
Setelah kejadian di resepsionis, kini Meisya langsung di ajak oleh Adam ke ruangan nya, Adam memerintahkan Dava untuk memberikan hukuman kepada kedua resepsionis itu
" Duduk lah " kata Adam
" Iyah terimakasih kak " Meisya pun duduk di sopa
" Minum lah dulu, kamu pasti Haus, maafkan kakak karena kakak kamu jadi harus menunggu "
" Tidak apa-apa kak, lagian itu bukan salah Kaka, itu kan kesalahan kedua wanita itu " ucap Meisya " Lagian kan sekarang aku sudah ketemu sama kakak "
" Ah baik lah, kalo begitu kita langsung bahas soal pekerjaan saja " Adam pun langsung mengeluarkan surat kontrak untuk di tandatangani oleh Meisya, bahkan Adam tidak segan-segan untuk memasukan Meisya ke pelatihan model agar Meisya menjadi model profesional nanti nya, toh itu juga bagus untuk perusahaan nya jika mempunyai model yang bagus
" Apa kamu sudah mengerti.?" tanya Adam " jika ada yang tidak di mengerti tanyakan saja "
" sudah kak, aku mengerti " balas Meisya
" Kalo gitu mulai hari ini kamu bisa langsung kerja, dan selamat bergabung di perusahaan kami " Kata Adam sambil mengulurkan satu tangan nya
Meisya pun langsung membalas uluran tangan Adam sambil tersenyum tulus " Sama_sama kak "
__ADS_1
" Senyuman mu membuat hati Abang melelah " batin Adam
Kini Adam mengajak Meisya untuk berkeliling, dan memperkenalkan nya kepada rekan kerja sesama model " Kalo gitu kakak tinggal dulu ya, kamu ikuti saja arahan mereka " kata Adam
" Iyah kak " balas Meisya
setelah kepergian Adam, Meisya pun langsung memperkenalkan dirinya kepada Model Yang ada di sana " perkenalkan kak, nama aku meisya " ucap nya sambil mengulurkan tangan nya
Namun bukan nya membalas, model itu malah senyum sinis kepada Meisya " Aku tidak Sudi berjabat tangan dengan orang kotor seperti mu "
Meisya langsung melotot mendengar ucapan model itu, ingin sekali menjahit mulut nya namun apa daya di sini dia adalah orang baru
" Meisya sini lah, kita makeup dulu " ajak stylish yang ada di sana
" Iyah kak " balas Meisya dengan ramah
" Kamu sudah cantik, aku sampai bingung harus memulai nya dari mana " puji nya
" Ah kakak bisa saja " balas Meisya malu
__ADS_1
Akhirnya Meisya pun di makeup tipis oleh stylish itu, banyak yang memuji kecantikan dirinya " Tu kan apa ku bilang kamu tambah cantik "
Akhirnya Meisya pun mulai pemotretan, ia sangat canggung sekali apa lagi ini pertama kali nya " rileks saja " kata fotographer
Setelah berkali-kali akhirnya foto sangat memuaskan sekali, bahkan Meisya tidak percaya jika yang ada di foto itu adalah dirinya
Itu lah kira_kira hasil pemotretan nya, Sisil mulai geram karena banyak sekali yang memuji ke kecantikan Meisya " Ini tidak bisa di biarkan, jika terus seperti ini bisa_bisa aku terbuang " batin Sisil, dengan tangan yang sudah mengepal
" Terimakasih Meisya, semoga kedepannya bisa lebih bagus lagi ya " puji fotographer itu
" Iyah sama_sama kak " balas Meisya ramah
" Oh iya bagai mana kalo malam ini kita pergi ke kafe untuk menyambut Meisya yang telah bergabung di perusahaan Kita " ajak fotographer itu
__ADS_1
Semua orang pun menyetujui nya, sedangkan Meisya hanya manggut-manggut saja karena merasa tidak enak
Sedangkan di ruangan Adam, Adam tersenyum menatap Foto yang di kirim oleh Dava di handphone nya " Aku tidak salah telah memilihmu "