KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR

KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR
85 WELCOME MY PRINCESS


__ADS_3

Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.


Ada yang pernah ngalamin melahirkan seperti yang Sari alami? Di rangsang dengan Kateter Foley?  Yanktie mengalami ketika kelahiran putra bungsu. Nah gimana kelanjutan proses melahirkan Sari? Lanjut baca keseruannya di bawah ini ya.


Tapi jangan hanya baca …  kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.


-----------------


Steve makin nervous karena ada tindakan medis tambahan menjelang Sari melahirkan. Untung Anto menemani dan selalu men support.


Saat ini sudah adzan subuh, Anto dan Steve melaksanakan sholat di mushola dekat ruang bersalin. Belum ada keterangan baru lagi dari dokter yang menangani Sari. Jam 7 pagi sehabis sarapan Sari bersiap masuk ruang bersalin, dia sudah akan pembukaan lengkap. Steve menemani di dalam ruang bersalin.


Anto dan mama duduk di depan ruang bersalin. Mereka cemas dan tak henti berdoa agar Sari bisa lancar melahirkan. Dini yang baru datang mengantarkan baju ganti untuk suami dan mamanya ikut cemas mendengar cerita proses kelahiran yang Sari alami. Memang saat Dini telepon, Anto tidak menceritakan kondisi Sari, dia khawatir Dini menjadi nervous. Itu sangat membahayakan Dini saat menyetir menuju rumah sakit.


Mereka bertiga saat ini hanya mampu berdoa saja agar Sari bisa lancar dan selamat melahirkan bayi yang menurut hasil USG kemungkinan perempuan itu.


Pukul 09.12 terdengar suara jerit bayi, tak lama kemudian Steve keluar dari ruang bersalin, membawa ari-ari bayi yang sudah bersih di dalam kendil tanah liat. “Alhamdulillah sudah lahir bayi perempuan kami, Sari sedang di jahit, sebentar lagi bisa pindah ke kamar istirahat,” lapornya pada semua yang berada di ruang tunggu.


“Alhamdulillah, selamat ya bro, sekarang sudah resmi jadi papie,” Anto memeluk bahu adik iparnya tersebut.


“Gila, rasanya gue pengen putus napas liat Sari berjuang barusan,” Steve menceritakan moment bersejarahnya barusan.


“Itulah pentingnya suami menemani istri berjuang saat melahirkan, agar laki-laki itu ga sembarangan terhadap perempuan terutama ibu dan istrinya, ga gampang selingkuh karena istri kita sudah sangat sakit ketika melahirkan, akibat perbuatan kita kaum laki-laki” nasehat Anto pada Steve, yang juga sebagai pengingat bagi dirinya sendiri.


Mama memeluk Steve erat, dia sangat bahagia karena putri bungsunya sudah menjadi seorang ibu.


“Selamat yo Steve, sing sabar ya sama istri, jangan menggampangkan hal apapun, karena ibu baru melahirkan bisa stress karena merasa tidak di perhatikan” nasihatnya pada menantunya itu.


“Siapa nama bayi kalian?” tanya Anto, setelah Dini juga memberi selamat pada Steve.


“Namanya Adhisty Maheswari” jawab Steve bahagia

__ADS_1


***


Oma yang sedang kurang sehat memaksa berangkat begitu semalam mendengar Sari masuk rumah sakit akan melahirkan, kali ini dia berangkat di temani sepupu Steve karena opa sedang tidak bisa meninggalkan rumah. Opa sedang merenovasi rumah dan posisi rumah saat ini sedang ada dinding yang sudah di bobok, sehingga tidak aman bila rumah di tinggal dalam kondisi seperti itu.


Oma datang saat Sari sedang di suapi Steve.dan bersamaan baby Dhisty di antar untuk di beri ASI. Steve segera menyudahi menyuapi Sari. Dia memberi tissue basah agar Sari membersihkan tangan dan mulutnya. “Nanti makan lagi sehabis kasih ASI ya Mam,” perintah Steve.


Steve mengambil baby Dhisty dari box nya, dia menciumi pipi bayi perempuannya sebelum di berikan pada pangkuan Sari. Steve tahu Sari masih kaku dan takut menggendong bayi. Dengan sabar dia mengajari istrinya sambil memeluk bayi mungil di dadanya. Steve sangat bahagia, dia mengucap syukur. Ternyata ada ujung bahagia di pengejaran cintanya pada anak bau kencur. “Jangan takut,  lemaskan tanganmu,” dengan sabar Steve mengatur tangan Sari agar baby nyaman di pelukan mamienya.


Sari mengarahkan mulut baby agar bisa mulai menghisap ASI, dia meringis saat pertama babi mulai mengisap ASI. “Jangan takut, hanya saat-saat pertama saja agak nyeri, nanti bila lidah bayi sudah biasa menghisap maka kamu enggak akan kesakitan lagi,” Meylan sepupu Steve yang mengantar oma memberi tahu pengalamannya saat merasakan memberi ASI hari pertama pada anaknya.


