
“Itu mekanik yang akan test drive sudah siap,” Steve menunjuk mobil yang siap diperiksa oleh konsumen. Karena konsumen sudah kenal maka kewajiban menitip dompet di locker tidak diberlakukan pada Kusno. Sejak musibah pembiusan pada seorang karyawannya, memang berlaku peraturan baru. Siapa pun yang ingin minta test drive harus menitipkan semua yang dia bawa di locker.
***
Gelak tawa Dhisty dan Dwipa adalah obat lelah bagi Steve. Saat ini sesuai janji siang tadi. Steve mengajak Dhisty untuk memandikan Dwipa. Sari menyediakan semua kebutuhan ganti baju Dwipa dan Dhisty sehabis mandi nanti. Colonge, baby powder, minyak telon serta tentu baju ganti. Sedang mbak Dwi mempersiapkan makan sore bagi kedua batita itu.
“Mbak gosok punggung adik seperti ini,” Steve mengajarkan Dhisty menggosok Dwipa. Sebenarnya kegiataan ini dilakukan untuk mengajarkan Dhisty agar selalu menyayangi adiknya dan tidak cemburu pada adiknya.
“Pintar ya anak Mamie,” ucap Sari memuji putrinya, dia sudah selesai menyiapkan semua kebutuhan anak-anak.
“Iya dong Mam. Mbak ‘kan bantu Mamie dan Papie urus adik,” jawab Steve mewakili Dhisty.
“Antu Papie,” jawab Dhisty menggemaskan.
“Wah cuma bantu Papie ya, enggak bantu Mamie,” goda Steve.
“Iyaaahh,” balas Dhisty sambil mengangguk-angguk bangga.
“Ade sudah selesai mandi. Papie kasih ade ke Mamie dulu ya, Mbak Dhisty di sini sebentar, nanti Papie balik lagi. Diam sini aja ya,” Steve mengangkat Dwipa yang sudah selesai mandi. Dia akan memberikan Dwipa ke Sari di kursi untuk dipakaikan baju. Dia tidak membiarkan Sari menggendong Dwipa walau hanya dari halaman belakang tempat anak-anak mandi ke ruang keluarga. Usia Dwipa yang sudah 7 bulan membuatnya berat untuk ibu hamil. Dia tak ingin istrinya mengangkat beban berat karena usia kehamilan Sari sudah 4 bulan lebih.
***
”Kusno tumben, ada perlu apa? Mau ganti mobil atau jual mobilnya?” tanya Sari ketika mereka sudah berdua. Dua kejora mereka sudah terlelap di kamar anak.
“Dia mengantar tantenya. Dia cari mobil bak dan mobil box untuk memulai usaha catteringnya. Kata Kusno dia akan membuka cabang usaha cattering kedua orang tuanya dari Klaten. Dia ingin mengelola sendiri, tidak satu bendera dengan usaha cattering orang tuanya.” Steve menjelaskantentang Nunuk sambil mengurut lembut kaki Sari dengan minyak zaitun yang dicampur minyak kayu putih agar hangat. Hal ini memang rutin Steve lakukan sejak kehamilan Dhisty dulu. Perempuan hamil beban tubuhnya berat. Jadi butuh relaksasi rutin setiap malam. Steve melihat hal itu dilakukan Om nya ketika tantenya hamil. Jadi dia menerapkan hal itu pada istrinya tercinta tanpa diminta.
“Aku kira Kusno mau ganti mobil. Karena mobil yang dia gunakan saat ini ‘kan jenis mobil baru,” Sari menerangkan dugaannya. Dia tahu belum 2 tahun Kusno membeli mobil terbaru yang dia gunakan saat ini. Aneh rasanya bila tukar tambah dengan mobil yang berada di show room milik Steve.
“Enggak, bukan dia yang mau cari mobil,” balas Steve. “Tadi Leo telepon, mau jual mobil Risye. Mereka mau pakai 1 mobil saja. 1 motor gede milik Leo dan 1 motor matic milik Risye. Aku minta ketemuan lusa di rumah aja, biar rame. Gimana? Apa perlu undang Dini juga?”
