Repot " Jawab Daddy Adam
" Apapun tidak akan membuat Mom Repot, masa ia untuk Daddy repot " Kata Mom Meisya
" Seriusss "
" Dua riusss " Jawab Mom
" Ihhh kalo dah kaya gini bikin aku.. "
" Daddy! "
Mom Meisya langsung mengulum senyumannya karena aksi suaminya di ketahui oleh putranya " No Dad. Daddy endak boleh peluk-peluk mom " Tegur Fadil kepada Daddy nya.
" Loh kenapa, kan Mommy milik Daddy juga "
" No pokonya No!!!! " Ucap Fadil sambil menggelengkan kepalanya
" Terus Kalo Daddy gak boleh Peluh Mom berarti Boleh peluk Fadil " Daddy Adam langsung membawa putranya kedalam pelukannya
Fadil terus memberontak ia tidak ingin di peluk oleh Daddy nya " Dad Geli hahhaha... " Fadil merasa geli dengan jambang yang ada di dagu milik sang Daddy " Hahahhaa Daddyyyyy "
" Kan Gak boleh peluk Mom berarti boleh peluk Fadil " Daddy terus saja menggoda putranya itu membuat Fadil tertawa terbahak-bahak
Mom Meiysa tersenyum bahagia karena dirinya melihat Anak dan suaminya yang sedang bercanda " Mudah-mudahan selalu begini teruss Amin.. " Gunma Mom Meisya
" Nyonya, ini Non kecil sepertinya harus " Kata Pelayan yang membawa Amira
" Oh sini Mbak, Biar aku susui " Kata Mom Meisya yang langsung membawa Amira kedalam pelukannya " Terimakasih ya Mbak "
Mom Meiysa langsung membuka kancing kemeja pakaiannya lalu memberikan susu kepada Amira tidak lupa Mom Meisya juga menutup area sumber ASI dengan bedongan yang di bawa oleh mbak tadi.
__ADS_1
" Putri mom Haus ya Nak " Mom Meiysa mengelus dan mencium kening Putrinya dengan penuh kasih sayang.
" Mom Ape " Keluh Fadil yang naik keatas kursi meja makan
" Minum dulu Boy " Kata Mom Meisya
Fadil Langsung mengambil air minum yang ada di atas meja makan
" Kamu kalah Boy " Kata Daddy Adam
" Ndak kalah, Daddy culang " Kata pria kecil itu dengan suara seperti anak kecil
" Loh ko Curang, memang nya Daddy curang apa? "
" Tadi kelitik-kelitik dengan ini Daddy " Tunjuk Fadil ke jambang milik sang Daddy " Pipi Adil jadi mela-mela " Keluh Nya dengan bibir yang cemberut
" Sorry deh Boy, Habis kalo Daddy cukur nanti Mom marah kan ini kesukaan Mom " Seru Daddy Adam
Mom Meisya yang di bawa-bawa langsung Membulatkan kedua matanya " Loh ko Mom di bawa-bawa sih " Keluh Mom Meiysa
" ini kan memang kesukaan mu sayang "
" Mana ada "
" Buktinya jika aku sedang naik-naik ke puncak gunung kamu selalu berteriak " Goda Daddy Adam dengan mengedipkan sebelah matanya
" Ampun Mom. Aku pasrah " Kata Daddy Adam
" Taulah " Sebal Mom Meisya yang kembali Pokus memberikan asi kepada Putrinya.
Sarapan pun telah usai, walaupun Fadil masih berusia Dua tahun namun bocah itu sudah pandai makan sendiri ya walaupun masih berantakan namun Mom Meisya tidak pernah mempersalahkan itu semua yang penting putranya mau makan sendiri.
" Mom, Aku sudah membersihkan Fadil. Sekarang aku pergi dulu ya " Pamit Daddy Adam yang mencium kening mom Meisya
" Iyah Dad, hati-hati ya. Nanti siang aku bawakan makan siang untuk Daddy "
" Siap Mom "
Sebenarnya Daddy Adam tidak ingin membuat repot istrinya dengan mengantarkan makan siang ke kantor namun karena ini keinginan istrinya jadi Daddy Adam bisa apa ia hanya mengikuti keinginan istrinya itu.
Setiap pagi Fadil akan kedatangan Guru. Mom Meiysa awalnya menolak untuk Homeschooling namun karena Daddy Adam ingin jika Putranya nanti bisa menjadi penerus, mau tidak mau Meisya mengikuti keinginan suaminya walaupun dirinya sebenarnya merasa tidak tega melihat putranya harus sekolah dini.
Meisya menidurkan Baby Amira di Box agar ia bisa mengerjakan pekerjaan rumah.
__ADS_1
Semuanya Meisya urus sendiri kecuali jika dirinya sedang merasa lelah dan membutuhkan bantuan barulah Meisya akan menyuruh Para pelayan untuk membantu dirinya.
Jam Sudan menunjukan Jam sebelas siang, Meisya langsung bersiap untuk pergi ke kantor suaminya.
" Mbak, aku titip Baby Amira ya "
" Baik Nyonya " Jawab Pelayan itu
" Aku dan Fadil akan ke kantor Dulu "
" Baik Nyonya " Jawab nya lagi
Mom Meisya langsung membawa Fadil kedalam mobil ia juga membawa rantang yang berisi makan siang untuk sang suami.
Kali ini Mom Meisya membawa mobilnya seorang diri karena ia sudah mahir dalam menggunakan Mobil sedangkan Fadil ia duduk anteng dengan mainannya di jok khusus anak-anak.
Karena jalanan tidak terlalu macet membuat Mom Meisya tidak membutuhkan waktu lama di jalan.
" Ayo Boy " Ajak Mom Meisya
Mom Meisya yang sudah memiliki dua orang anak namun bodynya tetap lah seperti perawan, langsing cantik dan indah di pandang, mungkin karena bekas Model membuat Meisya terlihat awet muda.
Para pegawai menyambut ramah kedatangan Mom Meisya dan juga Fadil. Ada yang berbisik-bisik kagum ada juga yang julit namun Mom Meisya tidak pernah menghiraukan itu semua karena baginya itu hanya butiran debu yang di tiup langsung menghilang.
Ting...
Lift Pun terbuka Lalu Mom Meiysa dan juga Fadil masuk kedalam Lift tidak lupa memencet tombol yang akan di tuju.
Fadil tidak pernah rewel jika di bawa ke perusahaan bahkan ia terkadang suka mengagumi perusahaan milik Daddy nya ini.
Ting...
" Ayo Boy "
" Oke Mom " Jawab Fadil. Fadil anak yang cuek dan juga dingin bahkan jika ada orang yang tidak ia kenal menyentuh Fadil akan marah sama saja seperti Daddy nya.
" Apa suamiku Ada di dalam? " Tanya Meiysa kepada Asisten Sang suami
" Ada Nyonya " Jawab Nya sopan
" Terimakasih " Meisya langsung mengetuk pintu ruangan sang suami
Tok.. Tok.. Tok...
__ADS_1
Mom Meisya melakukan ini karena ia ingin anak buah suaminya juga tau tatak Rama jika masuk keruangan atasan harus mengetuk pintu dulu jangan main nyelonong saja.
" Masuk "