KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR

KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR
92 BERTEMU PAK HENDRO


__ADS_3

Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.


Steve tentu terkejut melihat foto-foto di ponsel Sari. Dia maklum kemarahan Sari sangat berat karena melihat bukti seperti itu. Steve ingin mencari jalan keluar terlebih dahulu sebelum mmebujuk istrinya yang sedang patah arang.  Gimana kelanjutan certanya? Lanjut baca keseruannya di bawah ini ya.


Tapi jangan hanya baca …  kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.


--------------------


Steve langsung mengirim foto-foto tersebut ke ponselnya lalu dia hapus riwayat pengiriman agar Sari tidak tahu. Steve menyalin nomor pengirim foto ke ponselnya untuk dia lacak besok pagi. Tak lupa Steve melihat daftar panggilan di ponsel Sari, rupanya Sari langsung menghubungi nomor itu setelah menerima kiriman foto. Namun tak aktive karena di daftar hanya tertulis 00.00 waktu panggilnya.


Steve sangat marah. Dia kembali menghubungi nomor mantan sekretarisnya di kantor bu Gita dulu. ‘Besok saya minta waktu ketemu denganmu,’ demikian chat yang dikirim Steve pada Kusno. Karena biar bagaimana pun dia sudah bukan atasan Kusno, jadi dia wajib meminta waktu untuk bertemu.


“Good morning princess papie nan cantik jelita. Sudah bangun ya anak cantik. Sehat terus ya sayangku,” Steve menyapa putri kecilnya saat dia baru masuk ke kamarnya sehabis menjalankan salat Subuh di ruang khusus salat di rumahnya. Dia segera membuka sarung dan meletakan peci salatnya di tempat seharusnya lalu mengambil Dhisty yang terlihat memandangnya dengan mata bintang kejora milik kekasih kecinya. Steve selalu bersyukur melihat perkembangan sekecil apapun dari putrinya. Dia selalu ingat, dia dan Sari hampir kehilangan Dhisty karena serangan yang di dalangi Belinda dulu.


“Kita hirup udara bersih dikebun eyang di belakang yok,” ajak Steve pada putrinya. Dia masih melapis badan Dhisty dengan balutan selimut karena udara masih dingin. Tak lupa juga kepala Dhisty dipakaikan kupluk bayi agar mengurangi dingin di bagian kepala.


“Nah segar kan disini. Kamu suka ya cantik?” tanya Steve lagi saat mereka sampai di halaman belakang rumahnya. “KIta diteras saja ya sayang. Gerimis, kamu enggak boleh keluar. Nanti kalau kamu sudah agak besar kita akan mandi hujan. Papie akan menemanimu berlarian di rerumputan saat hujan deras,” Steve teringat saat dia kecil dulu papi-nya sering menemani dia mandi hujan. Sedang mami-nya akan menyediakan teh hangat dan sebutir obat hisap manis rasa jeruk untuk pencegah dia demam. Saat Angel sudah boleh diajarkan air hujan maka Steve dan Angel akan berlarian mengejar papi-nya. Steve meminta asisten rumah tangganya mengelap badan Dhisty, karena gerimis makin besar, tentu Dhisty tak akan mandi lalu dijemur sehabis mandi pagi.


“Ma, jenis pupuk seperti apa yang akan dibeli?” Steve meminta sample botol kosong dan bungkus kemasan obat anti serangga dan pupuk pada mama mertuanya. Mama bergegas mencari jenis yang habis. “Sekalian belikan papan pakis dua ikat ya Steve,” pinta mama.


“Dua ikat cukup Ma?” tanya Steve.


“Cukup, nanti yang lain biar pakai pot anggrek saja,” balas mama. Papan pakis akan di gunakan untuk anggrek yang ditempel. Sedang anggrek lain dia akan repotting dengan pot tanah yang kemarin baru dibelikan Dini sebanyak lima lusin. “Oh ini Steve,” mama memperlihatkan kawat untuk menggantung pot, karena Dini bilang di tukang pot langganannya, kawatnya sedang habis.


“Ya, Ma,” Steve membawa semua yang telah disiapkan oleh mama mertuanya. Dia segera ke kamarnya untuk mandi. Hari ini dia akan ke perusahaan bu Gita untuk bertemu dengan Kusno. Sejak dia resign, Kusno lah pemimpin di kantor itu, karena bu Gita tidak percaya pada seorang keponakannya yang lulusan Aussie. Dan calon yang magang dirasa belum mumpuni untuk memimpin.

__ADS_1


Steve menghubungi Kusno saat dia baru saja parkir di bekas kantor lamanya. “Langsung masuk saja pak Steve. Ruangan saya masih di tempat lama, bukan di ruangan bekas Bapak, karena saya merasa tidak pantas duduk diruang itu,” Kusno menjawab salam yang Steve sampaikan dan memintanya langsung ke ruangannya dulu.


