Kepentok Cinta Kakak Sahabat

Kepentok Cinta Kakak Sahabat
Bab 30


__ADS_3

Malam hari nya sesuai dengan obrolan tadi mereka akan pergi ke sebuah kafe untuk merayakan penyambutan model baru, kini Meisya dan yang lain nya sedang asik ngobrol sambil makan ada juga yang minum karena kafe ini menyediakan minuman juga " Jadi kamu seorang janda.?" tanya fotographer itu yang bernama Aldi


" Iyah " Meisya berkata jujur kepada teman-teman nya karena ia tidak ingin ada masalah di kemudian hari apa lagi ia akan menjadi model prodak


" Wah tidak menyangka ya, di usia muda mu sudah menjadi seorang janda cantik " balas Jeje


" Pasti itu karena suami nya yang tidak puas dengan pelayanan dia makanya dia di ceraikan " sindir sisil sambil meneguk minuman nya


Meisya hanya tersenyum sinis kepada Sisil, ingin sekali ia menjawab omongan Sisil tapi ia tahan karena ia tau jika Sisil tidak akan pernah puas dengan apa yang di ucapkan nya " Tapi aku berterimakasih kepadanya karena perpisahan aku dengan dirinya membawa berkah, buktinya sekarang aku menjadi model prodak milik tuan Adam " balas Meisya


Wajah Sisil sudah memerah ingin sekali ia mencabuk_cabik meisya " Sudah_sudah jangan di bahas lagi, lagian apa masalah nya dengan seorang janda, mending di sebuah janda karena ada status dari pada perawan rasa janda " balas Karmila sambil memutarkan bola mata nya

__ADS_1


Yang lain mengulum senyum mendengar ucapan Karmila, tentu saja mereka tau untuk siapa sindiran itu, tentu saja untuk Sisil karena Sisil adalah tipe wanita yang menghalalkan segala cara untuk kemakmuran karir nya termasuk menjual tubuhnya


" Kamu!! " geram Sisil sambil menunjuk ke arah Karmila


" kenapa dengan mu.?" tanya Karmila


" Sudah_sudah kenapa kalian menjadi ribut begini, ini kan acara ku " ucap Meisya untuk melerai mereka


" Iyah tidak apa-apa, ayo lanjut lagi makan nya " ajak Meisya


Mereka pun melanjutkan makan_makan nya, sedangkan Karmila dan Sisil mereka sudah mabuk berat, sebenarnya dulu Sisil dan Karmila bersahabat namun karena sikap Sisil yang semakin angkuh Karmila pun memutuskan persahabatan nya dengan Sisil, makanya tidak aneh jika Sisil dan Karmila sering berantem

__ADS_1


Jam sudah menunjukan jam 11 malam, Karmila langsung ijin pamit terlebih dahulu karena waktu sudah tengah malam " Aku pulang duluan ya "


" Eh mau kemana.? ini baru juga jam 11 " kata Aldi


tidak


" Justru itu karena sudah jam 11 aku harus pulang, dah ya aku duluan " kata Meisya sambil meninggalkan mereka


Dua puluh menit kemudian Meisya sudah sampai di kosan nya, ia menaruh tas nya dengan sembarang arah karena ia benar-benar sudah lelah hari ini, ia membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur tanpa mengganti pakaian nya karena mata nya sudah ngantuk berat


Adam sudah bisa bernapas lega karena pujaan hati nya sudah sampai di kosan nya " kenapa aku bisa segila ini kepadanya " Grutu Adam heran, karena sudah malam ia pun langsung ke tempat tidur untuk memejamkan mata nya

__ADS_1


Tadi ketika adam ingin mengantar pulang Meisya, tapi meisya tolak karena ia sudah ada janji sama teman-teman baru nya, akhirnya Adam pun menyuruh anak buah nya untuk memata-matai Meisya karena takut ada apa_apa dengan pujaan hati nya, apa lagi di sana ada Aldi laki_laki buaya darat yang suka mempermainkan perempuan


__ADS_2