Hari ke empat Sari di rumah sakit, atau saat usia Dhisty tiga hari, Sari boleh pulang. Tentu semua bahagia. Saat ini Sari bersikeras langsung pulang ke rumahnya, tak ingin mampir ke rumah mas Anto. Dia ingin mengawali menjadi ibu langsung di rumahnya. Dan Dini sangat memaklumi itu sehingga mendukung penuh keinginan adik iparnya itu. Tentu mama dan oma juga langsung ikut ke jalan Kaliurang rumah pasangan Sari dan Steve.


***


Hari ini,  sepuluh hari  usia Adhisty, Steve akan mengadakan acara Aqeqah bagi putrinya. Kemarin opa sudah datang dan oma belum pulang ke Jakarta. Hanya Meylan yang pulang begitu sudah mengantar oma ke Jogja, karena anak-anaknya tak bisa lama dia tinggalkan.


Amora dan Arya sangat senang melihat baby Dhysty. “Dia cantik seperti boneka barbieku,” celoteh mbak Moya melihat adik mungilnya. Sementara Arya hanya melirik sekilas tanpa komentar. Seperti biasa dia menjadi buntut papa Steve. Jagoan kecil Dini itu memang sangat dingin. Dia tidak pecicilan seperti umumnya anak lelaki.


“Apa aku masih boleh di gendong papa?” bisik Arya pada Anto. Anto yang mendengar pertanyaan anaknya berpikir sejenak. Apa alasan si kecil bertanya seperti itu?


“Karena papa sudah punya dede bayi sendiri, aku enggak tau papa masih sayang aku atau engga,” jawab Arya.


Anto segera sadar anaknya di hinggapi rasa cemburu karena ada saingan baru. “Kemarin, sekarang dan besok kami semua sayang mas Arya. Papa, Mama, Eyang, Mommy dan Daddy semua sayang mas Arya, jadi pasti kamu akan tetap boleh di gendong kalau dede Dhisty lagi enggak nangis. Kalau dede nangis ya mas Arya harus sayang dan sabar nunggu sampai dede diam,” Anto berupaya menerangkan dengan bahasa yang kira-kira di mengerti oleh anaknya.


Anto lalu berbisik pada Steve percakapan yang baru terjadi antara dirinya dan Arya. Dia tidak ingin anaknya terluka lalu malah membenci Dhisty karena dia pikir adiknya itu penyebab papanya menjauh dari dirinya.


“Mas Arya, kita lihat dede Dhisty di kamarnya yok,” ajak Steve sambil mengangkat tubuh keponakannya. Steve langsung bereaksi atas bisikan kakak iparnya dengan berupaya mendekatkan Arya dengan Dhisty.


“Hallo dede, mas Arya mau lihat dede bobo nih,” Steve berbisik di dekat box bayi sambil mendekatkan Arya pada Dhisty. Arya mengusap pipi adik sepupunya dengan lembut.


“Dede bobo,” ucap Arya sambil berbisik.

__ADS_1


“Iya, dede bobo, kita main di luar aja yok,” ajak Steve sambil membawa Arya ke luar kamar.


“Habis apa mas Arya?” tanya Dini yang baru saja datang dari arah dapur membawa juice buah naga bagi Moya dan suaminya.


“Lihat dede, lagi bobo,” jawab Arya yang menggeleng ketika akan di turunkan dari gendongan oleh Steve.


“Papa mau ambil juice buat Mama Yai, mas Arya juga mau?” tanya Steve sambil berjalan ke arah kulkas.


“Mau,” jawab Arya pendek. Dia bukan belum bisa merangkai kata, memang sepertinya karakternya dingin, bila tidak perlu dia hanya bicara seperlunya. Wah gimana nanti mas Arya dewasa ya?


 -------------------


Hallo para pembaca setia cerita tulisan yanktie ino, apa khabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.


Yanktie bahagia banget selalu dapat respon positive dari semuanya, baik berupa like, vote atau hadiah.


Nah di kesempatan kali ini yanktie mau kasih apresiasi buat pembaca yang paling aktiv kasih hadiah buat tulisan yanktie. Hadiah kan yanktie berikan bagi TOP FANS rangking umum (bukan rangking mingguan ya say)


Tersedia pulsa bagi 3 orang yang paling aktiv , penilaian mulai saat ini sampai cerita ini ditulis TAMAT / THE END


Rincian hadiah sebagai berikut


Hadiah pertama pulsa 100.000


Hadiah kedua pulsa 75.000


Hadiah ketiga pulsa 50.000


Dan 10 hadiah hiburan pulsa 10.000 ( bagi 10 orang di urutan ke 4 sampai ke 13 dari top fans )


Semakin banyak mengirim vote, like, komentar dan hadiah maka semakin besar kesempatan mendapat hadiah ini

__ADS_1


Yanktie tunggu partisipasinya


Terimakasih dan salam manis dari Jogja


__ADS_2