“Selamat pagi, saya ada janji dengan pak Kusno,” Steve lapor pada petugas recepsionis yang ada di lobby. Seorang pegawai sepertinya orang baru tidak mengenal Steve meminta tanda pengenal Steve untuk ditukar dengan kartu tamu.


“Selamat pagi pak Steve, silahkan langsung masuk saja Pak. Bapak sudah ditunggu pak Kusno sejak tadi,” seorang pegawai lama yang mengetahui siapa Steve, langsung mempersilahkan Steve menuju ruang Kusno.


Steve dan Kusno saling bertukar khabar serta cerita kondisi terkini keluarga dan juga kantor yang membuat mereka sangat dekat. Steve tahu kalau Jelita sudah di tarik oleh orang tuanya. Tidak jadi kandidat lagi di kantor ini. “Kalau sekarang saya di goda Jelita, saya harus menghubungi siapa ya?” tanya Steve pada Kusno hati-hati.


“Maksud Bapak apa?” Kusno tentu saja kaget. Karena dia pikir Jelita sudah kapok dan tidak akan membuat masalah lagi.


Dua hari lalu Jelita datang ke ruang usaha saya. Kemungkinan dia berdua atau bertiga, saya kurang pasti. Tapi yang menemui saya hanya Jelita. Dia tidak lama, tidak sampai satu jam karena saya usir. Namun dampak kunjungannya adalah istri saya ingin memutuskan tali pernikahan kami. Istri saya belum dua bulan melahirkan, dia masih labil. Masih rentan terkena guncangan emosi. Lalu baru saya keluar rumah sebentar, dia mendapat kiriman foto-foto ini,” Steve memperlihatkan foto-foto yang dia sengaja copy dari ponsel Sari semalam. Dia pun menyerahkan serangkai angka nomor ponsel yang digunakan oleh Jelita.


Kusno sangat kaget mendengar persoalan rumah tangga mantan boss yang sangat dihormatinya. Saat mereka sedang bingung akan melaporkan kemana, terdengar telepon ruangan di meja Kusno berbunyi. “Pak, pak Hendro datang mendadak!” jelas Widyo sekretaris Kusno. Rupanya Kusno juga cari aman, dia lebih memilih laki-laki sebagai asisten pribadinya. Dan kebetulan Widyo adalah kandidat unggulan kedua setelah Dewi. Dewi dan Widyo keduanya menjadi orang kepercayaan Kusno, hanya untuk komunikasi atau pergi pertemuan Kusno akan memilih dengan Widyo atau pergi bertiga. Kadang Kusno sengaja menugaskan kedua asistennya menyelesaikan permasalahan kantor hanya berdua tanpa keikut sertaannya.


“Sedang menuju ruangan Bapak,” jawab Widyo gugup.


“Ok, kamu bersiap bila saya butuh bantuan kamu untuk meminta berkas yang dibutuhkan pak Hendro ya?” Kusno santai saja. Sudah biasa dia mendapat kunjungan dari pak Hendro atau bu Gita.


“Baik Pak,” mendengar jawaban Widyo, Kusno langsung meletakan gagang telepon kembali ke tatakan telepon meja.


“Kita sedang bingung harus kemana kita bicara, pak Hendro malah datang kesini. Kita langsung tanya beliau aja kemana kita akan adukan kasus Jelita kali ini,” Kusno memberitahu Steve soal kedatangan pak Hendro, suami pemilik perusahaan.


“Kalau aku, aku pengennya langsung ke polisi. Karena aku enggak rela istriku tertekan dan rumah tanggaku terancam bubar. Kalau enggak memandang bu Gita dan pak Hendro, pagi tadi kasus ini akan langsung aku laporkan ke pengacara yang dulu nangani kasus Belinda. Aku sudah sangat terluka melihat Sari seperti itu,” jelas Steve. Dia memang bertukar pikiran dengan Kusno hanya karena mengingat sosok mantan boss nya yaitu bu Gita dan pak Hendro.


--------------------

__ADS_1


Hallo para pembaca setia cerita tulisan yanktie ino, apa khabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.


Yanktie bahagia banget selalu dapat respon positive dari semuanya, baik berupa like, vote atau hadiah.


Nah di kesempatan kali ini yanktie mau kasih apresiasi buat pembaca yang paling aktiv kasih hadiah buat tulisan yanktie. Hadiah kan yanktie berikan bagi TOP FANS rangking umum (bukan rangking mingguan ya say)


Tersedia pulsa bagi 3 orang yang paling aktiv , penilaian mulai saat ini sampai cerita ini ditulis TAMAT / THE END


Rincian hadiah sebagai berikut


Hadiah pertama pulsa 100.000


Hadiah kedua pulsa 75.000


Hadiah ketiga pulsa 50.000


Dan 10 hadiah hiburan pulsa 10.000 ( bagi 10 orang di urutan ke 4 sampai ke 13 dari top fans )


Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin besar kesempatan mendapat hadiah ini


Yanktie tunggu partisipasinya


Terimakasih dan salam manis dari Jogja


-----------------------

__ADS_1


__ADS_2