KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR

KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR
68 PPCPP ATAU P2CP2.


__ADS_3

Yanktie ucapin makasih sudah ngikutin cerita ini sampai bab ini. Waduuuuu kenapa Sari bikin Steve kecewa karena tidak bilang apa yang dia inginkan ya. Lalu gimana kelanjutan kehamilan Sari ya?


Biar ga penasaran ikutin ceritanya di bab berikutnya yaa.


Jangan lupa like dan vote serta komennya dan bintang 5 nya


----------------


“Selamat ultah bro, sorry belum biasa panggil mas,” kekeh Steve pada kakak iparnya.


“Sesuka lo aja, enaknya manggil apa. Asal lo ga panggil gue bapak aja lah. Thanks ya,” jawab Anto sambil membalas pelukan Steve.


“Selamat ulang tahun yo mas, sehat selalu dan makin sukses,” ucap Sari pada kakaknya.


“Kamu juga yo de, semoga sehat terus,” kata Anto sambil mengelus perut adiknya yang mulai buncit.


“Selamat ulang tahun ya dad, kamu pria terhebat dalam hidupku. Semoga selalu sabar membimbing dan mendampingiku,” kata Dini memberi ucapan pada suaminya, tak lupa di kecupnya ke dua pipi Anto secara mesra.


“Kamu perempuan terhebat untukku. Makasih selalu setia mendampingiku dengan sabar dan penuh cinta. Makasih atas semua yang kamu berikan,” jawab Anto sambil mendekap belahan jiwanya. Di kecupnya ke dua pipi dan puncak kepala Dini. Dini memberikan kado berupa amplop biru yang di beri pita emas.


Sari dan Steve sangat suka melihat kemesraan pasangan ini, mereka tahu perjuangan Anto dan Dini untuk bersatu sangat berliku.


***


Steve mulai jenuh kerja di kantor, dia ingin mempersiapkan usahanya sendiri melakukan jual beli mobil second seperti yang selama ini di lakukannya. Selama ini pekerjaan itu hanya dia lakukan sebagai side job di waktu luang dan dia belum bisa menyimpan banyak mobil karena halamannya tidak cukup. Dia harus menyewa lahan untuk show room usaha jual belinya tersebut. Dia juga ingin punya tenaga tekhnisi agar mobil yang dia beli bisa di perbaiki kekuarangannya sebelum di jual kembali sehingga pembeli akan puas dan merekomendasikan usahanya pada orang lain.


“Parkiran butik kan bisa di gunakan untuk menampung lima sampai sepuluh mobil yang kamu beli Pie, selain untuk tamu butik. Lalu Papie bikin ruang kantor di sana, jadi kita usaha dalam satu gedung,” demikian saran Sari semalam. Itu sebabnya saat ini Steve sedang berada di butik untuk merancang pembangunan ruang kantornya, sekalian merombak butik agar sesuai ke inginan Sari.


Sari ingin butik dan jual beli mobil menjadi satu managemen namun beda divisi saja. Dia juga minta ada satu ruang khusus untuk anak mereka kelak, sehingga sepanjang hari sang anak akan selalu bersama kedua orang tuanya, tidak di tinggal di rumah dengan pengasuh.

__ADS_1


Itulah awal Steve memantabkan diri untuk mengembangkan usahanya. Dia ingin bekerja namun selalu dalam lingkungan yang sama dengan anak dan istrinya. Dia juga sedang melihat kemungkinan membeli lahan sebelah butik agar usaha mereka bisa luas. Modal sudah cukup dia peroleh karena rumah papinya di Jakarta sudah dia jual 3 bulan lalu.


***


Pagi ini Steve mulai kesal dengan kinerja anak magang kandidat pemimpin program yang di khususkan dia tangani dari bu Gita. Bu Gita menyiapkan 5 orang keponakan terpilihnya untuk bersaing menjadi pemimpin masa depan perusahaan ini. Dua perempuan dan tiga lelaki yang semuanya ada dalam bimbingan Kusno dan Steve hanya memantau. Namun ada seorang gadis yang sedikit salah melangkah di mata Kusno dan Steve. Gadis ini bernama Jelita. Sesuai namanya dia memang cantik parasnya, namun tidak cantik kelakuannya. Program kali ini bernama PPCPP (program pendidikan calon pemimpin perusahaan) kadang juga di sebut P2CP2.


Kusno menyimpulkan karena merasa cantik maka Lita panggilan dari Jelita selalu tidak mau kalah terhadap siapapun. Baik pada semua sepupunya dalam team kandidat, maupun pada pegawai lama walau mereka lebih senior dan tingkat jabatannya lebih tinggi.


Lita sering membuat banyak masalah dengan atasannya di divisi yang dia masuki. Dan selalu melemparkan kesalahan pada orang lain. Semua OB tak ada yang mau mendekat bila ada dia karena bisa di pastikan akan menjadi kambing hitam atas kesalahannya. Semua itu ada dalam laporan penilaian Kusno.


