
“Kalau gitu, sekarang Papie boleh menyapa dede bayi ‘kan?” tanya Steve. Memang sejak Sari hamil ke tiga ini, Steve selalu minta izin terlebih dahulu bila ingin menengok bayinya. Dia tak ingin istrinya sedang lelah sehingga bisa berakibat
buruk pada kehamilan Sari.
“Ih, ujung-ujungnya kesana,” Sari tentu saja hanya menampik dengan kata-kata, karena dialah yang lebih dulu memeluk dan menciumi Steve. Sehingga Steve sukses menyapa bayi ketiga mereka.
Flasback off
Sari telah selesai membuat makanan Dhisty. Untuk bekal lainnya, bila tak ada menu khusus yang ia atau Steve inginkan, biasanya simbok yang menyediakan. Begitu pun pakaian ganti Dhisty dan Dwipa, bukan dia lagi yang menyiapkan. Steve melarangnya agar tak terlalu lelah.
“Ayok kita berangkaaaaaaaaaat!” Sari mengajak Dhisty. Sengaja dia membuat suasana ceria agar putrinya tahu bekerja itu menyenangkan. Bukan beban atau tugas rutin. Semua harus diajarkan sejak dini.
“Ayoook!” jawab Dhisty sambil berjalan dengan melompat-lompat dan memegang telunjuk Sari.
Sesampai di butik seperti biasa Sari langsung menuju paviliun terlebih dahulu untuk menidurkan Dwipa di ranjangnya. Dia pun lalu bersiap untuk memulai kegiatan padat hari ini. Dalam jadwal kerjanya hari ini dia memiliki 2 tamu penting yang ingin bekerja sama dengan butik miliknya itu. Butik yang dia sama sekali tak pernah bayangkan akan dikelolanya karena niat dia buka usaha dibidang kuliner sesuai dengan impian sang mama dan kakak iparnya. Butik yang harusnya ada ditangan Steve suaminya. Namun sang suami merasa tidak ada klik dengan bisnis milik almarhum maminya sehingga menyerahkan butik ini untuk dikelola Sari.
“Mbak, hari ini saya agak sibuk, kalau pas saya ada tamu lalu mas Dwipa minta minum, kasih ASI yang di botol ya, cek dulu suhunya sehabis dipanaskan. Lalu mbak Dhisty kalau habis maem langsung di lap seluruh badannya biar dia bisa bobo nyenyak.” Sari memberi pesan pada mbak Dwi agar selalu memperhatikan dua buah hatinya. Selanjutnya dia membawa ponsel saja ke ruang kerjanya.
‘Mam, Papie keluar buat hunting ya,’ chat dari Steve masuk saat tamu pertama baru saja datang. Sari tak sempat membalas, dia langsung terlibat diskusi penting dengan calon mitra kerjanya itu. “Ini bisa jadi pilihan bahan juga bila ingin lebih mahal, nanti akan dibuat seperti yang sudah tersedia, tapi karena mutu dan harga bahan dasar berbeda harga, maka harga jual juga pasti berbeda Pak, Bu,” Sari menjelaskan dengan rinci apa yang bisa para calon konsumen dari mitra tersebut dapatkan bila mereka mengganti material bahan pada produksi yang diinginkan kedua orang tamu yang hari ini datang ke butiknya.
Setelah lama berdiskusi, hari itu Sari mendapat satu MOU untuk kerja sama butiknya dengan supplyer dari Kalimantan itu. Dia sangat bersyukur satu kemajuan lagi sudah berhasil dia genggam.
‘Alhamdulillah, target hari ini sudah deal satu,’Sari langsung mengabari berita bahagia itu pada suaminya tercinta.
‘Papie nunggu traktirannya,’ Steve langsung membalas chat yang masuk ke ponselnya.
‘Koq bisa langsung jawab. ‘Kan sudah aku bilang jangan pernah chat kalau sedang nyetir?’ balas Sari cepat.