__ADS_1
“Oke Pie, nanti aku Risye dan mbak Dini atur menu deh,” tentu saja Sari senang kalau mereka kumpul.
“Ok, jadi Papie dan Leo enggak perlu atur waktu ketemuan ‘kan? Kalian aja para ibu negara yang atur waktu?” Steve memastikan dengan bertanya, karena takut kesalahan.
“Para bapak tinggal diam dan urus anak-anak aja. Biar kami yang handle semua,” balas Sari antusias.
“Karena Papie sudah kasih Mamie kesempatan buat ngerumpi, Papie minta hadiah dimuka ya?” pinta Steve manja. Dia pasti cari kesempatan dalam kesempitan.
“Ih, Papie mah gitu,” tolak Sari di mulutnya, tapi dia membiarkan Steve melakukan keinginannya. “Tapi habis itu kita jalan keluar berdua beli sate kambing di pojok depan ya Pie?”
Tentu saja Steve tak membalas, dia sibuk dengan kegiatannya sendiri. Setelah dia dan Sari mencapai puncak kepuasan dia baru berbisik lembut. “Thanks Babe. Masih mau jalan berdua beli sate kambing?” dia yakin Sari pasti tak akan mau keluar setelah lelah berperang melawan dirinya.
“Papie aja ya, Mamie cape.”
‘Nah benar ‘kan dugaanku,’ batin Steve. Setelah mandi junub Steve keluar membeli sate kambing sesuai keinginan Sari. Tentu dia tidak berjalan kaki. Dia juga lelah sesudah pertempuran panasnya. Dia mengeluarkan motor maticnya. Motor yang memang tersedia di rumah. Sehingga bila para asisten rumah tangga butuh keluar rumah agak jauh, ada kendaraan operasional.
“Eh Bu Nunuk, enggak. Ini istri kepengen, mungkin karena ngidam,” jawab Steve dengan menyebut Nunuk dengan panggilan Bu. Dia sengaja membatasi diri.
“Rumahmu dekat sini? Koq beli sate di sini?” Nunuk masih mencecar pertanyaan pada Steve.
“Iya, rumah saya di depan sana. Biasa saya jalan kaki dengan istri. Tapi barusan dia lelah. Jadi saya sendirian.”
“Main yok ke rumah. Rumah kita dekat lho,” ajak Nunuk.
“Maaf, kita tak dekat untuk saling berkunjung. Dan saya tidak pernah berkunjung ke rumah seorang konsumen saya,” Steve langsung menghubungi Leo untuk ngobrol, memutus pembicaraan dengan Nunuk.
\=======================
Hallo para pembaca setia cerita tulisan yanktie ino, apa khabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.
__ADS_1
Yanktie bahagia banget selalu dapat respon positive dari semuanya, baik berupa like, vote atau hadiah.
Nah di kesempatan kali ini yanktie mau kasih apresiasi buat pembaca yang paling aktiv kasih hadiah buat tulisan yanktie. Hadiah kan yanktie berikan bagi TOP FANS rangking umum (bukan rangking mingguan ya say)
Tersedia pulsa bagi 3 orang yang paling aktiv , penilaian mulai saat ini sampai cerita ini ditulis TAMAT / THE END
Rincian hadiah sebagai berikut
Hadiah pertama pulsa 100.000
Hadiah kedua pulsa 75.000
Hadiah ketiga pulsa 50.000
Dan 10 hadiah hiburan pulsa 10.000 ( bagi 10 orang di urutan ke 4 sampai ke 13 dari top fans )
Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin besar kesempatan mendapat hadiah ini
Yanktie tunggu partisipasinya
Terimakasih dan salam manis dari Jogja
----------------------------
Sambil nunggu yanktie update bab baru, mampir ke novel bagus karya teman yanktie ya
Judulnya OBSESI KAKAKKU KEPADAKU karya AMANDAFERINA06
__ADS_1