“Pak, bagaimana bila kita menerapkan sistem gugur bagi para kandidat?” tanya Kusno siang ini saat sedang mengevaluasi nilai kemampuan anak magang tersebut.


“Lakukan saja sesuai keinginananmu, biar makin mengerucut sejak awal sehingga kita tak terlalu kebanyakan beban,” demikian tanggapan Steve.


Sejak dua minggu lalu Lita mendekati Kusno dan Steve secara personal. Mendekati Kusno pasti langsung mental, karena istri Kusno bekerja di kantor itu juga sebagai PR (public relations) sehingga gerak awal Lita langsung kandas. Tanpa ragu istri Kusno langsung mendamprat ketika Lita baru saja memasuki lobby kantor pagi itu. Istri Kusno memperlihatkan ajakan mesum yang Lita kirim ke nomor Kusno.


Setelah gagal mendekati Kusno Lita banting stir mendekati Steve. Sejak berkantor di Jakarta semua tahu Steve adalah beruang kutub. Dia tidak mau punya bawahan perempuan kecuali Andini. Di kampus pun dia tak pernah tertarik lawan jenis. Pernah hampir tunangan dengan Cindy karena Cindy lah yang aktiv mendekati. Steve baru membuka hati hanya pada istrinya si anak bau kencur Apsari Putri Soekarso.


Fash back on


“Pak, siang nanti saya boleh nebeng mobil bapak ya saat makan siang,” pinta Lita pada Steve.“Bukannya kamu bawa motor? Kamu mau kemana?” Steve mulai memasang pagar karena dia sudah tahu dari Kusno kalau Lita mencoba menikung istrinya.


“Tadi motor saya kebanan (istilah Jogja untuk ban motor bocor), jadi saya tinggal di bengkel daerah dekat arah bandara Pak,” jawab Lita.


“Kalau gitu bila kamu ga mau naik taksi, kamu minta satpam kantor carikan ojek yang dia kenal mengantar ke bengkel itu agar aman (saat itu belum ada ojek online). saya ke arah yang berlawanan dengan arah tujuan kamu,” Steve langsung pergi meninggalkan Lita.


‘Selamat makan siang Bapak ganteng,’ siang ini Steve mendapat sms dari nomor yang belum dia save dalam phone book nya. Tentu Steve tidak akan melayani sms seperti itu. Dia tidak membalasnya.


Esoknya banyak sms masuk dari nomor tersebut. ‘Selamat sore sayang, hati-hati di jalan ya’ atau  ‘Selamat pagi, have a nice day’ atau ‘Semoga hari ini Bapak selalu mengingat saya yang tak pernah berhenti merindumu’. Bahkan ada yang mulai nakal seperti ‘Saya berharap mas mau mengajak saya membunuh kebosanan dengan bertukar peluh’ dan ‘Apa mas tidak ingin main golf dengan lubang sempit?’

__ADS_1


Dari pesan-pesan terakhir maka Steve mengambil jalan tegas. Dia langsung mengeprint semua sms itu dan mengirimkannya pada email bu Gita dan juga meng forward pesan-pesan itu pada nomor orang tua yang tercantum sebagai penanggung jawab yang bisa di hubungi bila siswa magang bermasalah.


Flash back off


“Mie, papie mau lapor. Papie ga ingin kita salah paham,” Steve membuka pembicaraan sore di saat dia menjemput istrinya di butik.


“Kenapa Pie?” tanya Sari santai sambil mengupas salak.


Steve menyerahkan ponselnya pada Sari lalu membuka SMS dari Lita yang memang sampai saat ini nomor itu tidak dia simpan.


Sari membaca dengan tenang, dia memang bukan type yang meledak-ledak bila dapat masalah seperti ini. Dulu saat dengan Belinda maupun Cindy pun dia menanggapi dengan santai. Apalagi sekarang yang membuka fakta adalah suaminya, artinya tidak mungkin Steve akan mendua bila dia melaporkan padanya.


“Trus kenapa?” jawab Sari datar.


“Koq Mamie gitu sih, ga ngamuk atau apa gitu, emang ga cinta ke papie? Ga cemburu?” cecar Steve penasaran.


---------------------


Cerita baru karya yanktie yang berjudul IMPOSSIBLE LOVE  sudah mulai rilis lho


Cerita masih cerita sederhana yang membumi, berkisah tentang seorang pemuda lulusan London yang di paksa pulan orang tuanya. Saat reuni SMA, dia tertarik dengan mantan gurunya


Mantan guru pasti lebih tua dong!


Belum lagi si mantan guru sudah beranak 3


Penasaran??? Langsung cari hanya di Noveltoon ya


Ini cover novelnya

__ADS_1



__ADS_2