‘Papie enggak lagi nyetir honey, lagi ngamatin si cantik molek di depanku, tapi sayang maharnya ketinggian sedang biaya salon buat make overnya akan besar,’ balas Steve yang sedang mengamati buruannya. Dia juga sedang mengkalkulasi biaya perbaikan dan modivikasi lalu dia memperkirakan harga jual.
‘Oh ya sudah kalau begitu. Nanti kalau lewat hotel inna garuda atau lihat ada yang jual rujak serut, belikan ya, enggak harus yang di inna. Yang penting rujak serut dan enggak pakai pepaya serta timun,’ pinta Sari pada Steve. Lalu dia bergegas melihat dua buah hatinya sekalian ingin makan siang sebelum menerima tamu berikutnya .
__ADS_1
***
Steve memberikan 10 bungkus rujak yang dia beli. 2 bungkus rujak serut pesanan Sari yang tidak pakai pepaya dan timun. 3 bungkus rujak serut lengkap dan 5 bungkus rujak iris. Dia sengaja beli banyak karena karyawan butik banyak yang suka rujak. “Mbak, yang dua ini punya ibu, untuk saya sisakan 1 yang rujak iris. Sisanya kalian makan bareng-bareng dengan anak-anak depan ya,” perintah Steve.
“Anak Papie sudah bangun ya?” Steve menciumi Dwipa yang sedang dibuang anginnya agar bersendawa oleh Sari. “Selamat ya honey, sudah sukses membuka jalan antar pulaunya,” dia kecup kening dan puncak kepala gadis bau kencur kesayangannya itu.
“Makasih Pie atas supportnya. Semoga yang nanti datang juga berhasil tembus ya?” Sari berharap pertemuan yang
dijadwalkan 1 jam lagi juga akan berjalan sesuai harapannya.
“Aaaamiiiin. Sekarang Mamie mau langsung makan nasi atau makan rujaknya dulu?” Steve berani
menawarkan rujak karena dia tahu istrinya sudah makan nasi sejak pagi tadi.
“Nasi dulu Pie, gak sabar pengen makan belut goreng dengan lalapan dan sambal. Rujaknya taruh kulkas dulu aja biar dingin,” jawab Sari. Kemarin simbok beli belut yang besar-besar dan digoreng tidak garing sesuai kesukaannya. Jadi siang ini Sari ingin makan itu saja dengan sambal dan lalapan.
“Wah asyiiiiik tuh. Ayok kita makan, Papie jadi lapar mendengar belut goreng,” Steve mulai mengenal makan belut sejak bersama Sari. Tapi Sari tidak suka bila size belut kecil atau besar tapi digoreng kering. Sari suka belut besar dan digoreng tidak kering sehingga bisa dimakan dagingnya. Sebelumnya Steve belum pernah makan walau sering melihat menu dari belut.
\==================
selalu sehat dan bahagia ya.
Yanktie bahagia banget selalu dapat respon positive dari semuanya, baik
berupa like, vote atau hadiah.
Nah di kesempatan kali ini yanktie mau kasih apresiasi buat pembaca yang paling
aktiv kasih hadiah buat tulisan yanktie. Hadiah kan yanktie berikan bagi TOP FANS rangking
umum (bukan rangking mingguan ya say)
__ADS_1
Tersedia pulsa bagi 3 orang yang paling aktiv , penilaian mulai saat ini
sampai cerita ini ditulis TAMAT / THE END
Rincian hadiah sebagai berikut
Hadiah pertama pulsa 100.000
Hadiah kedua pulsa 75.000
Hadiah ketiga pulsa 50.000
Dan 10 hadiah hiburan pulsa 10.000 ( bagi 10 orang di urutan ke 4 sampai ke
13 dari top fans )
Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin besar
kesempatan mendapat hadiah ini
Yanktie tunggu partisipasinya
Terimakasih dan salam manis dari Jogja
----------------------------
Sambil nunggu
yanktie update bab baru, mampir ke novel bagus karya teman yanktie ya
__ADS_1
Judulnya EX-MAFIA HOT DADDY karya BHEBZ